
Miaooo!!!
"Eh...." Tiba-tiba saja Xiao Hu yang sedari tadi tertidur pulas di dalam jubah Ling Yan terbangun dan sepertinya teman kecil Ling Yan itu kini sedang lapar.
"Sepertinya aku sudah menemukan alasan untuk menemui pak tua itu sekarang." Gumam Ling Yan sambil menatap Xiao Hu dengan senyum penuh maknanya.
Xiao Hu yang sudah terbangun kini keluar dari dalam jubah Ling Yan dan menatap Ling Yan dengan tatapan mata yang berbinar.
"Hmm kau ini, padahal baru pagi tadi kau makan, dan sekarang kau ingin lagi?" Tanya Ling Yan yang disambut anggukan kepala dari siluman kecil itu.
Shuyang dan Han Li yang melihat itu hanya menatap malas sejenak sebelum kembali merapikan barang-barang mereka.
Sebenarnya keduanya agak sedikit heran dengan Ling Yan pada saat ia memberikan makanan ke teman kecilnya itu.
Pasalnya di dalam perjalanan, pada saat Xiao Hu meminta makanan padanya, Ling Yan selalu saja menjauh dari keduanya, bahkan Yan Shiki pun dibuat mengerutkan dahi karena mereka berdua.
Didalam hati mereka selalu bertanya-tanya, mengapa Ling Yan selalu menghindari mereka jika ingin memberi makan Xiao Hu.
Akan tetapi mereka berdua tidak mempermasalahkan hal itu dan hanya beranggapan kalau Xiao Hu diberikan sebuah makanan khusus dari Ling Yan.
"Tapi aku sudah kehabisan daging siluman untuk makananmu." Ujar Ling Yan dengan sengaja, sementara Xiao Hu yang mendengar itu terlihat menatap Ling Yan dengan bingung.
"Hah... baiklah, karena kau lapar, kalau begitu ayo kita keluar untuk mencarikan makanan untukmu." Kata Ling Yan sebelum meraih Xiao Hu kedalam pelukannya.
"Maaf teman-teman, jika guru Yan datang nanti, bisakah kalian mengatakan kalau aku keluar untuk mencari makanan untuk teman kecilku sebentar." Kata Ling Yan beralasan.
"Hah... terserah kau saja, yang penting kau jangan terlalu lama." Jawab Han Li menatapnya malas.
Ling Yan akhirnya mulai melangkah keluar, namun belum sempat ia melangkah lebih jauh.
__ADS_1
"Tunggu, di mana kau akan pergi mencari daging siluman, apakah kau tahu semua daerah kota ini?" Tanya Han Li yang membuat Ling Yan langsung berpikir keras mencari jawaban.
Untungnya Ling Yan langsung mendapatkan jawaban di otaknya dan berhasil menjawab pertanyaan Han Li dengan sepontan dan tanpa ekspresi.
"Oh kalau masalah itu kau tidak perlu khawatir, aku bisa mengandalkan penciuman Xiao Hu untuk mencari makanannya sendiri, selain itu pada saat menuju kesini, aku juga melihat sebuah restoran yang menyediakan makanan dari daging siluman." Jawab Ling Yan.
"Hmm yasudahlah." Han Li lalu membaringkan tubuhnya, sementara Shuyang, ia hanya menatap kepergian Ling Yan sebelum ikut beristirahat juga.
Sementara diluar kediaman.
"Hmm aku beruntung, terimakasih telah membantuku Xiao Hu." Ling Yan lalu berjalan keluar dari kediaman keluarga Jia dan mencari tempat yang lumayan sepi.
"Teknik tubuh ilusi!!" Ling Yan membuat sebuah klon dirinya sendiri dan tak lupa membuat klon tubuh Xiao Hu juga pada klonnya.
.
Ling Yan yang asli pun kini berjalan ke arah toko pandai besi setelah memberi 3 kristal siluman pada Xiao Hu, dan sesampainya disana, ia kini mendapati pemilik toko itu sedang membentuk sebuah besi menjadi pedang.
Ling Yan juga dapat melihat tempurung kura-kura raksasa miliknya waktu itu masih berada di tempat yang sama dengan keadaan setengahnya yang sudah dibuat belati.
"Apa yang membuatmu datang lagi pendekar muda? apakah ada sesuatu yang kau tinggalkan di tokoku." Tanya pemilik toko pandai besi itu.
Ling Yan tidak heran kalau pemilik toko itu mengenalinya pasalnya waktu itu Ling Yan memang sempat membuka topengnya disini saat menggantinya dengan topeng besi buatan pak tua itu.
"Tidak, ada sesuatu hal yang ingin ku tanyakan padamu." Ucap Ling Yan dengan nada bicara dan ekspresi wajah yang berubah begitu serius.
Pemilik toko pandai besi itu langsung mengangkat alisnya karena sepertinya hal yang akan ditanyakan oleh Ling Yan adalah sesuatu yang sangat penting.
"Aku langsung ke intinya saja, tolong jawablah dengan jujur, pada saat aku meninggalkan toko ini beberapa waktu lalu, aku sempat mendengar sesuatu tentang seseorang bernama Yu Ming darimu." Jelas Ling Yan.
__ADS_1
Pemilik toko tersebut Langsung berubah serius dan mengeluarkan aura Petarung dari dalam tubuhnya yang setingkat dengan seorang pendekar raja bintang 1.
Wajahnya terlihat waspada terhadap Ling Yan, namun tidak ada sedikitpun rasa takut dimatanya, sebaliknya ia malah terlihat menatap tajam ke arah Ling Yan.
"Kau menguping, memangnya kenapa kalau aku mengetahui soal Yu Ming." Nada bicara pak tua itu sedikit meninggi, namun sebesar apapun aura petarung yang ia keluarkan, itu masih tidaklah cukup untuk membuat Ling Yan bergeming sedikitpun.
Ling Yan lalu melanjutkan pertanyaannya.
"Apakah Yu Ming yang kau maksud itu adalah pemilik dari sebuah teknik bernama ilmu halilintar bumi?" Tanya Ling Yan yang membuat pemilik toko itu merubah ekspresi wajahnya menjadi terkejut.
"Apa!! dari mana kau tahu tentang teknik itu?" Pemilik toko itu masih menatap Ling Yan tajam tanpa menurunkan kewaspadaannya karena ia tahu kalau Ling Yan memiliki kekuatan yang jauh di atasnya.
Wajahnya terlihat berubah menjadi pucat pasi, karena teknik ilmu halilintar bumi merupakan teknik rahasia milik Yu Ming di sertai dengan sebuah teknik bertarung dan sebuah pedang yang dimiliki oleh Yu Lang, yang tidak lain adalah Teknik pedang dewa halilintar dan pedang halilintar nirwana.
"Sudah kuduga, ternyata kau memiliki hubungan dengan kakek dari kedua adik angkat ku." Mendengar perkataan Ling Yan, pemilik toko tersebut sontak menarik energi petarungnya dan menatap Ling Yan bingung.
"Apa maksudmu dengan 2 adik angkat, jangan-jangan kau...." belum sempat ia menyelesaikan perkataannya.
"Yu Fei dan Yu Qian, mereka berdua adalah 2 anak kecil bermarga Yu yang aku temukan di sebuah desa kecil di kekaisaran Wei, dan saat aku menemukan mereka, gubuk yang mereka miliki di datangi oleh 5 orang pendekar anggota sekte petir hitam." Jelas Ling Yan yang membuat pemilik toko itu menahan nafasnya.
"Apa kau bilang, Yu Fei, Yu Qian...."
Pemilik toko itu langsung mengenali kedua nama anak kecil yang disebutkan oleh Ling Yan, karena pemilik toko pandai besi itu juga merupakan salah satu anggota keluarga Yu yang bernama Yu Leng yang tidak lain adalah sepupu dari Yu Ming kakek dari kedua adik angkat Ling Yan.
Dan perkara Yu Leng yang langsung mengenali nama kedua anak itu karena ia sendiri lah yang memberikan nama itu kepada kedua cucu dari sepupunya Yu Ming.
Yu Ming sendiri dulunya merupakan seorang Patriak dari sebuah sekte aliran putih bernama sekte dewa halilintar nirwana yang bertempat di kekaisaran Tang.
Sekte ini dulunya merupakan salah satu sekte beladiri yang cukup di segani di kekaisaran Tang, karena pemimpinnya yaitu Yu Ming sudah mencapai tingkat kekuatan puncak pendekar suci, bahkan ada sebagian besar orang yang mengatakan kalau ia sudah melewati tingkatan tersebut.
__ADS_1