
Ling Yan mengeluarkan topeng besinya dan memakainya agar wajahnya tidak dikenali oleh para murid inti sekte seribu pedang, ia juga dengan sengaja memperlambat langkahnya agar tetap berada di belakang para murid itu.
Dan tak lama kemudian tiba-tiba Shen Yu kini berada di samping Ling Yan.
"Sebaiknya kau kembali ke sekte saja, akan jauh lebih baik jika kau tidak bertemu dengan Jin Fan dulu untuk saat ini.
Karena yang pasti orang tua itu masih mempunyai begitu banyak siasat untuk bisa lolos dari kami berdua, aku tidak ingin kau malah mati sebelum bisa mengalahkan kelima murid gurumu itu."
Setelah mengatakan itu Shen Yu lalu melesat ke arah depan, sementara Ling Yan terlihat menghentikan langkahnya setelah mendengar perkataan gurunya yang memang benar adanya.
"Gurumu memang benar tuan Ling Yan, ini bukan waktunya untuk bertemu dengan salah satu musuhmu, karena saat ini lawan kita masih berada di tingkat yang sangat jauh di atas kita." Tambah api samudra.
"Hehehe tenang saja Ling Yan, setelah kekuatan yang kau miliki sudah berada di tingkat pendekar suci 7 gerbang saja, kau sudah pasti bisa menang jika suda memiliki 5 api spiritual bahkan mungkin 7 api spiritual." Jawab sang roh api abadi.
"Aku mengerti, untuk saat ini lebih baik kita kembali ke sekte, dan juga sepertinya Xiao Hu sudah mencariku sekarang." Ucap Ling Yan yang meninggalkan Xiao Hu bersama tubuh ilusinya yang kedua karena tubuh ilusi pertamanya sedang bersama Zhu Qing dan yang lainnya.
Ling Yan lalu melepaskan topengnya itu sebelum melesat kembali menuju ke arah kediaman Zhao Zhang dimana Ling Yan meninggalkan Xiao Hu dan tubuh ilusinya.
*****
Tanpa menyadari situasi dibelakangnya, Wu Mei terlihat melesat dengan menggunakan sisa-sisa tenaga dalamnya menuju markas sekte Tengkorak iblis.
Terlihat darah terus menetes dari beberapa luka sayatan pedang di lengan kirinya, lengan kanan serta punggungnya, bahkan bisa dilihat pula ada darah segar yang keluar dari dalam mulutnya karena saat pertarungannya dengan Zhao Zhang tadi, ia sempat terkena serangan telak dan membuatnya menderita luka dalam yang cukup parah.
Tanpa menyadari situasi di belakangnya saat ini, Wu Mei tanpa sengaja membawa pasukan Zhao Zhang dan Shen Yu mengikutinya sampai di markas tempat persembunyian sekte seribu pedang.
"Uhuk." Wu Mei kembali memuntahkan darah segar sebelum masuk kedalam kediaman Jin Fan dan Gui Sha.
__ADS_1
"Ketua!! tolong selamatkan aku." Wu Mei berkata sambil memuntahkan darah segar lagi.
"Kau!!! Wu Mei, apa yang terjadi padamu, mengapa kau kembali sendirian, kemana Wang Lee dan yang lainnya." Tanya Gui Sha dengan wajah terkejut.
"Ketua, Wang Lee dan yang lainnya sudah tewas karena kami terkepung oleh para petinggi sekte seribu pedang!!,aku hanya sedikit beruntung karena berhasil lolos dan sampai kesini." Jawab Wu Mei yang disambut wajah buruk dari Gui Sha.
"Apa!! bagaimana mungkin!!!" Gui Sha berteriak dengan nada bicara yang cukup tinggi.
Sementara Jin Fan malah memasang wajah marah sebelum mengumpat."Dasar bodoh, kau sudah terluka mana bisa kembali kesini karena keberuntungan, pasti saat ini kau sudah membawa mereka untuk...." Belum selesai Jin Fan berbicara, hal yang ia takutkan akhirnya terjadi pada saat terdengar suara ribut-ribut dari luar.
"Serang!!!
"Ting!!! Ting!!! Ting!!!"
Kira-kira seperti itulah suara keributan yang terjadi diluar kediaman Jin Fan.
Tiba-tiba seorang tetua sekte Tengkorak iblis memasuki kediaman Jin Fan dengan langkah tergesa-gesa.
"Apa kau bilang!!!"
Baru saja tetua itu ingin melanjutkan perkataannya lagi, tiba-tiba salah satu tetua dari sekte Tengkorak iblis yang lain terlempar masuk dengan pedang energi petir yang tertancap di perutnya hingga tewas.
Gui Sha dan Jin Fan yang melihat itu seketika mengutuki Wu Mei yang malah membawa musuhnya datang ke tempat persembunyiannya.
"Dasar tidak berguna!!!" Jin Fan menyerang Wu Mei dengan api 3000 kobaran sebelum bergegas melihat keadaan di luar di ikuti oleh Gui Sha.
Wu Mei yang terkena serangan dari Jin Fan pun tak perlu ditanyakan lagi, saat ini mayatnya masih terduduk di tempat yang sama dengan kepala yang sudah tidak berbentuk lagi.
__ADS_1
Sesampainya diluar, ekspresi wajah keduanya langsung memburuk saat melihat anggota sektenya di bantai habis-habisan oleh murid sekte seribu pedang yang mayoritas memiliki kekuatan pendekar jiwa dan pendekar berlian.
Hal yang sama pun terjadi pada para tetua dan puluhan pendekar raja yang dibantai oleh Zhao Zhang, Shen Yu, serta Yun Yuangbao dan Yan Shiki.
Hanya tersisa 4 orang pendekar senior, 2 orang pendekar raja serta puluhan pendekar jiwa dan berlian lagi di pihak jin Fan dan Gui Sha, sementara sekte seribu pedang belum ada yang tumbang satu orang pun.
Jin Fan lalu mengeluarkan api spiritual miliknya dan maju menyerang Zhao Zhang yang saat ini tidak menyadari serangannya.
"Mati kau Zhao Zhang!!!! 3000 Kobaran Api!!!" Zhao Zhang yang tidak sempat menghindar terpaksa mengalirkan tenaga dalam untuk melindungi tubuhnya.
Namun belum sempat serangan tersebut mengenai Zhao Zhang, Shen Yu datang menyelamatkannya menggunakan api semesta.
"Api semesta!! Tapak api Buddha!!" Api semesta membuat serangan dari api 3000 kobaran Milik Jin Fan menghilang dan serangan milik Shen Yu melesat ke arah Jin Fan.
Untungnya serangan tapak Budhha milik Shen Yu berhasil dihindari oleh Jin Fan dan membuat serangan Shen Yu tersebut menghancurkan pepohonan yang berada di belakang jin Fan.
Jin Fan terlihat menatap tajam ke arah Shen Yu dengan aura pembunuh serta aura Petarung yang begitu kuat keluar dari dalam tubuhnya.
"Aura pembunuh mu tidak akan membuatku takut, ketua Zhao, lebih baik kau urus si tua Gui Sha itu, aku yang akan menghadapi Jin Fan." Ucap Shen Yu yang merasa hanya dirinyalah saat ini yang mampu melawan Jin Fan, karena hanya dirinya yang memiliki api spiritual.
Zhao Zhang lalu membuat 2 pedang energi petir lagi dan melemparkannya ke arah 2 pendekar senior yang berada tidak jauh dari tempatnya.
Seketika kedua Pendekar itu tewas sekaligus mempermudah dan mengurangi lawan yang dimiliki oleh kedua tetuanya.
Zhao Zhang kembali membuat pedang energi petir lagi dan maju menyerang Gui Sha yang berada cukup jauh di belakang jin Fan, sementara Gui Sha hanya bisa berdecak kesal dan terpaksa menarik pedangnya menyambut serangan yang dilancarkan Zhao Zhang padanya.
"Hiahh!!!! Teknik bertarung tarian seribu mata pedang."
__ADS_1
Pertarungan antara 4 pendekar suci pun tidak terelakkan, Zhao Zhang melawan Gui Sha sementara Shen Yu berhadapan dengan Jin Fan yang sama-sama memiliki api spiritual.
Bisa dikatakan pertarungan kedua Pendekar suci itu adalah pertarungan antara 2 api spiritual api semesta melawan api 3000 kobaran.