LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 94. Pengejaran


__ADS_3

"Ahaha maafkan aku tuan muda karena sudah membuatmu menunggu cukup la--." Xiao Wu Ji nampak menghentikan kalimatnya saat pandangan matanya kini terarah pada Xiao Hu yang sedang memakan inti kekuatan siluman seperti memakan sepotong daging yang empuk.


"Tuan muda, apakah siluman kecil peliharaan yang kau miliki ini memakan inti kekuatan api sebagai makanannya?" Tanya Xiao Wu Ji pada Ling Yan.


Mendengar perkataan Xiao Wu Ji, Ling Yan hanya bisa terkekeh sambil berkata, "Ya, dia adalah siluman kecil yang unik, namanya Xiao Hu dan dia adalah temanku, bukan peliharaanku." Jawab Ling Yan.


"Eh teman? bagaimana bisa tuan muda menganggap seekor siluman harimau ekor api sebagai teman, apalagi yang dia makan adalah inti kekuatan siluman tingkat--" Xiao Wu Ji terlihat menghentikan kalimatnya seakan menyadari sesuatu.


"Tunggu sebentar, tuan muda apakah anak harimau ekor api ini adalah seekor--." Belum sempat Xiao Wu Ji menyelesaikan kalimatnya, Ling Yan lalu menggebrak meja cukup keras dan membuat Xiao Wu Ji diam.


"Maafkan aku paman, tapi apakah kau bisa berhenti bicara sekarang." Tegur Ling Yan pada Xiao Wu Ji yang memang berbicara dengan nada sedikit tinggi dan dapat terdengar oleh semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut.


Perkataan Xiao Wu Ji sontak membuat semua pendekar yang ada di dalam ruangan itu langsung mengalihkan perhatiannya pada meja Ling Yan dan langsung menujukan pandangannya ke arah Xiao Hu yang saat ini sedang asik memakan inti kekuatan siluman sebagai makan siangnya.


Hanya satu orang pendekar saja yang terlihat tidak membalikkan badannya ke arah Ling Yan, yaitu pria paruh baya yang duduk di pojokan dan memakai topi jerami.


"Sial, aku dan Xiao Hu menjadi pusat perhatian karena orang ini, aku harap mereka tidak mengenali Xiao Hu sebagai seekor binatang gaib, jika tidak akan sangat berbahaya bagiku dan Xiao Hu nantinya." Batin Ling Yan.


Setelah beberapa saat menjadi pusat perhatian, orang-orang itu lalu kembali mengalihkan pandangannya ke meja mereka masing-masing seakan tidak pernah terjadi apa-apa di dalam ruangan itu.


Sementara itu Xiao Wu Ji yang masih terdiam di tempatnya kini mulai duduk di ikuti oleh pelayan tersebut yang mulai menghidangkan makanan yang dipesan oleh Ling Yan tadi.

__ADS_1


Tanpa menunggu waktu lama pelayan itu pun akhirnya sudah selesai menyiapkan semuanya dan langsung undur diri meninggalkan Xiao Wu Ji bersama dengan Ling Yan di meja makan itu.


"Maaf atas kelancangan yang aku perbuat tuan muda, aku tidak bermaksud untuk..." Belum sempat Xiao Wu Ji menyelesaikan kalimatnya Ling Yan sudah mengangkat tangannya menyuruh Xiao Wu Ji untuk berhenti.


"Lebih baik sekarang kau berikan koin milikku." Ucap Ling Yan.


Mendengar perkataan Ling Yan, Xiao Wu Ji sontak tersenyum kecut dan hanya bisa menuruti apa yang di inginkan oleh Ling Yan.


Sebenarnya Xiao Wu Ji sudah melihat Xiao Hu sejak tadi dan hanya beranggapan kalau harimau kecil itu adalah seekor siluman biasa, namun setelah melihat harimau kecil itu memakan inti kekuatan siluman, Xiao Wu Ji sontak terkejut dan beranggapan kalau harimau kecil itu adalah seekor binatang gaib.


Akan tetapi yang barusan ia lakukan sepertinya cukup menarik perhatian orang-orang yang ada di dalam ruangan itu dan kini sepertinya di antara mereka sudah mengetahui kalau harimau kecil milik Ling Yan adalah seekor binatang gaib.


Dan sekarang Xiao Wu Ji nampak sudah tidak enak hati dengan apa yang telah ia lakukan tadi, namun ia memilih untuk tidak membahas hal itu lebih lanjut karena takut menyinggung perasaan pemuda yang ada di hadapannya.


"Ini dia tuan muda, semua yang kau miliki ada di dalam cincin nat ini, sekali lagi maafkan aku atas kelancanganku tadi, aku mohon diri." Ucap Xiao Wu Ji sebelum beranjak dari tempatnya dan meninggalkan Ling Yan bersama Xiao Hu.


Ling Yan hanya bisa menatap kepergian Xiao Wu Ji dengan ekspresi wajah yang begitu datar, dan sepeninggal Xiao Wu Ji dari sana, kini dengan indra pendengaran yang begitu tajam, Ling Yan dapat mendengar suara bisik-bisik dari beberapa orang yang ada di dalam ruangan itu.


"Tidak salah lagi, harimau kecil milik pemuda itu pasti adalah seekor binatang gaib yang langka."


"Itu benar, bahkan binatang gaib itu memakan inti kekuatan siluman sebagai makanannya."

__ADS_1


"Hehehe kita harus mendapatkan binatang gaib itu, karena menurut apa yang aku dengar, sebuah kristal inti kekuatan binatang gaib tingkat satu saja bisa membuat seorang pendekar jiwa bintang 1 naik ke tingkat pendekar raja jika berhasil menyerap semua energinya."


"Tapi apakah dia bukanlah orang yang cukup berbahaya, aku saja tidak bisa melihat seberapa besar kekuatan yang ia miliki." Ucap salah satu dari pendekar yang duduk tidak jauh dari tempat Ling Yan duduk.


"Dasar bodoh, apakah kau pernah melihat seorang bocah ingusan seperti itu memiliki kekuatan pendekar jiwa, pasti bocah itu mendapatkan binatang gaib karena hanya beruntung saja." Bantah salah seorang dari temannya.


Ling Yan yang mendengar suara bisik-bisik tersebut hanya bisa mengumpat keras dalam hati, pasalnya saat ini Ling Yan sudah pasti akan menjadi incaran semua orang yang ada di dalam ruangan itu.


Ling Yan lalu kembali fokus ke meja makannya dan mulai menyantap makanannya dengan cepat, ia berpikir untuk pergi dari tempat itu secepatnya untuk menghindari kekacauan yang sepertinya akan terjadi sebentar lagi.


"Orang-orang ini pasti tidak akan menyerangku disini karena keberadaan pemilik kedai yang memiliki kemampuan pendekar raja, dan juga..." Ling Yan nampak mengalihkan perhatian ke meja dimana pendekar bertopi jerami itu berada.


Namun saat Ling Yan melihat ke arah meja itu, pendekar tersebut sudah tidak terlihat lagi dan hanya menyisakan seorang pelayan yang sedang membersihkan meja makan dari pendekar itu.


"Eh kemana perginya orang itu, perasaan aku tidak terlalu lama mengalihkan pandanganku, apakah ia pergi saat Xiao Wu Ji datang tadi?" Batin Ling Yan sambil menelisik ke sekelilingnya.


Karena tidak menemukan keberadaan pria bertopi jerami tadi, Ling Yan lalu kembali memakan makanannya dengan cepat hingga makan didepannya habis bersamaan dengan Xiao Wu yang kini langsung masuk ke dalam pakaiannya.


Ling Yan lalu berdiri dari tempat duduknya dan mulai berjalan keluar dari dalam ruangan itu. Pada saat ia mulai berjalan keluar, Ling Yan dapat merasakan tatapan sinis orang-orang yang ada di sekitarnya yang terus menatap kepergiannya.


Pada saat Ling Yan sudah berada di luar, dengan cepat Ling Yan melesat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya meninggalkan rumah makan itu tanpa menoleh ke belakang.

__ADS_1


Walaupun Ling Yan tidak membalikkan badannya ke belakang, namun Ling Yan dapat merasakan ada lebih dari 30 orang pendekar yang sedang mengejarnya dari belakang.


"Sial!! gara-gara pemilik kedai itu, aku jadi harus melarikan diri seperti ini, walaupun kekuatan yang aku miliki lebih kuat dari mereka semua, tapi untuk melawan lebih dari 30 orang pendekar berlian itu adalah hal yang begitu mustahil, bahkan jika aku menggunakan teknik permainan api sekalipun." Ucap Ling Yan sambil terus melesat dan mempercepat langkahnya.


__ADS_2