LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 198. Keinginan Ling Han


__ADS_3

"Alirkan tenaga dalam yang lebih banyak dan murni pada pedang dan ciptakan halilintar biru yang menyelimuti pedang yang digunakan." Ujar Ling Yan.


Tak lama kemudian, sebuah petir biru terlihat menyelimuti pedang darah api yang ada di tangan Ling Yan.


"Ehh.... petir biru, tapi sepertinya ini belum bisa dikatakan sebagai halilintar, bagaimana kalau aku mengalirkan lebih banyak tenaga dalam lagi."


Ling Yan menambah aliran tenaga dalam miliknya dan seketika membuat petir biru itu menjadi semakin besar dan lebih tajam dan sedikit berubah warna menjadi putih.


"Petirnya berubah warna, itu artinya tenaga dalam yang aku keluarkan untuk yang kedua kalinya belum terlalu murni." Ling Yan mengehentikan aliran tenaga dalamnya sejenak.


"Sebaiknya aku mempelajarinya pelan-pelan, dan juga...." Ling Yan kembali mengeluarkan koin emas dari dalam cincin nat Yu Zhong.


"20 juta koin emas!!! banyak sekali, ini bahkan hampir menyamai total koin emas milikku." Ujar Ling Yan dengan mata yang berbinar.


"Aku sudah memiliki banyak koin emas di dalam cincin natku, mungkin akan lebih baik jika koin milik Yu Zhong ini kuberikan pada Klan ku, mengingat banyak bangunan Klan yang hancur serta rusak di dalam kediaman." Ucap Ling Yan.


Setelah mendapatkan banyak koin emas, ia juga mendapatkan beberapa botol yang berisi pil obat dan 3 di antaranya adalah pil yang termasuk pil tingkat menengah.


"Pil pil ini pastinya akan sangat berguna bagi para anggota klanku, aku akan memberikan semuanya pada ketua Ling Han, karena aku sudah memiliki 3 buah pil matahari emas, aku jadinya tidak terlalu membutuhkan pil ini, selain itu... sekarang aku adalah seorang ahli peracik obat." Ling Yan tertawa kecil sambil memasukkan semuanya kedalam cincin nat.


Setelah memasukkan semua pil tersebut, Ling Yan lalu teringat sesuatu yaitu Ling Feng yang saat ini sedang menderita luka dalam akibat pil pembangkit amarah yang membuatnya tidak dapat kembali berkultivasi.


Walaupun pada waktu itu Ling Yuan sudah memberikan pil embun hijau bergaris untuk menyembuhkan lukanya, akan tetapi setelah beberapa hari kemudian luka dalam yang ia derita kembali terbuka dan membuatnya lumpuh tanpa bisa berkultivasi lagi.


"Walaupun Ling Feng dulunya sangat sering menindas ku, tetapi ia juga merupakan salah satu anggota Klan Ling, yang berarti dia juga merupakan salah satu kekuatan Klan Ling dimasa depan, sepertinya aku harus memberikan salah satu pil matahari emas milikku padanya." Ucap Ling Yan.


Ling Yan lalu memutuskan untuk kembali meningkatkan tenaga dalamnya dan merubah posisinya menjadi bersila.

__ADS_1


"Ilmu jalan langit!!" Ling Yan kembali menyerap energi kehidupan dengan teknik tingkat tingginya itu.


Sama seperti sebelumnya, Ling Yan yang saat ini berlatih menggunakan ilmu jalan langit terlihat begitu cepat menyerap energi alam dan membentuknya menjadi tenaga dalam.


"Tenaga dalam yang ku kumpulkan kembali terbagi, tiga api spiritual dan energi petirku kini menguasai masing-masing 25 garis tenaga dalam, tapi energi api abadi tidak berkembang sama sekali, apakah api abadi akan berkembang pada saat ke lima energi di dalam tubuhku memiliki kekuatan yang seimbang." Batin Ling Yan yang terus melanjutkan latihannya.


Sebenarnya ia merasa sedikit heran dengan perkembangannya tersebut yang saat ini seperti sedang menemukan kebuntuan.


Akan tetapi, walaupun peningkatan tenaga dalamnya tetap berada di tingkat pendekar senior bintang 8 itu tidak berkembang sama sekali, ia tetap merasakan kalau setiap tenaga dalam yang terbagi di dalam tubuhnya itu membuatnya merasakan kekuatannya meningkat lebih kuat lagi dan lagi.


"Sepertinya kelima energi ini tidak akan memberikan kerugian bagi perkembanganku, lebih baik aku meneruskan latihanku." Ujar Ling Yan yang terus melanjutkan latihannya.


Sementara itu Xiao Hu yang masih setia tertidur di dalam jubah Ling Yan terlihat begitu tenang bahkan seperti tidak merasakan kelaparan sedikitpun.


Sebaliknya, Xiao Hu terlihat begitu nyaman walaupun tadinya Ling Yan tengah bertarung dengan Yu Zhong, Xiao Hu bahkan tidak pernah keluar sama sekali dari jubah Ling Yan untuk sekedar meminta makanan, padahal hari ini ia belum pernah makan kristal siluman lagi sejak pagi tadi.


"Ling Yan, dia berkembang pesat dalam waktu yang sangat singkat, bahkan saat ini kekuatannya sudah mencapai pendekar senior." Batin Ling Han.


Ling Han sebenarnya sudah sedari tadi memperhatikan Ling Yan dari tempat tersebut, bahkan ia sempat mendengar semua gumamannya saat memeriksa isi dari cincin nat milik Yu Zhong.


"Dia sudah memiliki pemikiran yang luas dan mementingkan kepentingan Klannya, mungkin sudah saatnya aku mengundurkan diri dari posisiku." Ujar Ling Han yang berencana mengangkat Ling Yan menjadi penggantinya sebagai ketua Klan.


"Aku akan membawa Ling Yan masuk kedalam ruangan penyimpanan harta Klan Ling, lalu mengangkatnya menjadi ketua Klan setelah ia berumur 17 tahun, dan disaat itu, mungkin Klan Ling akan mencapai masa kejayaannya dibawah kepemimpinan Ling Yan." Ling Han bergumam sambil berjalan menjauh menuju kediamannya.


Sebenarnya Ling Han ingin sekali menanyakan sesuatu hal yang membuat perkembangan Ling Yan menjadi begitu cepat, tapi ia mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk tidak ingin menanyakan tentang hal tersebut.


*****

__ADS_1


Keesokan harinya, Ling Yan yang melakukan pelatihan semalaman kini sudah berhasil membentuk masing masing 40 tenaga dalam pada setiap elemen yang ia kembangkan.


Sementara tenaga dalam yang di kuasai api abadi masih sama seperti sebelumnya dan tidak berkembang sedikitpun.


Ling Yan terlihat berjalan ke arah kediaman salah satu tetua klan Ling yang tidak lain adalah Ling Yuan, ayah dari Ling Feng.


"Salam tuan muda Yan." Ling Yan langsung disambut senyuman manis dari salah satu anggota keluarga Ling yang berada disana.


Ling Yan mengangguk sejenak sebelum bertanya."Apakah paman Yuan ada di dalam?" Tanya Ling Yan.


"Silahkan tuan muda, tetua Ling Yuan sedang bersama ketua Klan di dalam, mereka sedang melihat kondisi Ling Feng." Jawab pria itu sebelum berjalan mengantar Ling Yan.


Ling Yan terlihat mengerutkan dahinya saat mengetahui kalau ketua Klannya sedang berada di sana.


"Apakah ketua Han sudah sembuh dari luka yang ia terima kemarin." Ling Yan hanya mengangkat kedua bahunya sambil mengikuti pria itu.


Dan benar saja, sesampainya di dalam, ia kini menemukan Ling Han yang tengah berdiri di samping kamar Ling Feng yang saat ini tengah berbaring di ranjangnya.


Terlihat Ling Yuan juga yang tengah menghela nafas berat melihat keadaan anaknya yang lumpuh itu, sementara di dekat Ling Feng terlihat ibunya tengah duduk disampingnya.


"Salam ketua Han, salam tetua Yuan, salam bibi lue." Ketiganya langsung mengalihkan pandangannya ke arah Ling Yan saat mendengar sapaan tersebut.


"Ling Yan, apa yang kau lakukan disini?" Ling Yuan langsung menatap wajah Ling Yan tanpa ekspresi, sementara Ling lue ibu dari Ling Feng langsung menatap dingin ke arahnya.


Walaupun keduanya mengetahui kalau Ling Yan lah yang berhasil mengalahkan Yu Zhong, akan tetapi tetap saja kejadian yang menimpa Ling Feng di masa lalu yang membuatnya lumpuh masih sangat sulit dilupakan oleh keduanya.


"Apa lagi yang kau inginkan? apakah kau belum puas melihat keadaan putraku yang sudah lumpuh." Ling Lue berkata dengan nada bicara yang tinggi.

__ADS_1


__ADS_2