
"Ap, apa yang terjadi?" Ling Yan semakin kebingungan dan tanpa ia sadari Wei Tian Long sudah tidak ada di tempatnya bersamaan dengan api samudera yang mulai bersatu di dalam tubuhnya.
"Aaaaa...!!!!" Ling Yan berteriak keras sambil menahan panasnya api samudera yang legendanya tidak akan bisa padam walaupun berada dibawah samudera yang paling dalam sekalipun.
Sementara itu Wei Tian Long yang menghilang dari tempatnya sebenarnya sedang memasang formasi untuk melindungi area tersebut, karena ia tahu kalau akan membutuhkan waktu 3 untuk Ling Yan menyerap inti kekuatan api samudera.
Setelah memasang formasi perlindungan,
"Hmm Ling Yan, aku berharap kau bisa menghentikan gejolak yang akan terjadi di masa depan, dan juga aku harap kau bisa bertemu secepatnya dengan saudara perguruanku." Gumam Wei Tian Long sebelum akhirnya melesat dan pergi begitu jauh dari tempat tersebut.
"Hehehe, Shen Yu, sepertinya takdir tidak mengizinkan kita bertemu sebelum aku meninggalkan dunia ini selamanya." Gumam Wei Tian Long sambil terus melesat kedalam hutan kegelapan.
Sementara itu di dalam formasi perlindungan yang dibuat oleh Wei Tian Long, terlihat Ling Yan yang masih berusaha menahan rasa panas yang sedang bergejolak di dalam tubuhnya.
"Aaaaaa!!!!"
Xiao Hu yang dari tadi tertidur sontak saja terbangun karena mendengar suara teriakan Ling Yan yang begitu keras. Saat matanya terbuka, ia mendapati Ling Yan yang sedang menahan rasa panas dari api samudera.
Xiao Hu mencoba untuk mendekati Ling Yan dengan raut wajah yang khawatir, namun sebelum ia berhasil melangkahkan kakinya, tiba-tiba saja ia merasakan ada penghalang yang menghalanginya untuk mendekati Ling Yan.
"Miao...." Penghalang tersebut tidak lain di buat oleh Wei Tian Long sebelum ia meninggalkan Ling Yan di tempat itu, tak lupa juga ia menaruh beberapa inti kekuatan siluman didalam pelindung tersebut yang setidaknya cukup ia konsumsi untuk 3 kedepan.
"Aaaa.....!!!" Ling Yan kembali berteriak begitu keras bahkan lebih keras dari sebelumnya.
*****
__ADS_1
Sementara itu di sakte seribu pedang.
Terlihat 1 orang pria sepuh bersama 3 orang muda-mudi yang sepertinya baru saja sampai di sakte tersebut.
Pria sepuh yang dimaksud tidak lain adalah Gao Lang, dan ketiga muda-mudi itu adalah ketiga muridnya Han Li, Ling Xuilan, dan juga Zhu Qing.
Ke empatnya baru saja pulang dari perjalanan mereka ke kota Bufeng 3 hari yang lalu yang bertujuan untuk mendapatkan pedang pusaka langit yang dilelang di asosiasi lelang harta, tapi sepertinya mereka belum beruntung dan kini pedang tersebut di dapatkan oleh Wu Hui dari sakte bunga persik.
"Hah... setidaknya kami mendapatkan pedang Awan ini." Gao Lang menghela nafas pelan sebelum berjalan ke arah kediaman ketua saktenya.
Sementara itu Ling Xuilan yang beberapa hari lalu sempat bertemu dengan Ling Yan terlihat sedang melamun dan tersadar karena Zhu Qing yang menepuk pundaknya.
"Xui, ada apa denganmu, aku lihat selama perjalanan pulang sampai sekarang kau terus saja melamun?" Tanya Zhu Qing.
"Eh tidak apa-apa tuan putri, aku hanya sedang memikirkan sesuatu." Jawab Zhu Qing.
Namun karena terlalu lelah dan juga sudah hampir tengah malam, Zhu Qing memilih mengabaikan rasa penasarannya tersebut dan mengangkat kedua bahunya.
"Sudahlah lebih baik aku istirahat, aku sangat kelelahan." Ucap Zhu Qing yang kini berjalan masuk ke dalam kamarnya.
Gao Lang yang sudah sampai di kediaman Zhao Zhang tanpa sengaja bertemu dengan Shen Yu yang baru saja keluar dari kediaman ketua saktenya itu.
"Oh tetua Gao, akhirnya kau kembali, ketua Zhao sudah menunggumu." Sapa Shen Yu pada Gao Lang.
"Hmm iya aku tau tetua Shen, kalau boleh tau... apa yang tetua Shen lakukan dikediaman ketua malam-malam begini?" Tanya Gao Lang yang merasa penasaran.
__ADS_1
Pasalnya sudah beberapa malam Gao Lang sangat sering melihat Shen Yu berkunjung di kediaman ketua saktenya, dan ini sudah ke tujuh kalinya ia menemukan Shen Yu disini.
Shen Yu hanya tersenyum sejenak sebelum menjawab. "Tidak ada apa-apa tetua Gao, aku hanya datang menemui ketua untuk menemaninya bermain catur." Jawab Shen Yu.
Shen Yu nyatanya tidak hanya sekedar datang untuk bermain catur dengan Zhao Zhang melainkan ada hal lain yang begitu penting untuk mereka bahas berdua yang tidak lain adalah masalah api pembakar jiwa yang sudah mulai lebih memberontak lagi.
Shen Yu dan Zhao Zhang memang tidak berniat memberitahukan hal ini kepada anggota sakte yang lain karena takut terjadi kekhawatiran dari anggota saktenya, walaupun sebenarnya hal ini lama kelamaan akan diketahui juga oleh seluruh anggota sakte.
Tapi selain itu Shen Yu dan Zhao Zhang juga memiliki kekhawatiran yang lain yakni jika informasi tersebut diketahui oleh pihak luar, bukan tidak mungkin itu akan memancing pihak-pihak lain yang menginginkan api pembakar jiwa dan melakukan penyerangan terhadap sakte seribu pedang.
Dan sampai saat ini yang mengetahui hal tersebut hanya ada 3 orang saja, yaitu Shen Yu, Zhao Zhang, dan juga orang kepercayaan Zhao Zhang yang bertugas menjaga menara latihan Sakte seribu pedang.
"Ah aku kira ada sesuatu yang penting sehingga kau datang ke kediaman ketua, kalau begitu aku masuk dulu, aku harus melaporkan hasil perjalananku pada ketua." Ucap Gao Lang sebelum berlalu.
Shen Yu hanya bisa tersenyum kecut setelah Gao Lang berlalu sambil menghela nafas pelan.
"Hah... sepertinya aku harus cepat mencari cara agar bisa menguasai teknik formasi itu dan membuat api pembakar jiwa itu tetap tersegel, karena tidak mungkin aku dan ketua sakte menyembunyikan ini lebih lama."
Formasi segel yang mengurung api pembakar jiwa sendiri adalah sebuah formasi bernama segel Xuan 7 lapisan. Segel ini sendiri terdiri dari 7 lapisan kuat yang terbentuk oleh tenaga dalam yang sangat besar.
Segel ini awalnya di buat oleh ketua sakte terdahulu sebelum Zhao Zhang sebelum ketua sakte tersebut akhirnya wafat karena kekuatan jiwanya yang terbakar oleh api pembakar jiwa saat ia menyegelnya.
Sebenarnya Zhao Zhang juga bisa menggunakan teknik formasi penyegelan tersebut untuk menyegel api pembakar jiwa kembali, akan tetapi ia belum sepenuhnya menguasai teknik tersebut dan juga tenaga dalam yang ia miliki belum cukup kuat untuk membentuk ketujuh lapisan segel itu.
Adapun Shen Yu yang sudah berada di atas tingkatan pendekar suci yang memiliki tenaga dalam yang lebih besar, tapi ia juga baru mempelajari teknik tersebut dan belum menguasainya.
__ADS_1
Shen Yu akhirnya berlalu menuju kediamannya dan tanpa ia sadari api pembakar jiwa yang tersegel di dalam menara latihan sakte seribu pedang sudah berhasil menghancurkan formasi segel pertama yang mengurungnya.