LEGENDA PENDEKAR API ABADI

LEGENDA PENDEKAR API ABADI
Episode 287. Sekte Bulan Darah


__ADS_3

"Liu Hang!! Apa yang membuatmu terlihat tergesa-gesa seperti itu, apakah ada sesuatu yang baru saja terjadi di desa pesisir Tian Yuan itu?" Tanya sama satu pendekar aliran hitam itu kepada pria paruh baya tersebut.


"Ehh sebenarnya sore tadi aku melihat ada 4 orang pendekar aliran putih yang baru saja menginap di penginapan desa Tian Yuan, dan aku tidak bisa melihat tingkatan 2 orang dari mereka, itu sedikit membuatku merasa tidak nyaman, itulah mengapa aku datang mengabari kalian." Jawab pria paruh baya itu yang tidak lain adalah salah satu dari mereka.


Para pendekar aliran hitam ini sebenarnya adalah anggota dari sebuah sekte bernama sekte bulan darah yang melarikan diri dari kekaisaran Ning sejak sepuluh tahun yang lalu.


Mereka jugalah yang menyebarkan rumor tentang siluman gurita raksasa pada penduduk desa pesisir Tian Yuan agar mereka tidak keluarga untuk melaut karena takut informasi tentang keberadaan mereka bocor.


Dengan bantuan pemimpin sekte mereka yaitu Hai Bo sekte bulan darah bahkan berhasil meyakinkan para penduduk tentang kebenaran adanya siluman gurita raksasa di laut Tian Yuan, padahal semua itu hanyalah rekayasa semata dari sekte aliran hitam ini.


"Kau tidak perlu terlalu khawatir seperti itu, bukankah mereka hanya singgah untuk menginap, paling besok pagi mereka akan pergi dari desa itu." Sahut salah satu temannya.


"Sudahlah, lebih baik kita nikmati malam ini sambil menikmati para gadis yang baru saja datang, lihatlah mereka semua memiliki paras cantik dan juga menggoda." Ajak temannya lagi dengan tatapan mesum kearah beberapa gadis didalam sebuah kurungan kayu.


Sementara gadis yang dimaksud kini terlihat begitu ketakutan sambil terisak dengan air mata yang sedari tadi sudah membanjiri pipi mereka.


Mendapatkan ajakan seperti itu membuat rasa khawatir Liu Hang menghilang dan para aliran hitam itu mulai menikmati malam untuk bersenang-senang dengan para gadis tersebut.


Para gadis yang dimaksud oleh para pendekar aliran hitam itu tidak lain adalah gadis-gadis yang mereka culik dari desa lain dan rencananya akan mereka jual sebagai budak.


Namun sepertinya nasib para gadis ini akan jadi lebih buruk dari sekedar dijadikan budak, karena sebelum mereka dijual, para pendekar aliran hitam itu akan menikmati tubuh mereka lebih dulu seperti yang terjadi sekarang.


Namun pada saat mereka sedang bersenang-senang, sekelebat bayangan hitam yang tengah bersembunyi di balik bayangan nampak mengangguk pelan sebelum bayangan tersebut menghilang dalam gelapnya malam.


*****


Penginapan desa pesisir Tian Yuan.

__ADS_1


Ling Yan yang baru saja menyelesaikan makan malamnya bersama kedua rekannya terlihat sedang duduk bersila di atas tempat tidur.


Dari dekat bisa dilihat kalau saat ini ia sedang tersenyum penuh makna sebelum ia membuka matanya.


"Ternyata rumor tentang siluman gurita raksasa itu adalah ulah mereka, hehehe ternyata mereka juga memiliki sedikit pemikiran yang cerdas."


Sebenarnya saat pertama kali memasuki penginapan tersebut, Ling Yan sudah dapat merasakan aura gelap dari salah seorang tamu di dalam penginapan itu.


Ling Yan bahkan bisa merasakan kalau orang ini selalu memperhatikan gerak-gerik mereka pada saat Ling Yan memesan kamar di penginapan tersebut.


Pada akhirnya Ling Yan memutuskan untuk menggunakan teknik tubuh ilusi miliknya untuk mengikuti pria paruh baya yang sedari tadi memperhatikan mereka.


Tanpa disangka tubuh ilusi Ling Yan malah mendapatkan informasi tentang para pendekar aliran hitam itu, hingga membuatnya memutuskan untuk membantu penduduk desa pesisir Tian Yuan.


Ling Yan lalu bangkit dari tempatnya sambil meregangkan tubuhnya terlebih dahulu, lalu beberapa detik kemudian.


Walaupun Ling Yan memang sangat menyayangkan tidak dapat menikmati hasil makanan laut desa Tian Yuan, tetapi alasan Ling Yan yang sebenarnya bukan hanya sebatas makanan saja melainkan masa depan para gadis desa Tian Yuan nantinya.


Karena jika para anggota sekte bulan darah sudah tidak memiliki tempat lagi untuk mendapatkan budak, maka gadis-gadis desa desa Tian Yuan juga akan bernasib sama dengan para gadis yang sudah ditangkap oleh mereka.


"Baik master, apakah kita perlu memberitahu kedua teman master?" Tanya Jin Yuan.


"Tidak perlu, mereka berdua sudah cukup banyak bertarung selama perjalanan, kali ini aku juga ingin meregangkan otot-ototku dan mencoba kekuatan baru yang aku miliki." Jawab Ling Yan disambut anggukan kepala dari Jin Yuan.


Tak lama kemudian mereka berdua akhirnya secara diam-diam keluar melalui jendela kamar sebelum melesat dan melompat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya.


Dengan kecepatan tinggi Ling Yan dan Jin Yuan berlari di atas air laut yang saat ini memang sangat tenang dibawah sinar rembulan yang mulai tertutup oleh awan.

__ADS_1


Sesampainya di pulau yang di tuju oleh keduanya, Ling Yan akhirnya mendapati 10 orang pendekar yang sebelumnya bersenang-senang dengan para wanita kini terkapar bersimbah darah.


"Kau yang melakukannya." Ucap Ling Yan sambil melirik ke arah bayangan pohon dimana salah satu tubuh ilusinya sedang berdiri sambil terkekeh.


"Hehehe aku tidak mungkin membiarkan mereka bersenang-senang dihadapanku bukan." Jawab tubuh ilusi sambil menggaru kepalanya yang tidak gatal.


"Kalau begitu ayo selesaikan sekarang, tapi ingatlah untuk menyisakan 2 atau lebih dari para pendekar aliran hitam ini agar mereka bisa menjelaskan kejahatan yang mereka perbuat pada penduduk desa pesisir Tian Yuan." Perintah Ling Yan disambut anggukan dari keduanya.


Dan didetik berikutnya ketiga pendekar itu langsung bergerak berpencar untuk membereskan semua musuh-musuhnya, dan tanpa pikir panjang Ling Yan langsung masuk ke sebuah bangunan khusus ditengah-tengah pulau yang sepertinya adalah milik pemimpin mereka.


Saat berada di depan bangunan tersebut, Ling Yan mendapati 2 orang pendekar emas sedang berjaga di pintu depan bangunan tersebut.


"Dua pendekar emas, kalau begitu." Tanpa terlihat Ling Yan sudah berhasil membunuh 2 pendekar emas dengan sekali gerakan cepat, saking cepatnya kedua pendekar aliran hitam itu bahkan tidak sempat berteriak kesakitan.


Ling Yan sedikit mengintip kedalam ruangan itu dan mendapati ada puluhan pendekar emas perak dan perunggu serta beberapa pendekar berlian di dalam ruangan tersebut.


Selain itu ia juga mendapati ada 4 orang pendekar yang setingkat pendekar senior serta seorang pendekar suci yang tidak lain adalah pemimpin sekte bulan darah Hai Bo.


"Pendekar suci yang tengah duduk bersama dua orang wanita itu pasti adalah pemimpin mereka, hmm ia setidaknya berada di tingkat pendekar suci bintang 3." Gumam Ling Yan sebelum menarik dua jasad yang baru saja ia bunuh.


Setelah menyembunyikan kedua jasad tersebut, Ling Yan kembali membentuk 5 tubuh ilusi setingkat pendekar senior untuk membereskan 4 orang pendekar senior dan juga para anggota sekte bulan darah lain yang ada di dalam ruangan.


Sementara untuk Hai Bo, Ling Yan sendiri yang akan mengurusnya.


"Kalian berdua masuklah dari pintu belakang dan 2 dari kalian masuk dari jendela yang ada disamping, aku dan dia akan masuk melalui pintu ini." Perintah Ling Yan disambut anggukan kepala dari kelima tubuh ilusinya.


Tepat setelah anggukan kepala mereka, keempat tubuh ilusi Ling Yan langsung menghilang dari tempatnya menuju posisi mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2