
"Sial menghindar!!!" Fang Min yang melihat kedua pisau itu lebih dulu langsung berteriak dan menghindarinya di ikuti oleh Gua Sha, dan setelah itu muncullah seorang pemuda dari balik kegelapan yang membuat keduanya mengerutkan dahinya.
Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui kalau orang yang baru saja menyerang keduanya adalah seorang bocah yang belum berusia 17 tahun.
"Kau....." Fang Min menunjuk ke arah Ling Yan yang tersenyum dan mendapati bocah itu memakai pakaian khusus dari sekte seribu pedang.
"Ughhh, Gua Sha, sepertinya anak ini adalah pendekar senior itu." Ucap Fang Min yang dapat merasakan aura petarung yang cukup kuat dari Ling Yan.
"Aku sudah tau itu sedari tadi, dan sepertinya bau darah ini karena ulahnya." Gua Sha sudah tidak basa-basi lagi dan juga sama sekali tidak mengharapkan kedatangan bawahannya yang lain.
Fang Min yang melihat Gua Sha menarik pedangnya kini juga ikut menarik 2 kapak di punggungnya dan mengalirkan tenaga dalam.
"Hmm 2 orang pendekar... ah tidak, 3 orang pendekar senior, aku penasaran keuntungan apa yang kalian dapatkan jika berhasil membunuh Jia Li." Ling Yan menarik pedang darah api dari sarungnya sambil menatap tajam ke arah kedua lawannya itu.
Sementara Fang Min dan Gua Sha yang mendengar perkataan Ling Yan kini sudah bisa menyimpulkan bahwa Hai Dong sudah tidak bernyawa seperti bawahan bawahan mereka yang lain.
"Kalian sudah datang sendiri kemari, jadi jangan pernah berharap untuk kembali lagi."
Ling Yan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya dan maju menyerang dengan kecepatan tinggi membuat kedua lawannya begitu kewalahan menghadapinya.
Berbeda dengan sebelumnya, kekuatan Ling Yan yang kini sudah bertambah berkat akar roh surgawinya dapat bergerak dengan secara leluasa bahkan bisa menyamai kecepatan seorang pendekar suci bintang 5.
Apalagi saat ini masing-masing dari akar roh surgawinya itu sudah memiliki tenaga dalam hingga membuat kekuatan miliknya menjadi berlipat ganda.
Untuk saat ini saja seorang pendekar suci bintang 8 mungkin akan kesulitan jika berhadapan satu lawan satu dengan Ling Yan, namun sekarang ia hanya melawan 2 orang pendekar senior yang kekuatannya berada jauh dibawah.
Baru beberapa menit berselang, kedua pendekar senior itu sudah dipenuhi oleh luka sayatan pedang dan Ling Yan tidak mengalirkan tenaga dalam sama sekali apalagi menggunakan api spiritual.
__ADS_1
"Hah... haihhh kita harus pergi dari sini, dia bukan lawan kita." Ujar Fang Min yang mulai mengambil jarak.
Tapi secepat apapun ilmu meringankan tubuh yang ia miliki, Ling Yan tetap saja bisa mengejarnya dengan mudah dan menancapkan pedang darah api pada jantungnya dan membuatnya tewas seketika.
Sementara Gua Sha yang melihat kejadian itu langsung terduduk lesu karena berpikir sudah tidak ada kesempatan lagi baginya untuk kabur dari Ling Yan, apalagi saat ini tenaga dalamnya sudah hampir habis karena ia gunakan untuk menghentikan pendarahan akibat luka sayatan yang ia terima.
Ling Yan kini berdiri tepat di hadapan Gua Sha sambil menaruh mata pedangnya di leher Gua Sha. "Katakan siapa yang menyuruh kalian." Tatapan mata Ling Yan berhasil membuat Gua Sha terintimidasi.
"Hehehe untuk apa kau bertanya, bukankah kau tahu kalau kami para pembunuh bunga darah tidak akan memberitahukan hal ini pada musuh kami, kau bahkan sudah tau bukan kalau kami bisa bunuh diri jika tertangkap."
"Ah aku lupa itu, jadi tidak ada gunanya membiarkan mu hidup." Ling Yan menebas kepala Gua Sha sebelum berlalu meninggalkan tempat tersebut.
*****
Pagi harinya, kediaman keluarga Jia di kota Tong Meng menjadi heboh karena banyaknya mayat pendekar bunga darah yang tergeletak tidak bernyawa dengan keadaan bersimbah darah di sekitar kediaman keluarga tersebut.
Sementara para pengawal dan yang lainnya tidak dapat menahan rasa terkejut mereka karena para mayat tersebut rata-rata memiliki kekuatan pendekar berlian dan juga pendekar jiwa.
Bahkan di antara mayat tersebut ada beberapa pendekar raja dan 3 mayat pendekar senior yang bisa saja menyapu bersih pertahanan keluarga Jia dalam satu malam.
"Siapa orang yang sanggup melakukan semua ini." Tao Ming terlihat menelan ludahnya kasar saat menyadari semua mayat tersebut selain mayat para pendekar senior mati karena 1 serangan telak.
"Selain ketiga mayat pendekar senior itu, mayat-mayat ini semuanya mati karena satu serangan." Sambung Yan Shiki yang sedang berdiri di sebelah Tao Ming.
Shuyang dan Han Li terlihat membulatkan matanya saat mendengar perkataan Yan Shiki, sementara Ling Yan, ia adalah orang yang sedari tadi memasang wajah datar tanpa ada rasa keterkejutan sama sekali.
Yan Shiki terlihat menatap Ling Yan yang memasang wajah datar tersebut.
__ADS_1
"Ling Yan, apakah dia yang melakukannya?" Batin Yan Shiki.
Sementara itu,berita ditemukannya mayat pendekar aliran hitam di kediaman keluarga Jia langsung menyebar di kota Tong meng dalam waktu singkat hingga berita tersebut juga sudah di dengar oleh petinggi bunga darah yang bermarkas di kekaisaran Feng.
Braakkkkk!!!
"Bagaimana mungkin ketiga tetuaku mati dengan mudah." Ketua pembunuh bunga darah itu memukul meja hingga patah menjadi dua.
Aura pembunuh miliknya merembes keluar membuat 3 orang pembunuh yang menyampaikan berita itu sampai berkeringat dingin.
"Keluarga Jia, padahal mereka hanyalah keluarga pedagang, tetapi bagaimana bisa mereka memiliki pengawal yang begitu kuat."
Xiang Yu, itu lah nama dari pria paruh baya yang merupakan ketua dari organisasi bunga darah ini. Xiang Yu adalah seorang pendekar suci bintang 5 dan merupakan pendekar dengan keahlian membunuh yang luar biasa.
Karena kemampuannya itu walaupun ia adalah seorang pendekar aliran hitam, tetapi tetap saja ia menjadi seorang pendekar yang diakui dan mendapatkan julukan sang pendekar dewa kematian.
"Heh seandainya saja tugas ini tidak diberikan oleh keluarga lentera jiwa maka aku tidak akan mengeluarkan begitu banyak kekuatan untuk itu." Ucap Xiang Yu.
"Jika seperti ini terus, maka perlahan-lahan kekuatan organisasi bunga darah akan semakin menurun dan bisa saja menjadi sasaran empuk bagi para pendekar aliran putih itu, sepertinya sekarang aku tidak boleh bertindak gegabah dulu sebelum kekuatan organisasi kembali membaik." Batin Xiang Yu.
Menjadi organisasi pembunuh sendiri bukanlah berarti organisasi tersebut tidak menjadi buronan bagi para pendekar aliran putih.
Maka dari itu sangat penting bagi Xiang Yu untuk menjaga kestabilan kekuatan organisasinya agar jika sewaktu-waktu ada keadaan mendesak, ia bisa bertahan dengan kekuatan yang mereka miliki.
Xiang Yu menarik kembali aura pembunuhnya dan membuat bawahannya kembali bernafas lega.
"Untuk saat ini jangan membuat gerakan apapun dulu, jika tidak ada perintah dariku, jangan ada yang berani keluar dari markas." Ucap Xiang Yu disambut anggukan kepala dari ketiganya.
__ADS_1