LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Bertemu Anggota Sakte Rajawali


__ADS_3

Pendekar pun langsung membalas setiap serangan yang di berikan oleh Huang Zi


Puluhan pendekar yang tadi nya menonton langsung ikut bergerak karna melihat teman mereka terdesak


"Jurus tubuh dewa petir"


"Jurus pedang dewa petir"


Jurus Langkah naga membelah awan"


Huang Zi pun begerak dengan sangat cepat layak nya cahaya pendekar yang berada di tahap pendekar suci yang menyadari itu langsung meminta yang lain nya untuk membuat Formasi bertahan


Karna minim nya pengalaman bertarung dia pun kurang waspada dan belum mengetahui banyak soal bentuk Pormasi dan menyerang terus menerus Cukup lama Huang Zi menyerang akhir nya Huang Zi pun terpental karna mengenai tapak salah satu pender disana


Huang Zi pun terbang dan menghantam pohon karna merasa terpojok dia pun berpikir untuk menggunakan jurus amarah dewa pendekar suci yang melihat Huang Zi dalam kondisi itu langsung menyerang nya tapi belum sempat dia menyerang dia melihat sebuah lencana yang terjatug tak jauh dari tempat Huang Zi tersungkur dan


Dia pun mengambil nya


"Tunggu anak muda, Bukan kah ini lencana Tetua Sakte Naga langit" Ucap Pendekar itu sambil memperlihat kan lencana milik guru nya yang terjatuh


Melihat itu dia pun amat marah karna barang peninggalam guru nya ada di tangan orang lain


dia pun tak bisa kembali tenang


"Lepaskan lencana itu atau akan ku buat kau menyesal telah menyentuh barang milik guru ku" Ucap Huang Zi dengan Nada yang amat marah


"Arrrrrrrrrrgggggg"


Petir pun bersaut sautan


Para pendekar langsung panik dan mengeruarkan keringan dingin mereka pernah mendengar Rumor Sakte Tapak Iblis hancur oleh seorang pendekar muda yang bisa mengendalikan petir seperti dirinya

__ADS_1


Seketika Pendekar yang berada di tingkat pendekar suci itu pun mengambil sesuatu dalam jubah nya


"Anak muda hentikan kami adalah anggota sakte Rajawali "


Dia pun melemparkan lencana nya dan juga lencana milik guru Huang zi Secara bersamaan


Seketika petir pun lenyap dan kondisi kembali Normal mereka pun bisa bernapas lega


Pendekar itu menghampiri Huang Zi Yang ter enah engah karna banyak menghabiskan energi nya


"Anak yang mengerikan jika saja dia melepaskan jurus nya mungkin kita tidak akan bisa selamat" Kata pendekar yang tingkat kaisar dan benarkan dengan anggukan oleh temen teman nya


"Anak muda boleh aku tau nama mu" Ucap Pendekar itu dengan membantu Huang Zi berdiri


"Maaf Senior atas ketidak sopanan saya nama saya Huang Zi" Ucap Huang Zi yang Bisa mulai Tenang


"Nama ku Feng Si aku Tetua Di sakte Rajawali" Ucap pendekar itu dengan ramah


"Aku ingin menyusul guruku kesana dan membawa nya pulang" Ucap Huang Zi


Mereka pun langsung mematung setelah mendengar ucapan Huang Zi sadar akan kesalahan pahaman akhirnya dia pun menceritakan misi dari guru nya untuk mengintai sakte aliran hitam


pendekat itu pun menghela napas


"Sebaik nya kau tau usah pergi kesana karna kemungkinan guru mu sudah tidak bisa di selamatkan" ucap Tetua peng dengan serius


"Apa maksud tetua mengatakan guruku tidak akan selamat guruku bukan orang lemah aku percaya guru ku masih hidup" Ucap Huang Zi dengan nada marah dan mengeluarkan aura pembunuh nya


seketika suasana pun kembali mencekam


"Hua'er kami tau kemampuan guru mu tinggi tapi bukan sebuah jaminan guru mu bisa selamat dari sana selama aku hidup di dunia persilatan orang yang mengambil misi itu tak pernah kembali makanya misi itu di sebut misi bunuh diri dan terlarang"

__ADS_1


"Aku pun bingung kenapa Sakte Naga Langit bisa memberikan guru mu misi itu" Ucap Tetua Feng dengan serius


Seketika Huang Zi pun menarik aura pembunuh nya dan menunduk dengan raut wajah yang begitu sedih dan bersalah karna mengingat pembiracaan Tetua Ho dan Patriak Li


"Hua'er hidup di dunia persilatan itu emang kejam kita bisa kehilangan sesuatu yang berharga bagi kita kapan pun termasuk guru mu, kau adalah calon pilar aliran putih dengan kemampuan mu bukan tidak mungkin kau bisa berdiri di puncak dunia persilatan dan membuat guru mu bangga diatas sana" Ucap Tetua Feng dan memeluk Huang Zi karna tau rasa nya kehilangan orang yang berharga apalagi melihat Huang Zi yang begitu muda


"Maaf Tetua Feng aku tetap akan pergi walau pun aku hanya menemukan jasad guru ku akan lebih baik daripada aku hanya diam tanpa melakukan apa apa"


"Soal pilar aliran putih aku tidak begitu tertarik karna bagi ku aliran hitam putih sama saja didunia ini semua nya abu abu tidak semua sakte aliran hitam selalu berlaku kejam begitu pun aliran putih tidak semua nya selalu suci jadi aku akan tetap dengan pendirian ku membunuh yang salah dan membela yang benar menurut pandangan ku sendiri" Ucap Huang Zi sambil melihat ke atas


Semua orang yang mendengar tertegun dengan ucapaan Huang Zi Di usia begitu muda dia begitu bijak dalam menyikapi sesuatu dan mereka yakin bahwa suatu saat Huang Zi akan berdiri di puncak dunia pesilatan


"Maaf Tetua Feng aku harus pergi dan untuk berdiri di puncak dunia persilatan apa guna nya itu ketika kita tidak bisa melindungi orang yang berharga bagi kita, aku harap Tetua mengerti" Ucap Huang Zi hendak meninggalkan para pendekar itu


"Haaaahh Baik lah kalo itu mau mu aku tidak bisa mencegah nya lagi karna aku pun tak tau harus mengatakan apa lagi" Ucap Tetua Feng dengan tersenyum


"Jika kau ingin pergi ke sakte iblis biru jalan lah ke utara tepat nya ke lembah neraka disana letak nya sakte iblis biru" Ucap Tetua Feng


Seketika Huang Zi pun berbalik badan dan tersenyum dia pun kembali mengeluarkan aura pembunuh nya


"Aku harap kalian bisa menjaga rahasia bahwa aku yang telah melenyapkan sakte Tapak iblis dengan nyawa kalian jika aku mendengar ada yang tau akan ku pastikan sakte kalian akan rata dengan tanah" Ucap Huang Zi Sambil kembali berjalan dan menarik kembali aura pembunuh nya


"Kami berjanji akan merahasiakan nya" Ucap para pendekar serempak


akhir nya Huang Zi pun Melanjutkan perjalan nya


"Semoga kau bisa kembali dengan selamat Hua'er" Ucap Tetua Feng yang sambil melihat Huang Zi yang menghilang dari pandangan nya


"Ayo kita lanjutkan perjalanan dan ingat tidak boleh ada yang memberitahu siapapun tentang kejadian ini" Ucap Ketua Feng kepada para anggota sakte rajawali


Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka

__ADS_1


__ADS_2