LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Pertempuran Sekte Naga Langit


__ADS_3

Huang Zi yang tau akan serangan yang mengarah padanya langsung berbalik badan dan menangkis pedang itu dengan pedang milik nya dia sedikit merasa aneh ketika pedang mereka berbenturan tapi tidak menimbukkan suara


"Cih, kalian aliran hitam selalu menggunakan cara kotor" ucap Huang Zi dengan amarah di matanya


Xin Feng san Ho Shi tidak memperdulikan cibiran dari Huang Zi. mereka kembali menyerang Huang Zi dengan kombinasi yang begitu rumit sehingga sulit untuk di tebak


Huang Zi yang menghadapi kombinasi keduanya cukup kerepotan beberapa kali dia terkena sabetan di bahunya


Huang Zi pun molompat mundur untuk mengambil napas tapi sayang Xin Feng dan Ho Shi terus menyerang nya Huang Zi pun hanya bisa menangkis serangan mereka.


Di tempat lain Patriak Li pun nampak di buat kewalahan karna melawan 3 pendekar suci dan 1 pendekar petapa


Huang Zi mulai merapatkan giginya karna melihat situasi yang makin lama makin buruk dia pun tak punya pilihan lain, setelah menangkis pedang Xin Feng, Huang Zi mundur dan nampak memejamkan mata


Langit yang tadinya cerah menjadi gelap di sertai gemuruh petir yang bersaut sautan tubuh Huang Zi pun mulai di kelilingi petir, Aura yang di pancarkan sangat mengerikan.


Para pendekar aliran hitam yang sedari tadi merasa diatas angin merasa ciut saat merasakan Aura yang di keluarkan Huang Zi


"Apaan apaan bocah itu" gumam para pendekar aliran hitam


"sebenarnya siapa dia, kenapa aura yang di pancarkan begitu mengerikan" ucap Xin Feng sambil mengeluarkan hawa membunuh nya untuk melindungi nya, dari tekanan Aura yang mengerikan


Huang Zi pun mengeluarkan Aura yang lebih mengerikan, seketika para pendekar yang berasal daribl aliran hitam mulai ketakutan dengan tekanan Aura yang di arahkan pada mereka


Situasi tersebut membuat para Tetua dan murid sekte dengan mudah membunuh lawan mereka yang sedari tadi hanya diam dan mematung karna terkena tekanan Aura yang di kekuarkan oleh Huang Zi

__ADS_1


Seketika lebih dari dua puluh persen pendekar dari aliran hitam tewas ditangan para murid dan Tetua sekte


Huang Zi yang sudah melatih jurus amarah dewa sekarang dia bisa mengontrol tubuh nya hingga dia sadar apa yang sedang dia lakukan.


Dia pun tak tinggal diam dia melesat ke arah para pendekar aliran hitam dan menebaskan pedang nya dalam sekali tebas dia bisa membunuh 3 sampai 4 pendekar dari aliran hitam .


Jeriitan mulai terdengar dari pendekar aliran hitam, bahkan banyak dari mereka yang membuang senjata yang mereka pegang dan berlutut karna mereka tidak sanggup lagi untuk berdiri


Huang Zi terus bergerak untuk terus membunuh setiap pendekar aliran hitam, melihat itu para murid serta tetua pun ikut merasakan takut karna Huang Zi membunuh dengan beringas.


Patriak yang sedari tadi terpojok akhirnya dapat bernapas lega karna pendekar yang menjadi lawan nya memilih untuk mundur dan membantu menyerang Huang Zi


Tak sampai setengah jam semua pendekar sudah tewas si tangan Huang Zi dan para anggota sekte kini hanya tersisa 10 orang pendekar petapaa serta 5 orang pendekar suci


Para pendekar itu pun mengeluarkan jurus terkuat mereka dan mengarahkan pada Huang Zi, mereka amat yakin bahwa Huang Zi tidak akan mampu menahan serangan mereka


Tapi nyata nya ketika jurus mereka hendak mengenai Huang Zi, Huang Zi pun sudah berpindah dan jurus mereka pun saling bebenturan satu sama lain, hingga menimbulkan getaran dan ledakan yang besar di sekitar pertarungan


Huang Zi pun maju menyerang salah satu pendekar yang masih mencari dirinya dengan satu tebasan pendekar itu pun tumbang, para pendekar aliran hitam yang sedari tadi menyebar kembali berkumpul


Mereka pun mengawasi setiap gerakan Huang Zi dan itu membuat Huang Zi sedikit kesulitan untuk menebas mereka, ketika Huang Zi akan menebas salah satu pendekar, sebuah Tapak mengarah padanya Huang Zi yang sudah telanjur maju terkena pukulan telak dan dia pun mudur beberapa langkah


"Sekuat apa sebenarnya dia, kenapa dia terkena jurus tapak Xin Feng hanya termundur kebelakang tanpa terluka sedikit pun" ucap Ho Shi ketakutan karna dia tau tapak Xin Feng adalah salah satu jurus yang sangat mematikan dan takan pernah ada yang mampu bertahan hidup setelah tekena jurus tapak itu


Huang Zi pun kembali menyerang mereka Patriak dan Para Tetua yang sedari tadi memulihkan diri ikut menbantu Huang Zi

__ADS_1


Para pendekar yang melihat para Tetua dan Patriak bergerak semakin ketakutan, walau pun mereka seorang pendekar yang sudah lama hidup di dunia persilatan mereka tidak pernah menyangka akan bertemu pemuda yang begitu mengerikan


Akhirnya mereka pun memilih bertarung dari pada mati tanpa melakukan perlawanan, melihat mereka bergerak Huang Zi semakin gencar menebas kan pedang nya, sekarang setidak nya 5 pendekar petapa yang menghadapi nya


Huang Zi bergerak dengan sangat cepat sehingga menyulitkan kelima pendekar itu, satu persatu tumbang terkena tebasan pedang Huang Zi setelah selesai Huang Zi pun segera melesat dan membantu yang lain


Dalam sepuluh menit hampir semua telah tewas dan hanya tersisa lima orang dengan kondisi yang memprihatinkan, Huang Zi pun tak mau membiarkan mereka hidup walau pun mereka sudah tak berdaya dia tetap menebas dengan ganas kearah mereka


"Haisss, Bocah kau terlalu berlebihan" ucap Patriak sambil menggelengkan kepala nya


Huang Zi yang mendengar nya, hanya menatap langit dia pun menarik kembali jurus amarah dewa hingga situasi kembali seperti semula


setelah situasi nya membaik dia pun memperhatikan sekitarnya, banyak para murid dan ada beberapa jasad Tetua yang juga gugur dalam pertempuran itu.


Huang Zi melihat itu dengan tatapan sedih, marah, kecewa karena dia tidak bisa melindungi anggota sekte hingga banyak yang tewas


Huang Zi pun berlutut dan tertunduk dia begitu terpukul atas apa yang baru saja terjadi .


Yui yang menyadari itu memeluk Huang Zi, karna Yui merasa bahwa Mental murid nya sedang terguncang dan dia ingin mencoba menenangkan nya


"Sudah lah Hua'er, aku yakin mereka semua sangat bangga bisa tewas saat membela sekte yang menjadi rumah bagi mereka" ucap Yui yang mencoba menenangkan Huang Zi


Huang Zi tak bergeming sedikit pun, hingga sebuah tamparan menyadarkan nya


"Apa seperti ini sikap seorang Pendekar, mereka tewas demi melindungi sekte, karna mereka percaya bahwa kita akan bisa membuat dunia lebih baik" ucap Patriak Li yang tampak kesal dengan sikap yang di tunjukan Huang Zi

__ADS_1


__ADS_2