LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Jati Diri Huang Zi


__ADS_3

Patriak pun membawa Huang Zi untuk beristirahat di kamar sedang kan Patriak sendiri kembali keruang tenagn untuk berbincang dengan putrinya


"Kau tak perlu hawatir bocah itu hanya tertidur" Ucap Patriak yang baru kembali dari kamar


"Ayah aku tidak sedang mencemaskan dia" Ucap Yui sambil memalingkan muka karna malu jika di lihat oleh ayah nya


"Hais kau yakin tidak memcemaskan nya bagai mana jika ayah bilang kalo akibat barusan dia terluka parah" Ucap Patriak dengan ruat wajah tak terbaca


"Ayah aku percaya Hua'er itu kuat, tidak selemah apa yang kita bayangkan"


"Ayah tau bahkan kau rela mengambil misi berbahaya demi menjadikan murid mu semakin kuat"


"Aku mengambil misi itu supaya dia bisa mendapatkan sumber daya yang layak agar suatu saat dia akan bisa mengubah dunia yang kacau ini"


"Ayah pun percaya Hua'er suatu saat akan bisa mengubah dunia ini menjadi jauh lebih baik"


"Tapi yang ayah tidak habis pikir selama beberapa hari kemarin Hua'er tidak ada di Sakte dan murid Tetua Ho bilang katanya dia akan pergi jauh jadi jangan menyusul nya, Apa dia menyusul mu?"


Yui pun menceritakan bagai mana dia bisa bebas dari sakte iblis biru.


Patriak yang mendengarkan cerita Yui pun terdiam dan amat syok dengan apa yang dia dengar


"Jadi Hua'er lah yang telah menyelamatkan mu dari sana" Tanya Patriak dengan begitu syok dan dia jawab dengan anggukan oleh Yui


"Tapi bagai mana bisa Hua'er masih pendekar mahir sedang kau saja yang sudah menjadi pendekar Suci bisa tertangkap" Ucap Patriak sambil begitu tak percaya bahwa apa yang dia dengar


"Sebenar nya aku ragu jika Hua'er masih di tahap pendekar mahir sepertinya dia menekan tingkatan pelatihan nya dan aku pun tak tau ayah dia sekarang ada di tinggak apa yang jelas dia lebih kuat dari pada aku" Ucap Yui dengan tatapan serius

__ADS_1


"Jika emang yang kau ucapkan itu benar ayah akan menjadikan dia menjadi Tetua disini walau pun dia belum lama disini dengan kemampuan nya dia akan bisa melampaui kita semua"


"Besok ayah akan mengadakan rapat dengan Tetua mengenai masalah ini"


Tanpa mereka sadari Huang Zi sebenar nya sudah sadar dan dia mendengar pembicaraan patriak dan guru nya itu


"Maaf Patriak bukan nya aku tidak sopan tapi aku masih belum layak menjadi seorang Tetua Umur ku masih 16 tahun jadi aku harap Patriak mengerti" Ucap Huang Zi yang tiba tiba muncul dsri arah belakang


"Hua'er kau sudah sadar" ucap Yui yang mrnghampiri Huang zi dan menyuruh nya untuk duduk


"Aku sudah sadar dari tadi dan aku belum mau menjadi Tetua aku masih ingin berlatih dan menjadi murid guru" Ucap Huang zi dengan tegas


"Hais jika kau menjadi Tetua kau akan bisa mendapatkan banyak sumber daya dengan begitu kau akan bisa bertambah kuat" Ucap Patriak Li mecoba meyakin kan Huang Zi


"Aku tau kau masih amat muda tadi kekuataan mu nyata nya diatas Yui'er bahkan mungkin setara dengan ku"


Patriak sendiri saat ini berada di tingkat petapa dan hanya beberapa orang yang bisa menandingi patriak li jadi Huang Zi tak habis pikir bagai mana jika Patriak tau Jika dia sebenar nya masih jadi pendekar Kaisar


"Patriak aku masih berada di tingkat pendekar Mahir dan mana mungkin aku bisa sejajar dengan seorang pendekar petapa seperti patriak"


Ruang Itu pun hening sesaat


"Hua'er sebenar nya siapa kau ini sebenar nya kenapa kau bisa tau aku berada di tingkat pendekar petapa sedang kan aku tak pernah memberi tau siapa pun soal itu" Ucap Patriak dengan nada waspada disisi lain Yui begitu kaget ketika mengetahui bahwa Ayah nya sudah menjadi pendekar petapa


"Patriak jangan salah paham dulu aku hanya menebak saja hehe"


"Sudah lah Hua'er aku tau kau menyembunyikan sesuatu jika kau tak memberi tahu siapa kau sebenar nya aku pastikan kau takan bisa bertemu guru mu lagi" Ucap Patriak dengan begitu marah

__ADS_1


Tekanan udara disana pun menjadi mencekam karna aura pembunuh yang Patriak Li keluarkan Huang Zi hanya bisa meneguk ludah nya karna dia pun tak yakin jika harus bertarung dia akan menang


"Ayah sudah hentikan, apapun latar belakang nya dia tetap lah murid sakte naga langit dan jika dia penyusup atau mata mata kenapa dia rela mepertaruhkan nyawa nya demi menyelamatkan ku dan lagi dia pun yang sudah menyelamatkan ayah bukan" Ucap Yui sambil berdiri


Tak terasa air mata Yui pun mulai bercucuran dia hanya tidak ingin salah satu dari orang yang penting dalam hidup nya ada yang terluka apa lagi sampai tewas


Patriak Li pun yang melihat putri nya seperti itu merasa iba dan lagi apa yang di katakan putrinya itu benar


Dia pun langsung menarik kembali aura pembunuh


"Sudahlah, maaf kan aku Hua'er aku hanya cemas akn terjadi sesuatu pada sakte ku" ucap Patriak dengan tulus


Yui yang menantap ayah nya hany bisa beryukur akan keaadan yang kembali membaik


"Baik lah Patriak aku takan menyembunyikan sesuatu dari mu dan aku akan menceritakan semua nya tentang ku" Ucap Huang Zi


Wajah Yui pun berubah pucat dia takan sanggup jika mengetahui kalo benar Huang Zi adalah mata mata atau orang dari aliran hitam sementara Patriak Li hanya mengkerutkan alis nya


"Aku sebenar nya berasal dari Desa kabut ketika aku masih berumur 12 tahun desa ku di serang oleh puluhan perampok semua orang di bunuh termasuk kedua orang tua ku" Ucapan Huang Zi tertahan karna mengingat kembali dimana dia melihat saat orang tua nya meregang nyawa


"Disaat itu aku melarikan diri ke hutan petir"


"Tunggu, Tunggu hutan petir bukan kah hutan petir itu adalah hutan terlarang bahkan tidak ada yang tau di dalam ada apa dan pendekar petara seperti ku pun takan bisa masuk kedalam sana" Potong patriak yang merasa heran bagai mana bisa anak kecil bisa memasuki hutan terlarang itu


"Benar Patriak hutan itu emang terlarang saat aku disana aku pun semoat takut tapi ketika aku ingin keluar aku tersambar petir hingga membuatku pingssn" Huang Zi pun menghentikan ucapan nya sambil menarik napas


"Dan ketika aku bangun aku sudah ada di dimensi lain dan disana lah aku bertemu seorang kakek yang mengajariku untuk menjadi pendekar"

__ADS_1


__ADS_2