LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Penjaga Kitab Dewa Kematian


__ADS_3

"Siapa Kau" ucap Huang Zi dengan penuh kewaspadaan,, para tetua hanya mengangkat dahi karna merasa bingung dengan sifat Huang Zi yang seperti sedang mencari sesuatu


"Ada apa dengan Tetua Huang" ucap Tetua Zo yang merasa keheranan dengan sifat Huang Zi


"Aku juga tidak tau" ucap Tetua Ho sambil memperhatikan Huang Zi


Huang Zi terus mencari sumber suara yang mengganggu pikiran nya "Kamu mencari ku" ucap sosok pria yang muncul di depan Huang Zi


"Siapa kau sebenarnya" ucap Huang Zi yang begitu kaget ketika muncul sosok pria gagah dengan mata merah muncul di hadapannya secara tiba tiba


"Aku Zhu Hongli,, penjaga kitab dewa kematian" ucap pria itu sambil tersenyum kearah Huang Zi


"Lalu apa mau mu" ucap Huang Zi dengan tegang


"Aku ingin kau mempelajari kitab dewa kematian karna aku tau kau sudah mempelajari kitab dewa petir dan aku ingin kau menemukan 7 kitab dewa yang pernah di curi ratusan taun yang lalu dan mengmbalikan nya, karna hanya kau yang bisa menemukan semua kitab yang telah di curi itu"


Huang Zi yang mendengar itu begitu terkejut dan nampak terdiam dia begitu tidak mengerti dengan situasi yang dia hadapi sekarang


"Apa untungnya aku melakukan itu" ucap Huang Zi


"Karna hanya itu yang bisa membantumu mengubah dunia ini menjadi lebih baik,, percaya atau tidak semua kitab yang telah di curi itu adalah kitab tanpa tanding jika seseorang yang salah mempelajari semua kitab itu, aku yakin dunia ini akan berada di ambang kehancuran" ucap sosok itu dengan serius


Huang Zi hanya terdiam mendengar itu "Lalu bagai mana caranya aku bisa menemukan kitab dewa yang kau maksud itu" ucap Huang Zi dengan serius


"Untuk sekarang kekuatan mu takan cukup untuk menemukan semua kitab tanpa tanding itu,, karna mungkin yang memegang semua kitab itu jauh lebih kuat darimu, makanya aku harap kau bisa cepat mempelajari jurus yang ada di kitab dewa kematian ini"


Huang Zi hanya terdiam dia begitu pusing dengan keadaan sekarang karna tugas yang dia emban ternyata lebih berat dari apa yang pernah dia bayangkan ..


"Sayang apa kau baik baik saja" ucap Yui dengan hawatir saat melihat Huang Zi nampak melamun


"Ah, iya aku baik baik saja" ucap Huang Zi sambil tersenyum kearah Yui karna dia berpikir belum saat nya bercerita soal penjaga kitab itu

__ADS_1


"Kamu yakin sayang" ucap Yui yang melihat senyum yang di paksakan oleh Huang Zi kepadanya


"Sudahlah lebih baik kita lanjutkan perjalanan" ucap Huang Zi mengalihkan pembicaraan


Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan hingga mereka menemukan sebuah desa yang nampak ramai dengan aktivitas warga disana


"Tetua Huang sebaiknya kita singgah dulu di desa ini untuk memulihkan kondisi kita" ucap Tetua Ho


Huang Zi hanya mengangguk dan mereka pun memasuki desa itu,, sama seperti sebelumnya mereka menjadi pusat perhatian karna penampilan mereka yang memakai topeng ..


"Lebih baik kita cari penginapan terlebih dahulu" ucap Huang Zi yang nampak tidak nyaman dengan tatapan orang orang pada mereka


Mereka pun menyusuri desa untuk mendapatkan penginapan tidak butuh waktu lama mereka pun menemukan sebuah penginapan


"Selamat datang di penginapan bambu kuning tuan" ucap sang pelayan dengan wajah ketakutan namun berusaha untuk tetap ramah


"Kami ingin memesan 4 kamar untuk 1 hari dan memesan makanan yang enak yang ada di sini,, tolong antarkan makanan nya ke kamar kami"ucap Huang Zi sambil memberikan 10 koin emas kepada si pelayan


"Baik Tuuuan, mari ikuti saya" ucap Pelayan itu sambil membawa mereka ke kamar mereka masing masing


Setelah selesai membersihkan diri Huang Zi melihat Yui yang tertidur hanya tersenyum dan mendekati Yui sebari mengelus rambut nya


Setelah itu Huang Zi memilih untuk berkeliling desa karna tidak ingin mengganggu Yui yang sedang tertidur


"Sepertinya desa ini begitu tenang" ucap Huang Zi sambil memandangi desa itu


"Sepertinya akan ada sesuatu yang membuat desa ini hancur lebur" ucap Sosok di sebelah Huang Zi


Huang Zi nampak kaget dengan kehadiran sosol itu tapi di berusaha untuk tetep tenang


"Apa maksud ucapan mu itu" ucap Huang Zi dengan sedikit jengkel karna dia bisa melihat desa yang iya tepati itu nampak begitu aman dan tenang

__ADS_1


"Kau harus cepat pergi dari desa ini jika tidak ingin terjadi sesuatu padamu dan teman teman mu, percayalah kau takan sanggup menangani masalah di desa ini" ucap Sosok yang ada di sanping Huang Zi


Huang Zi nampak bimbang dan hawatir dia sebenarnya tidak percaya dengan omongan sosok yang ada di sampingnya itu namun jika omongan nya benar, dia juga tidak ingin terjadi sesuatu pada teman teman nya


"Terserah kau saja jika tidak percaya padaku" ucap sosok itu sambil menghilang dari sisi Huang Zi


Huang Zi tampak merenungi omongan dari sosok,, setelah cukup lama Huang Zi Langsung pergi ke penginapan untuk memberitahukan perihal ini kepada para Tetua ,,


Sesampai nya di penginapan Huang Zi segera bergeas menyuruh para Tetua berkumpul di belakang penginapan ..


Para Tetua begitu bingung dengan sikap Huang Zi yang kelihatan begitu cemas "Tetua Huang Sebenarnya apa yang terjadi" ucap Tetua Ho memecah keheningan,,


"Tetua Ho sebaiknya kalian cepat meninggalkan desa ini,, aku merasa akan ada sesuatu yang buruk terjadi dan kita tidak akan bisa menghadapi hal buruk itu" ucap Huang Zi dengan serius


Mereka semua nampak bingung dengan ucapan Huang Zi, bukan kah selama ini Huang Zi selalu membantu siapa saja yang membutuhkab bantuan lantas kenapa dia sekarang menyuruh mereka pergi


"Tetua Huang Jika benar akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan di desa ini kenapa kita tidak membantu desa ini, kenapa kita harus pergi, lalu bagai mana dengan warga di desa ini" protes tetua Zo


"Tetua Zo aku tidak yakin bisa menghadapi masalah yang akan datang lebih baik kalian pergi dari sini karna aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada kalian" ucap Huang Zi sambil melihat langit


"Lalu kau sendiri bagaimana Tetua Huang" ucap Tetua Ho dengan cemas pasalnya dia baru melihat raut wajah Huang Zi yang begitu cemas


"Aku akan tetap disini, aku akan membantu desa ini sebisa ku" ucapan Huang Zi membuat mereka menatap tajam Huang Zi


"Tetua Huang biar pun kami harus tewas setidaknya kami tetap bersama mu dibanding kami harus meninggalkan mu sendirian disini" ucap Tetua Ning menolak ide Huang Zi


"Sayang aku sudah bilang tidak akan pernah meninggalkan mu dalam keadaan apa pun, aku mohon jangan menyuruhku untuk pergi" ucap Yui dengan sedih


"Aku mohon pada kalian semua untuk kali ini saja,, kalian pergilah mencari desa lain aku berjanji akan menyusul kalian kesana" ucap Huang Zi dengan penuh harap


"Tapi Tetua Huang_-" ucapan Tetua Zo tertahan saat hembusan angin yang tidak seperti biasanya,, nampak hembusan angin itu begitu panas seperti ada api di setiap angin itu

__ADS_1


"Cepat kalian pergi aku mohon" ucap Huang Zi sambil membungkung


Mereka pun akhirnya pergi karna mereka pun merasa bahwa angin yang begitu panas itu bukan lah angin biasa dan mereka takan sanggup mengalahkan penguna jurus itu dan hanya akan menjadi beban bagi Huang Zi


__ADS_2