
Setelah satu minggu Huang Zi berada di Organisasi pembunuh bayaran dan Saat menjelang pagi suara ledakan pun terdengan bersaut sautan Huang Zi yang mendengar pun langsung bergegas keluar dari kamar nya
"Jin'er sepertinya kita di serang kita harus segera kesana" ucap Qio Zing menghampiri Huang Zi
Huang zi yang mengdengar itu hanya bisa mengumpat dalam hati karna merasa sekte sekte aliran putih yang tak sabaran dan tak mempercayai diri nya
Karna jalan menuju keluar tak terlalu besar banyak para pendekar yang berdesakan desakan ingin cepat cepat keluar
Huang Zi yang melihat itu langsung mengeluarkan pedang nya dan menggunakan Jurus Pedang dewa petir dan dia pun langsung menyerang siapa saja yang ada di depan nya
"Jin'er kenapa kau menyerang mereka" ucap Qio sambil menunjuk beberapa pendekar yang tewas di tangan Huang Zi
Huang Zi tak memperdulikan nya dia terus menyerang siapa saja yang ada di depan nya sudah hampir puluhan nyawa tewas si tangan Huang Zi termasuk Qio yang ikut tewas karna keadaan panik dan kurang waspada sehingga Huang Zi dapat dengan mudah membunuh nya
Huang Zi Terus bergerak dan terus membunuh para pendekar yang masih ada di markas tanpa telewatkan setelah selesai Huang Zi pun pergi keluar
Disana tampak sudah menjadi medan pertempuran mayat mayat yang tergeletak dimana mana Huang Zin yang melihat itu begitu kecewa dan kesal atas tindakan bodoh yang di lakukan para sekte sekte aliran putih
ketika dia hendak membantu para pendekar aliran putih sebuah pisau dengan kecepatan tinggi mengarah padanya
dia pun berbalik dan menagkis pisau itu dengan pedang nya keluar lah sosok Ketua organisasi pembunuh bayaran
"Hahha kecurigaan ku ternyara benar kau rupanya seorang penyusup aku Shing Qi takan membiarkan mu hidup setalah ini" ucap Ketua itu dengan tampang marah
Huang Zi tidak mengomentari dia hanya memasang sikap waspada
Ketua Shing Qi pun menyerang Huang Zi mereka pun berkutar puluhan gerakan bahkan ribuan Ketua Shing Qi sebenar nya satu tingkatan dengan Huang Zi di tingkat pendekar petapa
Tapi karna pengalaman Ketua Shing Qi yang lebih banyak membuat Huang Zi sedikit kerepotan
Setelah beberapa saat bertukar jurus mereka pun mengambil jarak
"Jurus Tapak Dewa Petir"
__ADS_1
"Jurus Pedang penghancur Bumi"
Duuuuar ,,,,, Duuuuuuar ,,,, Duuuuar
Suara ledakan keras pun terdengan mereka yang sedang bertarung pun sempat terdiam dan melihat kearah pertempuran Huang Zi dan Ketua Sheng Qi
Huang Zi dan Ketua Sheng Qi sama sama terpental dari sudut bibir mereka sama sama mengeluarkan darah
"apaan aapan ini mengapa dia bisa menandingi ku yang sudah berada di tahap pendekar petapa akhir" ucap Ketua
angota organisasi yang tau seberapa kuat nya ketua mereka merasa heran Huang Zi bisa menandingi ketua mereka
Blusss ,,
Aura mengerikan keluar dari Ketua Sheng Qi yang membuat pendekar Tingkat Raja yang ada di sekitar Huang Zi dan Ketua Sheng Qi menjadi sesak napas
Huang Zi pun sedikit tertekan karna Auta yang begitu mengerikan dia pun mengeluarkan Aura pendekar petapa milik nya walau pun tak semengerikan Ketua Sheng Qi tapi itu sudah cukup untuk membuat diri nya tak tertekan Aura Ketua Sheng Qi
"Hahha ternyata kau juga sudah ada di tingkatan yang sama baiklah aku akan serius" ucap Ketua Sheng
Huang Zi yang melihat asap Hitam pekat yang keluar dari tubuh Ketua Sheng Qi mengarah pada nya langsung bersiap
"Jurus Tubuh dewa petir" petir pun menyelimuti tubuh Huang Zi
Melihat itu semua orang merasa takut akan kekuatan Huang Zi apalagi dia masih begitu muda tapi sudah bisa berada di tingkat petapa
Asap Hitam yang keluar pun berubah menjadi seperti sosok iblis yang kasat mata tapi Huang Zi masih bisa melihat nya
"Jurus Tapak Dewa petir"
Duuuuuar ,,,,, Diuuuuuuar ,,,,, Diuuar
Suara ledakan pun kembali terjadi Huang Zi pun terlempar seratus meter sedang kan Ketua Sheng tidak termundur sedikit pun
__ADS_1
Huang Zi pun langsung bangkit dia pun menyerang Ketua Sheng mereka kembali beradu jurus Huang Zi pun akhirnya bisa mengalah kan Tetua Sheng Qi
tapi ketika Huang Zi ingin mendekati Ketua Sheng Qi muncul 5 pendekar suci menghalangi langkah nya, Huang Zi hanya mengumpat dalam hati nya karna tenaga dalam yang di miliki sudah terkuras banyak walaupun memiliki 1000 tenaga dalam menggunakan jurus dewa berulang kali dapat dengan cepat menguras tenaga dalam nya
kelima pendekar itu pun menyerang Huang Zi sedangkan Ketua Sheng masi tergeletak di tanah Huang Zi pun yang sudah kelelahan mulai terdesak
Ketika salah satu pedang milik pendekar itu ingin menebas kepala Huang Zi sebuah batu mengarah kearah mereka hingga mereka membuat jarak
Huang Zi pun melihat kearah belakang ternyata disana ada Tetua Ho Tetua Zo dan Patriak Li
"Hua'er istirahat lah biar kami yang menghadapi mereka" ucap Patriak
Karna merasa kelelahan Huang Zi pun mengangguka dan dia pun meminum pil embun biru yang berhasiat mengembalikan tenaga dalam
Dia pun bermeditasi untuk menyerap Hasiat pil itu dengan cepat setelah selesai nampak Patriak Tetua Ho dan Tetua Zo sudah selesai dengan pertarungan mereka
Huang Zi pun menghampiri Patriak Li
"Patriak dia adalah Ketua organisasi pembunub bayaran tangkap dia mungkin kita akan mendapatkan informasi penting" Ucao Huang Zi sambil menunjuk Ketua Sheng Qi yang sedang tidak berdaya
Setelah memberi tahu itu Huang Zi pun bergerak membantu yang lain tak butuh waktu lama pihat sekte aliran putih pun sudah membunuh semua pendekar dari organisasi pembunuh bayaran tersebut
Mereka semua menatap Huang Zi dengan kagum mereka tak menyangka bahwa anak semuda Huang Zi sudah berada di tingkat pemdekar petapa
Huang Zi tak menghiraukan mereka Huang Zi pun membawa beberapa orang untuk kembali masuk kedalan markas
setelah berada di dalam markas para pendekar yang di bawa Huang Zi kaget karna banyak nya pendekar yang tewas dengan satu tebasan
"Semua nya geledah tempat ini ambil semua yang menurut kalian berharga" ucao Huang Zi
Mereka pun menyebar kesegala arah untuk menemukan sumber daya organisasi tersebut
akhirnya Huang Zi menemukan tumpukan emas dan berbagai sumberdaya disana dan dia pun memasukan nya kedalam Cincin dimensi
__ADS_1
Setelah di rasa selesai Huang Zi pun berniat kembali keluar para pendekar yang di bawa Huang Zi pun nampak membawa beberapa peti besar