
Huang Zi pun terus berlari menggunakan ilmu meringan kan tubuh nya Huang Zi cuman sesekali istirahat untuk memulihkan kondisi nya
Setelah tiga Hari berlari Huang Zi Pun sampai di sebuah Lembah yang amat mengerikan dan hawa yang mencekam pantas saja ini menjadi misi bunuh diri andai Huang Zi tak menghilangkan hawa keberadaan nya mungkin dia sudah tertangkap
Disana pun terlihat beberapa orang yang berjaga di pintu gerbang Huang Zi pun bediri di sebuah pohon yang besar dengan menyembunyikan aura keberadaan nya
"Mungkin akan sangat mereporkan masuk kedalam kalo sampai ketahuan" Ucap Huang Zi dengan menghela napas
Dan akhirnya dia menunggu malam hari untuk menyusup kedalam agar lebih mudah mencari informasi mengenai guru nya
Saat malam hari tiba tampak tak sedikit pun penjagaan disana mengendur malah semakin banyak yang berjaga disana
Kitika saat mengawasi tampak dua penjaga yang sedang berpatroli area sekitar sakte iblis biru
Dengan menggunakan ilmu meringan kan tubuh dengan cepat dia pun berhasil membunuh dua penjaga dan membawa nya jasad nya menjauh dari Sektr Iblis Biru
Sebenar nya bisa saja Huang Zi menghabisi para pendekar itu, yang hanya dijaga kebanyakan pendekar Kelas I, kelas II tapi itu akan memancing pendekar tingkat tinggi makanya dia memilih untuk menyusup di banding bertarung secara terbuka
Setelah itu Huang Zi pun mengganti pakaian nya dengan pakaian pendekar yang telah dibunuh dan dia pun memasukan pedang milik ke dalam cincin dimensinya dan mengganti dengan golok yang di bawa oleh penjaga tersebut
Setelah penyamaran dia rasa sempurna dia pun berjalan ke arah pintu gerbang
dan meminta izin untuk masuk kedalam karna ada urusan dan para penjaga pun mengijinkan nya untuk masuk
Setelah di dalam dia pun berpapasan dengan beberapa penjaga dan murid di sakte Iblis biru meraka pun tak ada yang curiga kepada nya
Dia pun terus berjalan hingga di hentikan oleh salah satu penjaga hati nya berdetak kencang dia takut penyamaran nya di ketahui
"Mau kemana kau bukan kah sekarang giliran mu berjaga di pintu penjara bawah tanah" Ucap Penjaga itu membuah Huang Zi seketika bernapas lega karna apa yang di takut kan tidak terjadi
__ADS_1
Huang Zi pun bergegas pergi dan saat baru melangkah penjaga itu menghentikan nya kembali
"Hei mau kemana kau bukan kah aku sadah bilang sekarang kau bagian jaga"
"Kenapa kau malah kesana" Ucap Penjaga itu
"Ah maaf aku ada urusan sentar aku akan segera kesana" Ucap Huang Zi dengan tenang
"Baik lah aku istirahat dulu jam jaga ku sudah selesai jangan terlalu lama karna ada tawanan yang harus di jaga ketat" Ucap penjaga itu sambil berlalu pergi
BANG
Hati Huang Zi pun tak karuan saat mendengar ada tawanan yang harus di jaga tanpa banyak bertanya dia pun langsung berjalan ke arah penjara bawah tanah yang ada di Sakte Itu
Disana pun nampak nya hanya ada Enam orang penjaga dengan tingkat pelatihan pendekar Raja
Huang Zi pun memberi hormat dan langsung berdiri di depan pintu untuk berjaga dengan perasaan penasaran siapa sebenar nya yang sedang di tawab di sana
Para penjaga pun merasa curiga dengan gelagat nya karna bagai mana pun tawanan mereka adalah orang yang harus di jaga dengan ketat
mengetahui situasi nya buruk Huang Zi pun kembali berbicara
"Jika senior tidak mengijinkan saya memeriksa saya tidak keberatan tapi bisa kah senior yang melihat nya untuk memastikan agar hati saya tenang jika mengetahui tawanan masih ada di dalam" Ucap Huang Zi
Akhir nya penjaga itu pun mendekati Huang Zi hati Huang Zi pun di penuhi rasa hawatir jika dia ketauan maka dia mungkin akan berakhir di sana
Tanpa di duga senior itu pun tersenyum
"Aku tau kau pun ingin mencicipi tubuh nya yang indah, tapi kau harus mengantri setelah kami dan lagi kita harus menunggu sampai besok jika pemimpin menyuruh kita membunuh nya kita bisa menyetubuhi nya dulu sebelum kita bunuh hahahha" Ucap penjaga itu sambul tertawa lantang dsn menepuk pundak Huang Zi
__ADS_1
Hati Huang Zi pun semakin cemas dan penasaran sebenar nya siapa orang yang sedang di tawan yang jelas pastinya itu seorang peremuan
"Haha ya begitulah senior, aku hanya ingin memastikan nya saja senior" Ucap nya sambil tersenyum
"Yaudh kalo emang kau mau memeriksa nya masuk saja kedalam tapi ingat jangan sampai kau sentuh haha" Ucap Penjaga itu sambil tertawa diikuti teman teman nya
Akhirnya Huang Zi pun masuk kedalam penjara bawah tanah disana tampak banyak tangkorak dan bau amis darah disana ada seseorang yang terlihat lemas dan tak berdaya
orang itu sedang tertidur menghadap tembok dan Huang Zi tak bisa memastikan wajahnya tapi ketika Huang Zi melihat Pakaian yang di pakai dia pun mengenali pakaian yang di pakai Guru nya sewaktu terakhir bertemu
"Guuuuurrruuuu" Ucap Huang Zi Sambil tubuh bergetar dan pelupuk matanya menahan air mata nya
Seketika orang yang di panggil guru itu pun menoleh dan benar saja karna di dalam penjara itu terlihat gurunya yang begitu memprihatinkan kondisi nya
"Siapa kau berani memanggil ku Guru aku takan pernah sudi mempunyai murid yang keji sepertimu" Ucap Yui dengan keras seketika itu pun Huang Zi membuka penutup kepala nya
Dan Yui pun mematung karna melihat sosok yang begitu dia kenali dan seketika air mata nya pun tak bisa terbendung lagi
Beruntung para penjaga tak mendengar teriakan Yui ketika berbicara dengab nada keras
"Mau apa kau kesini apa kau tau tempat ini berbahaya" ucap Yui dengan masih mengalir air mata di pipi nya yang indah
"Aku akan menyelamatkan guru dari sini aku percaya guru masih hidup dan benar saja guru masih hidup" Ucap Huang Zi dengan perasaan bercampur aduk
Di satu sisi dia senang guru nya masih hidup di sisi lain di sangat marah melihat kondisi guru nya yang seperti sekarang
"Kau takan bisa menyelamatkan aku dari sini sekarang kau pergi dari sini dan berlatih lah dengan giat supaya suatu saat kau bisa menumpas kejahatan di dunia ini" Ucap Yui sambil memalingkan wajah nya dia merasa dilema bisa melihat murid satu satu nya berada di depan nya di satu sisi dia sangat hawatir dangan keadaan murid nya
"Aku takan pergi dari sini sebelum membawa guru" Ucap Huang Zi dengan penuh tekad yang kuat
__ADS_1
Untung tadi sebelum masuk dia pun di beri kunci oleh penjaga untuk melihat kondisi tawanan nya
Dengan segera dia pun membuka kunci penjara dan memberikan pil yang dia ambil dari cincin ruang nya untuk memulihkan tenaga dalam guru nya walau pun tidak akan pulih seratus persen