
Yui hanya terus berjalan tanpa memperdulikan Huang Zi yang mengikuti nya dari belakang
Suara ketukan pintu membuat Huang Zi berhenti mengikuti Yuo dan berjalan ke arah pintu
"Hormat Tetua Huang" ucap seorang murid yang mengetuk pintu
"Ah iya ada apa" ucap Huang Zi sambil tersenyum
"Tetua Huang diminta untuk menghadap Patriak" ucap Murid itu
"Baik lah aku akan menemui nya" ucap Huang Zi sambil menatap yui
Murid itu pun meminta izin untuk undur diri setelah itu Huang Zi pun masuk kembali ke dalam rumah untuk menemui Yui
"Guru aku di panggil Patriak aku akan segera kesana" ucap Huang Zi
Yui hanya mengerutkan dahi karna dia merasa bahwa Huang Zi baru saja kembali, apa mungkin akan di berikan misi lagi begitu pikiran Yui
"Baiklah Hua'er segeralah temui Patriak" ucap Yui dengan ramah dan tersenyum kearah murid nya itu
"Baiklah guru aku akan berangkat sekarang" ucap Huang Zi memberi Hormat dan pergi untuk ke kediaman Patriak Li
Huang Zi pun berjalan ke kediaman Patriak Li di perjalanan dia beberapa kali berpapasan dengan murid dan semua nya memberi Hormat padanya
Sebener nya Huang Zi merasa risih karna diantara para murid banyak yang lebih tua darinya tapi dia hanya bisa tersenyum
Setelah beberapa saat berjalan dia pun sampai di rumah Patriak Li di sana tampak ada beberapa Tetua sedang berbincang dengan Patriak
"Hormat Patriak para Tetua" ucap Huang Zi membungkuk memberi Hormat
"Hua'er duduk lah ada yang ingin aku bicarakan kepada mu" ucap Patriak Li
Huang Zi pun duduk disana karna ingin mengetahui maksud dari Patriak Li
__ADS_1
"Hua'er sebenar nya aku ingin membicarakan soal Organisasi pembunuhan bayaran kemarin" Ucap Patriak
Huang Zi yang mendengar itu merasa aneh karna bukan kah organisasi itu sudah lenyap
"Aku tau kau pasti merasa heran tapi aku mendapatkan informasi jika organisasi tersebut bersekutu dengan Aliran Hitam" ucap Patriak Li yang mengetahui keheranan Huang Zi
"Maksud Patriak mereka bersekutu dengan Aliran Hitam Kaisar Han" ucap Huang Zi mencoba memahami situas
"Bukan hanya itu organisasi itu pun bersekutu dengan beberapa Sekte Aliran Hitam di Kaisar Tang" ucap Patriak Li dengan wajah serius
"Aku tidak mengerti maksud dari pembicaraan ini Patriak walau pun mereka bersekutu dengan Aliran Hitam bukan kah tidak jadi masalah karna organisasi mereka sudah lenyap" ucap Huang Zi yang makin merasa bingung
"Kau benar organisasi itu memang sudah lenyap tapi tujuan Aliran Hitam sebenar mereka ingin menguasai seluruh wilayah Kaisar Han dan organisasi itu hanya di jadikan alat untuk mengurangi jumlah pendekar di pihak kita"ucap Patriak Li dengan serius
"Jadi maksud Patriak walau kita sudah melenyapkan organisasi itu, tujuan Aliran Hitam akan tetap di lanjutkan" ucap Huang Zi yang mulai mengerti
"Benar, sekarang aliran putih sedang dalam keadaan lemah karna banyak pendekar dari berbagai sekte aliran putih yang gugur dalam perang kemarin" ucap Patriak yang menyesali perbuatan nya karna mengajak banyak sekte untuk melenyapkan organisasi tersebut
"Aku ingin kita bergabung dengan para sekte lain untuk membantu setiap sekte yang di serang oleh aliran hitam"
Ucap Patriak
"Baiklah Patriak sepertinya itu adalah solusi terbaik untuk mencegah banyak sekte yang hancur di tangan mereka" ucap Huang Zi sambil mengepalkan tangan nya
"Aku akan menempatkan beberapa Tetua dan murid di sekte sekte kecil hingga menengah, agar jika aliran hitam menyerang,para Tetua dan para murid bisa lebih dulu membantu sekte itu"
"Aku setuju Patriak jika seperti itu aku pun akan ikut bergabung untuk menjaga sekte sekte aliran putih" ucap Huang Zi sambil mengepalkan tangan nya
"Hua'er aku sudah memilih beberapa Tetua dan beberapa murid, aku harap kau tetap di sekte kita tak tau sekte mana yang akan di serang" ucap Patriak sambil menatap Huang Zi
Huang Zi sebenar nya ingin membantah dan ingin ikut terlibat, tapi dia juga tidak mau jika tiba tiba sekte mereka di serang saat dia tak ada di sekte
Akhirnya Huang Zi hanya bisa menuruti ucapan Patriak untuk tetap berada di sekte
__ADS_1
Setelah itu para Tetua pun di panggil untuk segera berangkat ke setiap sekte yang akan mereka jaga terhitung 30 Tetua bergerak menuju sekte yang berbeda
Setelah selesai di ruangan itu hanya ada Patriak dan Huang Zi yang sedang memikirkan bagai mana caranya mengubah dunia yang semakin kacau setiap harinya
"Hua'er sepertinya sedang ada yang kau pikirkan" ucap Patriak membuyarkan pikiran Huang Zi
"Ah Patriak aku sedang tidak memikirkan sesuatu" ucal Huang Zi
"Hua'er jika kau ingin berbagi pikiran dengan ku, aku akan dengan senang hati mendengarkan nya mungkin aku mempunyai solusi" ucap Patriak Li
Huang Zi hanya menghela napas dia teramat pusing dengan situasi yang makin memburuk
"Patriak ada yang ingin aku bicarakan" ucap Huang Zi dengan tatapan serius
"Silahkan Hua'er aku akan dengan senang Hati mendengarkan nya" ucap Patriak sambil meminum teh nya
" Patriak sebenarnya aku sangat mencintai Tetua Yui tapi aku memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengubah dunia seperti yang di amanahkan Guru Lou" ucap nya sambil melihat Patriak
"Hua'er aku mengetahui hal itu dan aku juga tau bahwa putri ku juga mencintaimu" ucap Patriak menghela napas
"Hua'er keinginanmu untuk memperbaiki situsi buruk dunia persilatan selama beberapa tahun terakhir adalah hal mulia tapi menurutku itu bukan sesuatu yang bisa di lakukan seorang diri.."
"Aku tau Patriak aku mungkin takan bisa menghentikan sepenuhnya tapi aku ingin mencoba untuk menghentikan agar kekacawan ini tak semakin besar"
Huang Zi sadar, tidak peduli apapun yang akan dilakukan nya, dunia akan selalu memiliki masalah dan mungkin akan bertambah besar seiring berjalannya waktu
"Ah, kau begitu muda tetapi menangung beban yang berat.." Patriak Menghelas napas pelan pelan
"namun apa yang membuatmu merasa bertanggung jawab atas semua masalah di di dunia ini? Kau seharusnya tidak terbebani dengan semua itu"
Huang Zi hanya tersenyum pahit setelah mendengar kata kata Patriak Li
"Hua'er seharusnya kau sadar, terlepas dari semua ini, kau tak perlu menghadapinya sendirian, kau sekarang harus ingat bahwa kau memiliki tempat untuk pulang serta orang orang yang bahagia atas kehadiran mu ... kau bisa berbuat jauh lebih banyak dan yang terpenting kau sudah melakukan yang terbaik"
__ADS_1