
Burung elang hitam mendarat di hutan yang tidak terlalu jauh dari kota yang di maksud Huang Zi.
"Fu hitam maaf aku tidak bisa membawamu masuk ke kota itu" ucap Huang Zi melalui pikiran kepada elang hitam.
"Tuan tidak perlu hawatir, aku bisa menunggu disini sampai urusan tuan disana selesai"
Di lain sisi para Tetua merasa heran dengan Huang Zi karna sedari tadi dia tidak turun dari punggung elang hitam padahal mereka sudah mendarat di tanah.
"Hua'er apa ada masalah kenapa kau seperti sedang memikirkan sesuatu" ucap Tetua Kun memecah keheningan
Huang Zi yang mendengar suara itu langsung menatap kearah Tetua Kun dan Tetua Tao sambil tersenyum.
"Tetua aku hanya bingung bagaimana dengan elang hitam" ucapan Huang Zi membuat para Tetua membulatkan mata mereka.
mereka hampir lupa dengan sosok elang hitam, bagaimana pun keberadaan elang hitam bisa membuat kehebohan di 4 kekaisaran.
"I,,t,,,,,uuu" Para tetua hanya membuang napas kasar karna mereka juga bingunh harus melakukan apa
"Elang hitam kamu kembali saja ke hutan kabut merah, setelan urusanku disini selesai aku akan menghubungimu untuk mejemput kami lagi disini" ucapan Huang Zi di anggukan juga oleh para Tetua
"Baik Tuan aku akan kembali kesana, jika urusan anda telah selesai segera hubungi aku tuan" ucap burung hitam sambil terbang meninggalkan tempat itu
Setelah burung elang hitam pergi Huang Zi dan para Tetua bergegas pergi menuju kota.
Setibanya di depan gerbang kota nanpak banyak sekali orang mengantri untuk memasuki kota itu.
"Sepertinya ada sesuatu yang terjadi sampai banyak sekali orang yang mengantri untuk masuk ke kota ini" gumam Huang Zi dalam hati
Setelah beberapa saat mengantri akhirnya Huang Zi bisa memasuki kota.
Di dalam kota nampak suasana begitu ramai dengan orang yang berlalu lalang kesana kemari.
__ADS_1
"Tetua sebaiknya kita mencari kedai untuk mengisi perut kita terlebih dahulu" ucap Huang Zi
Setelah berkeliling kota akhirnya mereka menemukan sebuah kedai yang begitu ramai oleh orang² yang ada disana.
"Selamat datang Tuan, silahkan" ucap salah satu pelayan yang menyambut Huang Zi dan para Tetua dengan ramah
Huang Zi dan para Tetua masuk dan duduk di dekat jendela yang bisa langsung terlihat keluar.
Setelah memesan beberapa makanan dan juga arak mereka menunggu sambil berbincang santai,
"Kakak aku sudah tidak sabar untuk melihat kompetisi 9 Keluarga Besar di kekaisar Tang ini" ucapan salah satu orang itu membuat Huang Zi sedikit tertarik dan akhirnya Huang Zi menajamkan pendengaran nya kearah meja orang yang berbicara tadi.
"Aku juga sama, makanya kita datang ke kota ini untuk melihat kompetisi ini" ucap sang kakak dengan antusias
Di lain sisi Huang Zi nampak mengerutkan kening nya, dia baru mendengar nama kompetisi yang kakak beradik itu bicarakan.
"Tetua apa kalian tau tentang kompetisi 9 keluarga Besar itu" tanya Huang Zi pada Tetua Kun dan Tetua Tao
"Hais apa kau bener² tidak tau tentang kompetisi itu Hua'er" ucap Tetua Tao sambil menggelengkan kepalanya.
sebenarnya Huang Zi sering berkeliling Kaisar Han bersama Yui dan para tetua Sekte Naga langit tapi itu hanya sebatas di Kaisar Han saja makanya selain daerah di Kaisar Han dia tidak tau apa² tentang dunia luar.
"Setahuku kompetisi 9 Keluarga besar itu merupakan kompetisi bagi para bangsawan yang ada di Kaisar Tang"ucap Tetua Kun dengan tenang
Setelah berpikir sebentar akhirnya Huang Zi memutuskan untuk melihat kompetisi yang akan diadakan dua hari dari sekarang.
dia ingin melihat seberapa besar kekuatan para pemuda bangsawan yang ada di Kaisar Tang ini.
"Tetua aku ingin melihat kompetisi itu apa kalian tidak masalah untuk singgah sementara waktu di kota ini" ucap Huang Zi dengan nada sedikit tidak enak, takut mengganggu perjalanan mereka.
"Itu tidak masalah Hua'er karna dengan adanya elang Hitam sepertinya kita bisa sampai di sekte Raga abadi dengan cepat, bukan begitu?"ucap tetua Tao yang sepertinya tau apa yang di rasakan oleh Huang Zi
__ADS_1
"Baiklah setelah ini kita mencari penginapan" ucap Tetua Kun
Setelah selesai makan mereka langsung pergi keluar untuk mencari penginapan, karna banyak orang yang ingin mengikuti kompetisi itu membuat beberapa penginapan sudah penuh.
Setelah mencari beberapa saat akhirnya mereka menemukan sebuah penginapan yang cukup mewah yang ada di kota itu.
setelah mendapat kamar Huang Zi dan para Tetua beristirahat di kamar mereka².
Tak terasa sudah 2 hari Huang Zi berada di kota itu, dan hari ini adalah hari dimana kompetisi di kota itu akan di laksanakan.
Huang Zi keluar menggunakan jubah putih berbalut warna biru di sisi kanan nya membuat dia begitu tampan dan berkarisma.
Setelah menemui Para Tetua dikamar mereka masing² mereka pun bergegas pergi ke tempat dimana acara turnamen di laksanakan.
"Hua'er sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu" ucap Tetua Tao di perjalanan ketempat kompetisi
"Tetua aku tidak sedang memikirkan apa apa" elak Huang Zi sambil menghembuskan napas secara kasar
"Hua'er jika ada sesuatu yang membuatmu tidak nyaman kau bisa menceritakan nya pada kami, aku dan Tetua Tao akan membantu sebisa kami" ucap Tetua Kun sambil menatap Huang Zi dengan serius
"Tetua aku baik² saja tetua tenang saja jika terjadi sesuatu aku pastu akan memberitahukan pada Tetua"
Sebenarnya Tetua Kun dan Tetua Tao kurang puas dengan jawaban Huang Zi karna mereka bisa melihat jika Huang Zi sedang memikirkan sesuatu tapi mereka pun tidak bisa memaksa Huang Zi jika dia sendiri tidak mau bercerita .
Setelah mereka sampai nampak suasana begitu ramai oleh orang² yang ingin menyaksikan kompetisi 9 Keluarga besar.
Di Kaisar Tang siapa yang tidak tertarik dengan kompetisi 9 Keluarga besar? mereka begitu antusias karna mereka bisa melihat calon calon pilar kuat dari Kaisar Tang terlepas dari beberapa sekte yang ada di Kaisar Tang, kehadiran 9 Keluarga besar juga berpengaruh kepada kekuatan Kaisar Tang ini.
Sekarang Kota Chang di penuhi banyak orang dari berbagai kota dan desa dari berbagai wilayah di Kekaisar Tang ini.
tidak sedikit juga para murid dan Tetua sekte yang ada di Kaisar Tang ikut menyaksikan kompetisi ini.
__ADS_1
Semua keluarga bangsawan telah berkumpul dengan keluarga mereka masing², Huang Zi terus mencari keberadaan seseorang yang mungkin juga berada di kompetisi ini.
"Apa dia akan datang ke kompetisi ini" Gumam Huang Zi dalam hati