
Beberapa saat menunggu seorang pria dengan pakaian mewah keluar dari sebuah bangunan mewah yang ada disana.
"Hei, lihat Yang Mulia Kaisar juga hadir dalam acara kali ini" ucap salah satu penonton yang ada disana dengan antusias
"Beruntung sekali aku datang kesini aku bisa melihat langsung Yang Mulia Kaisar" ucap salah satu teman nya
Saat sang Kaisar Tang muncul, keributan di acara Turnamen meningkat karna banyak orang yang begitu antusias ketika melihat Kaisar mereka.
Semua orang buru² bangkit memberi hormat kepada Kaisar meraka itu, Kaisar Tang yang melihat itu hanya tersenyum sesaat sebelum menyuruh mereka berdiri dan kembali duduk di tempat mereka.
Huang Zi yang melihat reaksi itu sempat terkejut karna dia belum pernah sekalipun melihat begitu banyak orang yang menghormati Kaisar mereka dengan tulus.
Huang Zi dapat menyimpulkan bahwa Kaisar Tang adalah orang yang baik dan juga bijaksana dalam memerintah karna itu mereka begitu menghormati sang Kaisar itu.
Kaisar Tang Mu memang terkenal dengan sikap Dermawan dan juga Bijaksana dalam Memimpin, dalam masa pemerintahan nya Kaisar Tang dapat berkembang dengan pesat serta makmur dalam sumber daya oleh sebab itu semua orang sangat menghormati dirinya.
Dibawah tatapan penuh perhatian dari kerumunan,
Kaisar berdiri tegap sambil menangkupkan kedua tangan nya sebagai bentuk rasa hormat dan tersenyum cerah kearah para penonton yang ada di acara kompetisi.
"Hari ini Turnamen 9 keluarga besar akan segera di mulai, sebelum itu aku sebagai Kaisar mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian yang sudah rela datang ketempat ini, tanpa menunggu lama mari kita mulai acara Turnamen 9 Keluarga besar" ucap sang Kaisar dengan nada halus.
Suasana kembali riuh ketika 2 wanita cantik juga keluar dari tempat dimana Yang Mulia Kaisar muncul,
mereka tampak antusias apalagi melihat kecantikan salah seorang dari wanita itu membuat para lelaki diam tanpa berkedip.
Huang Zi yang melihat itu sempat tertarik tapi itu tidak berselang lama karna bagaimanapun dia tidak mau mengecewakan Yui yang sedang menunggu nya di Sekte Naga Langit.
Acara pun di mulai, semua keluarga Bangsawan hanya dapat mengirimkan 5 anggota keluarganya dalam kompetisi kali ini.
__ADS_1
Kompetisi di mulai dengan semua peserta memasuki sebuah tempat kuno disana mereka akan bertahan selama sehari penuh dan siapa yang mendapatkan poin dengan cara membunuh hewan dan mencari tanaman herbal akan menjadi pemenang dalam kompetisi ini.
Huang Zi nampak tidak terlalu tertarik dengan tontonan yang ada di depan nya, dia secara diam² memperhatikan satu persatu para anggota keluarga bangsawan.
Sampai dimana dia melihat kearah Keluarga Bangsawan Huang entah kenapa hati nya begitu sakit dia juga merasa mempunyai sebuah ikatan dengan keluarga itu.
"Zi'er rupanya kamu datang juga" ucap seorang pria paruh baya yang terlihat begitu sedih ketika memandang kearah Huang Zi.
Huang Zi mengetahui dirinya sedang di perhatikan langsung menoleh kearah pria paruh baya itu.
Dia mengerutkan kening nya karna dia bisa merasakan bahwa pria itu sedang sedih ketika melihat dirinya.
Tidak mau ambil pusing Huang Zi hanya duduk dengan malas di tempat nya sambil terus memperhatikan sekitar nya.
Dari area Vip sepasang mata memperhatikan tingkah Huang Zi secara diam² sambil tersenyum entah kenapa wanita itu tersenyum.
Setelah seharian menunggu akhirnya para peserta satu persatu keluar dari tempat kuno yang paling pertama keluar adalah perwakilan keluarga bangsawan Sun, diikuti oleh keluarga Nio, lalu keluarga bangsawan Cheng Selanjutnya keluarga bangsawan Song
Sementara 4 keluarga bangsawan lagi belum juga muncul termasuk keluarga bangsawan Huang.
Suasana nampak tegang mereka saling berbisik siapa yang akan menjadi pemenang dalam kompetisi kali ini
Cukup lama menunggu akhirnya mereka semua keluar, yang paling terakhir keluar adalah perwakilan keluarga Bangsawan Huang dan itu membuat mereka menjadi pemenang dalam turnamen kali ini.
Suasana yang tampak tegang kembali menjadi riuh karna secara mengejutkan keluarga bangsawan Huang mampu mengungguli keluarga bangsawan lain nya.
Huang Zi menatap kearah 5 orang dari keluarga bangsawan Huang sebelum dia menemukan seorang perempuan yang tidak asing bagi Huang Zi.
"Jadi dia adalah nona muda dari keluarga itu" gumam Huang Zi dalam hati
__ADS_1
Setelah acara pembagian hadiah selesai semua orang memilih untuk pulang kekediaman mereka masing²
Huang Zi pun mengajak para Tetua untuk kembali ke penginapan.
Setelah beranjak dari kursinya sebuah suara ledakan mengejutkan semua orang yang masih ada di dalam arena itu.
BOOOOOOM BOOOOOMM. BOOOOOM
Ledakan secara terus menerus itu membuat para penonton yang tadinya akan kembali berbalik dan masuk kembali ke arena tempat dimana kompetisi diadakan.
Huang Zi dan para Tetua pun kembali bukan karna mereka takut tapi lebih tepat nya mereka tidak mau ikut campur tentang urusan Kekaisar Tang.
"Hahaha! Tang Mu akhirnya kita bertemu lagi apa kau tidak merindukan sahabatmu ini" ucap seorang pria berdiri diatas tembok yang ada di sana.
"Gu Wei apa maksudmu melakukan semua ini" ucap Kaisar Tang kepada orang itu
"Tang Mu apa kau lupa bahwa dulu aku pernah berkata akan kembali kesini untuk menjemput calon istriku! hahha"ucap pria itu sambil tertawa
Semua orang yang ada disana begitu kaget ketika orang itu menyebutkan calon istri, mereka berpikir siapa wanita yang di maksud oleh pria itu.
Kaisar Tang hanya diam sambil meneguk silvana nya karna dia tau siapa yang pria itu sebut sebagi calon istri.
Huang Zi hanya diam dan sesekali melihat kearah luar, ada sekitar 500 orang pendekar yang ikut bersama pria itu dan rata² dari mereka memiliki tingkat Pendekar Raja sampai Pendekar Kaisar, dan untuk orang yang berbicara ini dia sudah mencapai tahap Pendekar Petapa
Sebenarnya mereka semua bukan tandingan Huang Zi apalagi di tambah 2 Tetua yang juga sudah berada di Tingkat pendekar Dewa.
Tapi Huang Zi tidak mau gegabah dan dia ingin liat dulu inti permasalahannya supaya dia tidak salah dalam mengambil tindakan.
"Gu Wei kenapa kau melakukan ini terhadap ku bukan nya kau menganggap aku ini sahabatmu" ucap Kaisar Tang dengan tenang tapi jauh di dalam hati nya dia merasa takut.
__ADS_1
Walaupun ada 9 Keluarga bangswan besar dan beberapa Tetua sekte ada disana Kaisar Tang tidak mau mengambil resiko karna melawan banyak orang dengan tingkatan pendekar raja dan Pendekar Kaisar bukan lah perkara mudah.
"Tang Mu justru karna aku menganggapmu sahabat ku aku ingin menjaga putrimu bukan kah sudah jelas bahwa putrimu akan bahagia bila bersamaku" ucapan pria itu membuat seisi arena hening membisu, mereka tidak pernah berpikir bahwa yang di sebut calon istri oleh orang itu adalah gadis cantik yang mereka idam idamkan menjadi istri mereka kelak.