LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
MASALALU BING CHIE DAN HUANG ZI


__ADS_3

Berbeda dengan semua orang Tetua Kun dan Tetua Tao tampak saling pandang sebelum mereka sama² melihat lagi kearah Huang Zi.


"Tetua Tao apa kita satu pikiran tentang Hua'er" tanya Tetua Kun sambil menatap kearah Tetua Tao.


"Aku rasa demikian, apa Tetua mengira juga bahwa Hua'er memiliki Hubungan darah dengan keluarga bangsawan Huang" ucap Tetua Tao sambil terus memandangi Huang Zi.


"Ya! Tapi bukankah kau yang sudah lama mengenal Hua'er dan kau juga yang sudah lama tinggal di Kaisar Han apa kau tidak tau tentang Hua'er" ucapan Tetua Kun membuat Bing Chie sedikit melirik kearah dua tetua yang ada di belakang nya.


Bing Chie baru sadar bahwa marga kekasihnya itu adalah Huang, awalnya dia mengira marga itu hanya marga yang sama dengan keluarga bangsawan Huang yang ada di Kekaisaran nya ketika mereka bertemu di Kaisar Han.


Awal pertemuan mereka ketika Bing Chie sedang pergi Kekaisaran Han untuk menghadiri sebuah pertemuan disana.


Dia dan rombongan nya sempat di serang oleh sekelompok orang di sekitar hutan di Kekaisaran Han.


Saat itu Bing Chie tampak takut karna yang menyerang mereka adalah pendekar tingkat tinggi, jelas para pengawal nya kewalahan dan satu persatuan pengawalnya terbunuh oleh puluhan orang yang menyerang mereka.


Ketika semua pengawal sudah di bunuh kelompok pendekar itu mendekati kearah kereta yang berisi Bing Chie di dalam nya.


Walaupun Bing Chie seorang pendekar dia tidak pernah bertarung secara langsung dengan orang apalagi sampai membunuh, dia begitu ketakutan ketika melihat beberapa orang tersenyum kearah nya.


Dan saat Bing Chie akan kabur sebuah tangan menggenggam nya.


"Gadis cantik kau mau kemana? Lebih baik kamu temani kami bersenang² haha" ucapan pria itu membuat Bing Chie semakin ketakutan.


Sebelum orang itu membawa Bing Chie seorang pemuda tampan datang dan merebut Bing Chie dari tangan pemuda itu.

__ADS_1


"Siapa kau berani sekali kau mengambil mangsa kami" ucap orang yang tadi memegang Bing Chie dengan marah.


"Aku? Kau tidak pantas tau siapa aku, kelakuan kalian benar² sangat menjijikkan dan aku paling tidak suka melihat wanita di bawa paksa seperti tadi" ucap pemuda itu dengan tenang.


"Berani sekali kau bocah, kalian semua serang pemuda tidak tau diri itu dan serahkan gadis itu padaku" ucap orang itu kepada bawah nya.


"Baik Tuan kami mengerti" ucap mereka semua yang ada di sana, mereka langsung menyerang kearah Huang Zi dengan pedang yang mereka bawa.


"Nona bisa pegangan sebentar aku akan membereskan mereka dulu. percayalah ini takan lama" ucap Pria itu sambil tersenyum kearah nya.


Setelah bertarung dengan semua anak buah orang itu pemuda itu langsung melesat kearah pemimpin kelompok itu, Bing Chie nampak kagum dengan kehebatan pemuda ini, dia bisa dengan cepat membunuh pendekat tingkat langit.


Padahal para pengawal nya sudah habis terbunuh oleh mereka tapi pemuda ini sama sekali tidak menemukan kesulitan ketika melawan kelompok itu.


Setelah membunuh semua bawahan perampok itu, Huang Zi langsung melesat kearah pemimpin kelompok itu, dia yang sudah berada di tingkat pendekar dewa bisa dengan mudah membunuh puluhan pendekar yang hanya berada di tingkat pendekar langit dan pemimpin dari kelompok itu hanya berada di tingkat pendekar Raja.


Huang Zi hanya tersenyum kearah pemimpin kelompok itu, pimpinan kelompok itu juga tersenyum kearah Huang Zi dia pikir bahwa pemuda itu akan memaafkan nya.


Belum sempat dia berkata² kepalanya sudah terlebih dahulu lepas dari badan nya, itu membuat Bing Chie juga kaget dia juga berpikir bahwa pemuda ini akan memaafkan pemimpin kelompok itu tapi tanpa di duga dia malah membunuh nya tanpa belas kasihan.


"Sungguh pemuda yang tidak berperasaan" gumam Bing Chie dalam hatinya.


Huang Zi yang melihat tatapan dari Bing Chie hanya tersenyum hangat kearah nya sambil menurunkan Bing Chie dari gendongan nya.


"Maaf nona aku yakin jika aku memberikan mereka kesempatan hidup mereka akan melakukan hal yang sama lagi di kemudian hari, aku tidak ingin hal semacam ini terjadi lagi" ucap pemuda itu dengan tenang.

__ADS_1


Bing Chie yang melihat senyum lembut dari Huang Zi sangat terpana dengan ketampanan pemuda yang ada di depan nya.


"Nona apa kau baik baik saja" ucap pemuda itu saat melihat dia hanya diam saja


"Ah, iya aku baik² saja, terimakasih sebelumnya telah menyelamatkan ku, perkenalkan namaku Bing Chie" ucap gadis cantik itu


"Tidak perlu di pikiran bukan nya sesama manusia harus saling menolong jika dalam kesusahan, oh iya namaku Huang Zi" ucap pemuda itu sambil tersenyum.


"Huang? Apa dia berasal dari keluarga bangsawan Huang yang ada di Kaisar Tang, atau hanya marga nya saja yang mirip, aku belum pernah melihat nya juga di keluarga bangsawan Huang, seharusnya dengan ilmu yang tinggi dia akan menjadi jenius yang di kenal banyak orang tapi aku sama sekali tidak pernah melihat nya" gumam Bing Chie dalam hati.


-----


Kembali ketempat dimana Huang Zi berhadapan dengan anggota keluarga bangsawan Huang,


Huang Zi menatap mereka dengan tatapan tajam begitu juga sebaliknya nya.


"Jika begitu mari kita lanjutkan, setalah menghabisi kalian aku sendiri yang akan pergi ke kediaman kalian" ucapan Huang Zi membuat ke lima orang itu gemetar karna mereka tidak pernah berpikir akan berhadapan dengan seorang pemuda yang sama sekali tidak takut dengan keluarga bangsawan Huang dan pemuda itu ingin mendatangi keluarga mereka, apa mereka telah salah menyinggung seseorang.


Huang Zi yang awal nya menekan kekuatan nya hingga menjadi pendekar Tingkat Raja, dia tidak ingin terlalu mencolok saat berada di Kaisar Tang, tapi setelah melihat 5 orang dengan tingkat pendekar Kaisar dia sudah tidak bisa lagi menahan kekuatan nya.


Perlahan Aura yang di keluarkan Huang Zi sanggup menekan kelima orang itu dan juga tuan muda dari keluarga Huang, bukan hanya mereka ber 6 yang merasakan aura itu, para warga yang melihat dari kejauhan juga merasa bahwa nafas mereka begitu sesak.


"Aura macam apa ini, siapa sebenarnya pemuda itu" ucap salah satu orang dari keluarga bangsawan Huang.


"Mari kita lihat sejauh mana kekuatan yang kalian banggakan itu" ucap Huang Zi dengan dingin, udara semakin mencekam saat Huang Zi mengeluarkan 70% aura dewa nya dan itu membuat keenam orang di depan nya berlutut sambil mengeluarkan darah dari mulut nya.

__ADS_1


"Matilah kalian" ucap Huang Zi sambil bergerak kearah keenam orang uang sedang berlutut itu.


"HENTIKKKKKAN"


__ADS_2