LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Hancurnya Gagak Hitam


__ADS_3

Setelah segel itu hancur Huang Zi bergegas masuk kedalam sebuah ruangan yang nampak gelap..


"Sebenarnya tempat apa ini" ucap Huang Zi saat sudah berada di sebuah ruangan yang begitu gelap dan dingin..


"Hua'er coba kau jalan kedepan sana, aku merasakan ada aura kehidupan disana" ucap Zhu sambil menunjuk kearah depan


Huang Zi tanpa bertanya langsung berjalan kearah yang di tunjuk oleh Zhu


"Senior disini terlalu gelap aku tidak bisa melihat apapun" ucap Huang Zi sambil berjalan sacara perlahan


"Hua'er aku melihat ada sebuah pintu di depan sana coba kau segera bergegas kesana" ucap Zhu dengan serius


Huang Zi terus bergerak secara pelahan kearah depan, tidak jauh dari tempat nya berdiri tangan Huang Zi seperti menemukan gagang pintu dari besi.


"Senior apa pintu ini yang kau maksud" ucap Huang Zi sambil meraba pintu di depan nya


"Ya. Coba kau buka pintu itu menggunakan pedangmu" ucap Zhu sebelum menghilang


Tanpa basa basi Huang Zi langsung mengarahkan pedang nya kearah depan, ,,, Duuuuar.....


Pintu di depan nya hancur berkeping keping saat Huang Zi melihat kedepan betapa terkejutnya dia melihat banyak tawanan yang kondisinya begitu memprihatinkan, bahkan ada sebagian wanita yang tidak memakai busana..


Dengan langkah berat Huang Zi terus berjalan kearah para tawanan itu.


Para tawanan yang melihat seseorang masuk kesana begitu ketakutan.


"Tolong ampuni kami tuan" ucap salah seorang wanita dengan lutut bergetar


"Tolong tenanglah, aku kesini ingin membebaskan kalian" ucap Huang Zi sambil mengangkat tangan nya


Belasan orang begitu senang dengan kehadiran Huang Zi, sementara sebagian lagi nampak tidak senang, tatapan mata mereka terlihat kosong dan sudah tidak memiliki semangat hidup.


Huang Zi menghela napas panjang sambil menggelengkan kepalanya, Huang Zi sadar para tawanan itu telah mengalami sesuatu yang tidak mereka inginkan.


"Tunggu sebentar disini aku akan berkeliling mencari sesuatu untuk menutup tubuh kalian" ucap Huang Zi sambil meninggalkan tempat itu


Huang Zi bergerak dengan cepat walau pun terlihat gelap setidaknya dia sudah memiliki gambaran tentang tempat itu.

__ADS_1


Huang Zi terus bergerak kedalam markas gagak hitam, walau banyak anggota gagak hitam yang mencoba menghentikan jalan nya, Huang Zi tidak peduli dia terus berjalan dan terus menebaskan pedang nya kearah para anggota gagal hitam yang mencoba menghalangi jalan nya.


Tidak berselang lama Huang Zi menemukan sebuah ruangan yang terdapat banyak gundukan koin emas dan bebepa sumber daya langka.


Tanpa banyak berpikir, Huang Zi menguras semua isi didalam ruangan tersebut dan memasukan nya kedalam cincin dimensi nya


Setelah selesai menguras semuanya Huang Zi bergerak kembali mencari kain untuk di kenakakan para wanita yang tidak memakai busana


Tidak butuh waktu lama Huang Zi kembali ke tempat para tawanan berada, dan saat dirinya sampai disana dia dikejutkan dengan beberapa tawanan yang memilih bunuh diri ketibang mereka keluar dari tempat itu.


"Apa yang sebenarnya terjadi disini" ucap Huang Zi saat banyak tawanan yang sudah tidak bernyawa tergeletak ditanah


"Pendekar Muda mereka adalah para bangsawan yang ada di Kerjaan ini, mereka memilih mati dari pada harus kembali tapi membawa aib bagi keluarga mereka" ucap salah satu tawanan sambil tertunduk


Tak terasa air mata Huang Zi menetes dari pelupuk matanya dia merasakan sakit di hatinya setelah mengetahui nasib para tawanan itu.


"Kau tolong bagikan ini pada mereka, setalah itu kalian akan mengikutiku keluar dari sini" ucap Huang Zi sambil memberikan kain kepada salah satu wanita yang ada di sana


Setelah mereka semua memakai busana Huang Zi membagikan koin emas yang dia temukan di markas itu kepada mereka secara mereta, dia tidak tau koin emas itu akan sepadan atau tidak dengan penderitaan yang mereka alami selama ini


Setelah selesai Huang Zi membawa mereka semua keluar dari sana.


"Hua'er kau terlalu berlebihan" ucal Tao San di sela pertarungan nya dengan pria sepuh pemimpin anggota itu


Semua orang yang melihat itu hanya menelan ludah mereka sendiri tidak terkecuali para tawanan yang di bebaskan Huang Zi


Mereka menatap Huang Zi dengan ketakutan, mereka tidak menyangka anak muda yang terlihat baik tapi aslinya begitu menyeramkan


"Senior lebih baik kalian bawa mereka pergi dari sini, biar sisanya biar aku saja yang urus" ucap Huang Zi sambil berjalan kearah depan


Kun dan Tao san hanya menggelengkan kepala sebelum akhirnya mereka mundur dan membawa para tawanan menjauh dari sana .


"Berani sekali kau menghancurkan markas yang sudah susah payah aku bangun" ucap pria sepuh itu dengan mata memerah


"Tapak iblis pencabut nyawa" ucap pria itu sambil mengarahkan sebuah tapak kearah Huang Zi


"Tapak Dewa Petir"ucap Huang Zi dengan lantang dan memunculkan sebuah tapak yang lebih besar dari tapak milik pemimpin gagak hitam

__ADS_1


Duuuuuuuuuuar ,..... Duuuuuuuurrrrr


Pria sepuh itu terpental jauh kebelakang sampai menabrak reruntukan bangunan yang telah Huang Zi hancurkan tadi.


" Pedang Dewa Petir"


"Langkah Naga membelah awan"


Huang zi dengan cepat melesat kedepan dan menebaskan pedangnya kearah pria sepuh yang masih dalam keadaan terduduk di tanah.


Dengan sekali tebasan tubuh pria sepuh itu terbelah menjadi dua bagian.


Tidak mau membuang waktu Huang Zi kembali bergerak kearah para anggota gagak hitam yang tersisa.


Dalam hitungan menit anggota gagak hitam sudah tidak ada tersisa,


Setelah selesai Huang Zi memandangi langit sambil menutup matanya


Masih terbayang di ingatan nya bagai mana para tawanan bunuh diri karna rasa malu yang mereka tanggung jika bertemu kembali dengan keluarga mereka.


"Hua'er sudahlah aku tau apa yang sedang kau pikirkan, aku yakin suatu saat nanti kau akan bisa merubah dunia ini menjadi lebih baik" ucao Zhu yang tiba tiba berada di sampinh Huang Zi


"Senior aku merasa kemampuanku saat ini belum cukup untuk bisa melindungi orang orang yang berharga bagiku" ucap Huang Zi sambil membuka matanya


"Jalanmu masih panjang Hua'er, aku akan membantumu menjadi lebih kuat lagi" ucap Zhu sambil tersenyum kearah Huang Zi


Huang Zi membalas senyuman Zhu dengan anggukan dan berlalu pergi menyusul Kun dan Tao yang sudah lebih dulu meninggalkan tempat itu


"Kau lama sekali Hua'er" ucap Kun saat Huang Zi sampai ditempat mereka


"Maaf senior tadi aku ada keperluan sedikit disana" ucal Huang Zi sambil tersenyum canggung kearah Kun


"Pendekar muda terimakasih sudah menyelamatkan kami"ucap salah satu tawanan yang di bebaskan Huang Zi sambil membungkuk


" Sudahlah tidak usah seperti itu. setelah ini aku harap kalian bisa hidup dengan tenang" ucap Huang Zi sambil memangkat orang itu


"Hua'er apakah diantara mereka tidsk ads Putri Kaisar yang kau cari itu" ucap Tao San sambil menghampiri Huang Zi

__ADS_1


Huang Zi yang mendengar pertanyaan itu hanya menggelengkan kepanya.


"Apakah pendekar muda mencari Putri Mei" ucap salah satu wanita yang ada di kerumuhan orang yang telah di selamatkan Huang Zi


__ADS_2