
Saat Huang Zi sampai kerumah Tao San, rumah itu sudah hancur sebagian membuat Huang Zi merasa bingung.
"Apa yang terjadi" ucap Huang Zi sambil berjalan memasuki rumah Tao San
Huang Zi mencari keberadaan Tao San dan juga adiknya, tapi dia tidak menemukan siapapun di dalam rumah itu .
"Kemana Tao San dan ada apa sebenarnya" ucap Huang Zi sambil melihat sekeliling nya yang nampak hancur.
"Hua'er coba liat itu" ucap Zhu yang menunjukan sebuah benda yang ada di dalam kotak di rumah Tao San
"Senior maksud anda ini" ucap Huang Zi sambil memegang benda itu
"Hua'er itu adalah kristal alam, kristal itu sangat berguna untuk memperbanyak jumlah Qi yang ada di dalam tubuhmu"
"Senior tapi ini milik Tao San, aku tidak berhak mengambilnya" ucap Huang Zi hendak meletakan benda itu
"Pemilik rumah ini sepertinya menyembunyikan sesuatu, aku merasa ada yang aneh di dalam rumah ini " ucap Zhu dengan tampang serius
"Maksud senior Zhu" ucap Huang Zi dengan raut wajah bingung
"Ntahlah Hua'er lebih baik kau cari pemilik rumah ini dan tanyakan kenapa dia bisa memiliki benda itu" ucap Zhu sambil menunjuk kristal langit
"Aku tidak tau kemana harus mencari Tao San senior" ucap Huang Zi sambil mengambil napas
"Hua'er aku sangat yakin mereka belum jauh dari sini, coba kau kelilingi desa ini siapa tau kau mendapatkan petunjuk"
Huang Zi langsung berlari untuk menyusuri desa, setelah hampir 1jam. Huang Zi menemukan hal aneh di sebuah rumah yang letak nya di ujung desa itu.
Huang Zi bergerak kearah rumah itu dengan hati hati karna dia tidak tau apa yang ada di dalam sana, Huang Zi melompat ke atap rumah tersebut
"Cepat kau katakan dimana kau simpan kristal itu" ucap seorang pria yang nampak sedang marah
Huang Zi yang mendengar itu bergegas mengintip dari celah atap dan dia sangat terkejut ketika melihat Tao San yang sedang diikat sedangkan adiknya di kurung di sebuah kamar yang ada disana
"Hua'er berhati hatilah aku yakin penghuni rumah ini bukan orang sembarangan karna di tau tentang kristal alam" ucap Zhu yang berada di samping nya
"Senior aku harus menyelamatkan Tao San dan adiknya, bagaimana pun mereka sudah membantuku" ucap Huang Zi dengan cemas saat melihat Tao San sedang di diikat sambil di cambuk
__ADS_1
"Hua'er aku setuju denganmu, selamatkanlah dia karna hanya dia yang tau dari mana dia mendapatkan kristal alam itu" ucap Zhu sambil menatap Huang Zi
Huang Zi turun dari atap dan bergerak kebelakang rumah itu, Huang Zi langsung masuk melewati pintu belakang tidak sulit baginya untuk masuk kedalam karna dia bisa menyembunyikan hawa keberadaan nya
Beberapa penjaga yang menjaga rumah itu nanpak kebingungan saat salah satu teman mereka tergeletak ditanah padahal mereka tidak menemukan siapapun disana.
"Hei kau, kenapa kau malah tidur disaat berjaga" ucap salah satu penjaga mendekati rekannya
Tapi sebelum dia sempat menyentuh tubuh pria itu diapun ikut pingsan karna Huang Zi sengaja tidak membunuh mereka karna mereka hanyalah orang suruhan yang belum tentu bersalah
Setelah semua penjaga dilumpuhkan Huang Zi bergegas pergi ke arah kamar dimana adik Tao San sedang dikurung
"Bagaimana ini. aku tidak mungkin mebuka paksa pintu ini, karna kemungkinan akan menimbulkan keributan dan membahayakan nyawa Tao San" gumam Huang Zi pelan
Huang Zi nampak berpikir tapi dia tidak juga menemukan solusi akan hal itu
"Hua'er kau kenapa" tanya Zhu yang melihat Huang Zi diam di depan pintu
"Senior pintu ini dikunci dan aku tidak bisa membukanya secara paksa, karna jika aku membuka pintu ini dengan paksa, pasti hal itu akan memancing keributan" ucap Huang Zi sambil menatap Zhu
"Hua'er gunakan pedangmu, dan ayunkan dengan cepat" ucap Zhu dengan tatapan serius
Huang Zi masih terlihat ragu, tapi dia tidak memiliki banyak pilihan akhirnya dia pun mengeluarkan pedangnya dan benar saja ketika pintu itu hancur tidak sedikit pun menimbulkan suara
Huang Zi pun bergegas masuk kedalam dan melihat adik Toa San yang sedang ketakutan "Apakah kau tidak apa apa" ucap Huang Zi sambil mendekati adik Tao San.
Melihat itu Adik Tao San nampak kaget, dan menjauh tapi tidak lama dia langsung memeluk Huang Zi
"Tolong selamatkan kakak Tao, aku mohon" ucap gadis kecil itu sambil memeluk Huang Zi
Huang Zi hanya mengelus kepala gadis kecil yang ada di pelukannya "Kau tenang saja aku pasti akan menyelamatkan kakakmu" ucap Huang Zi dengan senyum kearah gadis kecil itu
Huang Zi membawa adik Tao San pergi dari sana, mereka pergi ke sebuah penginapan yang ada di desa itu karna Huang Zi tidak mau mengambil resiko jika dia membawa gadis kecil itu pulang
"Kau tunggu disini sampai aku dan kakamu kembali" ucap Huang Zi setelah sampai di sebauh penginapan
Gadis kecil itu nampak hanya menganggukan kepala sambil meneteskan air matanya.
__ADS_1
Huang Zi lalu bergegas kembali kerumah dimana Tao San berada "Sepertinya mereka belum sadar jika adik Tao San sudah tidak ada di kamar itu" ucap Huang Zi yang belum melihat adanya pergerakan di rumah itu
"Cepat katakan dimana kristal itu berada atau aku akan membunuh adikmu sekarang juga" ucap seorang pria yang sedang mencambuk Tao San
"Wah, Wah sepertinya aku melewatkan sesuatu, bukan begitu Tao San" ucap seorang pemuda memasuki rumah itu dengan santai
"Siapa kau, kenapa kau bisa masuk kesini" ucap pria itu dengan sangat marah
"Penjaga. cih kemana mereka disaat seperti ini" gumam lelaki itu dengan kesal karna panggilan nya tidak dihiraukan
Huang Zi tidak menghiraukan kata kata pria itu, dia langsung maju menyerang pria itu dengan cepat, tapi sayang pria itu lebih duli menghindar sebelum pedang Huang Zi mengenai tubuhnya
"Anak muda kau begitu arogan, berani datang kemari dan menyerangku" ucap pria itu dengan wajah mengejek
"Sepertinya dia bukan lawan yang mudah di kalahkan" gumam Huang Zi sambil mengukur tingkat pelatihan orang itu
"Tarian pencabut nyawa" ucap pria itu sambil memainkan pedangnya
"Jurus pedang dewa petir" setelah berucap pedang Huang Zi mengeluarkan kilatan petir
Setelah mengeluarkan jurus itu Huang Zi nampak terdiam dan berlari kearah luar.
Huang Zi tak mau mengambil resiko jika mereka bertarung di dalam rumah bukan tidak mungkin rumah itu akan roboh.
"Kenapa kau malah lari, apa kau takut" ucap pria itu sambil tersenyum mengejek kearah Huang Zi
Pria itu terpancing mengikuti Huang Zi untuk keluar dari rumah itu.
Huang Zi berdiri tegak di halaman belakang rumah itu sambil menatap tajam kearah pria yang tengah mengejarnya itu .
Pria itu menatap sekilas kearah Huang Zi sebelum maju menyerang Huang Zi dengan gerakan yang sangat cepat
Huang Zi terus menghindari setiap serangan yang diarahkan padanya, sesekali Huang Zi mundur kebelakang dan memberikan jarak yang cukup jauh dari pria itu.
"Jurus Tapak pemusnah gunung" muncul sebuah tapak putih yang di selimuti asap putih menyerang kearahHuang Zi
Huang Zi yang tidak sempat menghindar terkena jurus itu dengan telak dia pun terbang jauh kebelakang.
__ADS_1
"Uhuk..... Uhuk.. siapa dia sebenarnya, kenapa dia bisa sekuat ini" ucap Huang Zi sambil memegangi dadanya