LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Kelompok Pembunuh Bayaran


__ADS_3

Mereka pun akhir nya berpisah dan mencari tau dimana letak markas permbunuh bayaran itu


Huang Zi pun mencari restoran terdekat karna menurut nya restoran adalah tempat yang bagus untuk mencari sebuah informasi


"Selamat datang Tuan" Ucap pelayan restoran


"Aku ingin makan sayur" Ucap Huang Zi


Akhirnya dia pun duduk di meja dekat pintu disana juga terdapat banyak yang sedang makan ada dari kalangan pedagang pendekar dan bangsawan


"Tuan ini pesanan anda apa anda ingin memesan arak" Ucap pelayan itu sambil memberikan makanan nya


"Tidak usah ini saja sudah cukup terimakasih" Ucap Huang Zi karna dia sudah sempat sarapan jadi dia hanya memesan sayuran saja


"Baik lah Tuan saya undur diri dulu" Ucap perlayan itu dan berlalu pergi


Tidak jauh dari meja Huang Zi terdapat Lima orang yang terlihat dari kaum bangsawan karna pakayain serta dandanan nya


"Aku ingin sekali menghancurkan bangsawan Cheng" Usah salah satu yang berada disana


"Tapi Tuan muda apa anda tau kekuatan Keluarga Cheng tak sebanding dengan kekuatan kita" Ucap Pria yang aga sepuh


"Makanya aku berniat menggunakan jasa Pembunuh bayaran untuk membunuh kepala kerluarga Cheng, Dengan begitu kekuatan mereka akan jauh berkurang" Ucap Pemuda itu


"Tapi Tuan Muda apakah rencana kita akan berhasil bukan nya mereka mempunyai penjagaan yang begitu ketat" Ucap Pria sepuh itu


"Tenang saja aku yakin Pembunuh bayaran yang kita sewa mempunyai cara untuk membunuh kepala keluarga Cheng"


"Jadi apa rencana kita setelah ini Tuan Muda"


"Kita akan pergi menemui mereka dan setelah itu kita tinggal tunggu hasil untuk menyerang mereka"


Huang Zi yang mendengar itu antusias sekali karna dia bisa tau dmana markas Pembunuh bayaran itu berada, sebenar nya mereka berbicara pelan tapi karna Huang Zi merepukan pendekar suci jadi pendengaran nya jauh lebih baik


Setelah selesai makan Mereka pun keluar Restoran Huang Zi pun bangkit lantas dia pun menghampiri Pelayan


"Berapa yang harus saya bayar"Ucap Huang Zi menghampiri pelayan


"Semua nya 30 Koin perak tuan"Ucap pelayan itu

__ADS_1


"Ini 1 koin emas sisanya ambil saja tapi saya ingin tau yang barusan saja keluar itu siapa seperti nya mereka seorang bangsawan di daerah ini"


"Oh itu adalah Tuan Muda Keluarga Mo dan yang tadi adalah putra dari pemimpin keluarga itu Tuan Muda Mo Sheng"


"Baiklah terimakasih"..


Setelah Huang Zi keluar Restoran dia sudah tak melihat keluarga bangsawan tadi Huang Zi pun menelusuri Kota untuk mencari mereka


Ketika Huang Zi ada di pinggir kota dia melihat Tuan Muda kekuarga Mo yang Sedang berjalan ke arah Luar perbatasan ibukota


Diam diam Huang Zi mengikuti nya karna mempunyai jurus untuk menghilangkan hawa keberadaan nya dia pun dapat mengikuti Tuan Muda Mo itu tanpa ada hambatan


Setelah lama Huang Zi mengikuti Tuan Muda Mo sampai lah mereka keperbatasan Ibukota disana ada sebuah Hutan dan Tuan Muda itu masuk kedalan Hutan


"Untuk apa seorang bangsawan seperti dia memasuki hutan" Gumam Huang Zi yang merasa sedikit penasaran


Dia pun mengikutinya terus sampai ke dalam hutan disana Tuan muda Mo memasuki seperti sebuah pintu bawah tanah yang di tutupi dengan dedaunan


"Kenapa bisa ada sebuah pintu disana apa kah markas pembunuh bayaran terdapat disana" Gumam Huang Zi yang melihat dari atas pohon


"Sepertinya akan sangat berbahaya kalo aku masuk kesana lebih baik aku kembali dan membicarakan terlebih dahulu dengan guru" Huang Zi pun bergerak kembali ke Istana kerajaan


Setelah berjalan cukup lama Huang Zi sampai di depan gerbang Istana


Para penjaga yang melihat Huang Zi langsung membukakan pintu karna mereka tau bahwa Huang Zi adalah murid dari Sakte Naga Langit


Sesanpai nya di dalan istana Huang Zi pun mencari keberadaan Guru nya tapi dua tidak menemukan gurunya dimana mana


"Sepertinya guru belum kembali lebih baik aku tunggu sambil berlatih"


Huang Zi pun berniat berlatih di belakang istana disana terdapat sebuah tanah kosong yang cukup luas


Sebelum Huang Zi melangkah ketanah Kosong dia di hampiri oleh seseorang


"Hormat Putri Mei" Ucap Huang Zi memberi Hormat


"Huang Zi sedang apa disini apa kau menerlukan sesuatu" Tanya Putri Mei yang melihat Huang Zi ada di sana


"Tidak Putri Mei saya hanya ingin berlatih sambil menunggu guruku kembali dan sepertinya disana cocok

__ADS_1


untuk tempat saya berlatih" Ucap Huang Zi Sambil menunjuk ke lahan kosong


"Huang Zi kau boleh kau aku ikut berlatih bersama mu" Ucap Putri Mei dengan nada memohon


Walau pun Mei seorang Putri tapi dia juga seorang pendekar kelas III karna dia sering dilatih oleh Jendral dan ayah nya untuk sekedar menjaga diri jika ada yang ingin mencelakai nya


"Baiklah jika Tuan Putri ingin berlatih bersama mari" Ucap Huang Zi sambil berjalan ke lahan kosong


Huanh Zi disana banyak memberikan masukan mengenai cara memegang pedang yang terlalu keras gerakan yang kaku dan dia pun memberikan penjelasan tentang teknik berpedang


Putri Mei yang mendengar nya begitu antusias dan selalu menuruti perkataan Huang Zi


Satu jam berlalu Huang Zi dan Putri Mei berlatih di tanah kosong dan Guru Yui pun memghampiri mereka


"Hormat Tuan Putri Mei" Ucap Yui ketika sampai di sana


"Hormat Tetua Yui" Ucap Putri Mei sambil menyudahi latihan nya


"Tuan Putri maaf mengganggu tapi saya ada keperluan dengan murid saya" Ucap Yui dengan ramah


"Tidak apa apa Tetua Yui aku pun sudah selesai berlatih bersama Huang Zi" Ucap Putri Mei dengan senyum


Yui Pun lantas pamit undur diri dan


membawa Huang Zi ke kamarnya untuk membicarakan sesuatu Yui Takut jika bicara di luar akan ada yang mengetahui nya


"Hua'er apa kau sudah tau dimana letak markas mereka" Ucap Tetua Yui memulai pembicaraan mereka


"Aku belum tau pasti tapi aku sempat mengikuti seseorang yang akan menyewa kelompok pembunuh bayaran ketempat mereka" ucap Huang Zi dengan serius


"Jadi begitu yah, aku juga mendapatkan informasi jika kelompok mereka dilindungi salah satu jagoan aliran hitam dari kaisar Tang" ucap Yui sambil menghela napas


"Jagon dari Kaisar Tang? kenapa mereka melindungi pembunuh bayaran di kaisar Han"


"Aku juga tidak tau, yang jelas sepertinya ini akan sangan berbahaya jika benar informasi yang aku dapat bukan tidak mungkin pembunuh bayaran yang ada di ibukota merupakan pendekar dari kaisar Tang"


"Lalu apa rencana kita selanjutnya Guru"


"Lebih baik kita kembali dulu ke sakte dan memberi tahukan maslah ini kepada para Tetua, terlalu berbahaya jika kita menghadapi mereka hanya sekarang"

__ADS_1


__ADS_2