LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Bertemu Putri Dewa Iblis


__ADS_3

Setelah mereka meninggalkan desa itu Huang Zi pun segera mencari sumber angin yang begitu panas itu ..


"Kau mau kemana bocah bodoh" ucap Zhu dengan tampang kesal


"Aku akan mencari sumber dari jurus angin ini" ucap Huang Zi yang tidak menghentikan larinya


"Dasar bodoh sudah kubilang kau tidak akan sanggup melawan nya" ucap Zhu dengan begitu kesal


Huang Zi tidak menghiraukan nya dia terus berlari hingga ketengah desa disana nampak ramai warga yang berlari dan menjerit karna merasa kulit mereka terbakar ,,,


"Ahh sial siapa sebenarnya orang yang menggunakan jurus ini kenapa dia menyerang desa ini" umpat Huang Zi dalam hati


Setelah berjalan lumayan lama akhirnya Huang Zi menemukan sesorang wanita cantik dengan mata tertutup sedang duduk di sebuah batu ,,


Huang Zi yang merasakan jurus aneh itu berasal dari seorang wanita yang sedang duduk itu langsung menghampirinya


"Tak menyangka aku bisa bertemu dengan mu lagi Zhu " ucap wanita itu sambil membuka matanya


"Siapa kau sebenarnya dan kenapa kau menyerang desa ini" ucap Huang Zi dengan penuh kewaspadaan


"Hahha Zhu sepertinya kau tidak mengatakan apa pun tentang aku" ucap wanita itu sambil tertawa lantang


Huang Zi yang mendengar nya hanya menerutkan dahi karana wanita itu mengenal sosok penjaga kitab dewa kematian itu ,,


"Paman Zhu siapa sebenarnya dia kenapa dia bisa mengenalmu" ucap Huang Zi menatap Zhu yang ada di sampingnya


"Dia adalah putri dewa iblis, dia lah yang telah mencuri semua kitab yang membuat dunia ini menjadi kacau seperti sekarang ini" ucap Zhu dengan serius


Huang Zi hanya menyeritkan dahi karna dia begitu tidak mengerti dengan situasi yang dia alami apalagi menyangkut tentang kitab dewa yang di curi itu


"Zhu bagai mana keadaan ayah ku disana apakah dia bahagia setelah kepergianku" ucao wanita itu


"Kau sangat keterlaluan, kau adalah putri seorang dewa kenapa kau justru berhianat dan kau berniat menentang ayah mu sendiri hah" ucap Zhu dengan marah


"Haha Zhu kau tidak tau apa apa tentang aku, kalian para dewa hanya berlagak so suci saja, padahal kalian semua tidak ada bedanya dengan iblis" ucap wanita itu dengan lantang

__ADS_1


Zhu yang begitu marah ingin menyerang wanita itu tapi dia tidak bisa melakukan nya, karna dia hanya arwah yang menjaga kitab itu dan tidak di izinkan untuk bertarung ,,


Huang Zi yang mendengar itu sebenar nya setuju karna dia pun berpikir semua dewa sama saja seperti manusia ada yang serakah dan licik tapi dia tidak setuju dengan apa yang di perbuat putri itu dengan ingin menghancurkan dunia ini


"Haha sepertinya bocah itu begitu berharga sehingga kau menjaga dia bukan begitu Zhu" ucap wanita itu dengan senyum meledek


"Hua'er cepat pergi dari sini, aku sudah bilang bahwa kau takan mampu menghadapi nya" ucap Zhu dengan lantang


"Setelah datang kesini ingin pergi hahha kau hanya mimpi" ucap wanita itu sambil berdiri


Huang Zi bersiap mengeluarkan pedang nya untuk menyerang wanita itu ,,


"Hua'er cepat pergi kekuatanmu takan bisa menghadapinya" ucap Zhu dengan cemas


Huang Zi begitu bingung dengan situasi nya jika dia pergi desa ini akan hancur tapi jika dia tidak pergi dia pun tidak yakin bisa menghadapi wanita yang ada di depan nya itu


"Jurus Langkah Naga membelah awan" "Jurus Tapak Dewa Petir" ucap Huang Zi mengeluarkan jurus Tapak nya


Duuuuar ,


"Haha jurus dewa petir memang hebat tapi itu tidak akan cukup untuk melawanku" ucap wanita itu sambil mengeluarkan hawa panas di tubuh nya


Huang Zi yang merasa kulitnya melepuh menggunakan jurus tubuh dewa petir untuk menahan jurus yang menyayat kulit nya itu


Wanita itu tidak tinggal diam ketika jurus panas nya tidak berpengaruh pada Huang Zi dia maju menyerang Huang Zi


Huang Zi menyambut semua serangan dengan pedang nya,, walau pun Huang Zi bisa di bilang pendekar hebat di Kaisar Han tapi di mata wanita itu kekuatan Huang Zi tidak ada apa apa nya,,,


Berkali kali Huang Zi terpental dan mengeluarkan darah dari bibirnya,, bajunya pun sudah compang camping akibat serangan yang mengenai nya


"Amarah Dewa Petir" ucap Huang Zi saat sudah benar benar terdesak oleh Wanita itu ,,


"Hahha ternyata kau sudah menguasai semua jurus dari kitab Dewa petir yah" ucap Wanita itu sambil mengambil jarak


Huang Zi tidak menghiraukan nya dia terus menyerang wanita itu dengan petirnya walau begitu wanita itu bisa menghindarinya dengan mudah ,

__ADS_1


Semakin lama Huang Zi memakai jurus amarah dewa petir, tenaga dalam nya semakin bangak berkurang membuat dia begitu prustasi karna sekuat apa pun dia menyerang wanita itu nyata nya tidak menimbulkan epek apa apa pada tubuh wanita itu


"Hua'er dia adalah seorang putri dari seorang dewa, takan mudah untuk mengalahkan nya, bukan kah sudah ku bilang dari awal" ucao Zhu yang panik melihat kondisi Huang Zi,, dia pun tidak bisa melakukan apa apa saat ini


Huang Zi pun menatap wanita di depan nya dangan gemetar dia baru bertemu orang yang begitu sulit untuk di lukai


"Hahha aku tidak akan membiarkanmu hidup,karna kau hanya akan menjadi penghalang bagi rencana ku kedepan nya" ucap wanita itu mengeluarkan tombak yang di selimuti api dan melemparkan nya pada Huang Zi


Huang Zi yang sudah kehabisan banyak tenaga dalam mencoba untuk menghindar karna dia yakin tombak itu bukan tombak biasa ,,


Ketika tombak itu hampir mengenainya seorang pria menangkis tombak itu dengan pedang nya ,, wanita itu tidak percaya jurus nya bisa di tangkis dengan begitu mudah


"Lu'er kau sudah keterlaluan" ucap Pria itu dengan lantang


"Ayah apa yang kau lakukan di sini bukan kah dewa sepertimu tidak bisa turun ke dunia ini" ucap wanita itu terkejut saat tau pria di depan nya adalah ayah nya sendiri


"Aku selama ini diam karna kau adalah putriku tapi aku tidak akan tinggal diam lagi setelah melihat kelakuanmu" ucap pria itu dengan marah dan mengeluarkan sebuah rantai dari telapak tangan nya


"Anggap saja kau sekarang beruntung bocah lain kali aku akan mencari dan membunuhmu" ucap wanita itu sambil menghilang dari sana karna dia tidak mungkin bisa mengalahkan ayahnya yang merupakan salah satu dewa terkuat


Huang Zi yang sudah tidak bisa menahan tubuhnya langsung jatuh pingsan ketanah


Setelah beberapa hari Huang Zi pingsan Huang Zi sadar dan mendapati dirinya di sebuah ruangan serba putih dan ada seorang pria yang sedang meracik sesuatu


"Diamana aku" ucap Huang Zi mencoba bangkit dari tidur nya


"Istirahatlah dulu badanmu masih sangat lemah" ucap pria itu sambil meracik sesuatu


"Maaf paman aku hanya ingin tau dimana ini" ucap Huang Zi saat sudah duduk


"Kamu ada di dimensi yang aku buat, sekarang kamu tenanglah" ucap pria itu sambil memberikan racikan obatnya


"Maaf kalo saya boleh tau siapa paman ini" ucap Huang Zi sambil meminum racikan itu


"Aku Lu Xingsheng ayah Lu Shilin orang yang telah membuat dunia ini menjadi kacau"

__ADS_1


__ADS_2