LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR
Perjalanan Keluar Sekte


__ADS_3

Raut wajah cemas dan takut pun terpancar dari para tetua mereka berpikir hal yang sama dengan Patriak .


"Aku tau kalian merasa cemas, tapi ini merupakan langkah terbaik untuk saat ini" ucap Huang Zi yang melihat raut wajah para tetua sekte


"Tetua Huang bukan kah kita sebaiknya kembali terlibat dalam dunia persilatan dengan begitu kita semua dapat betarung bersama memerangi aliran hitam" ucap tetua Zo yang merasa cemas akan situasi sekte jika tidak ada Huang Zi


"Tetua Zo apakah tetua berpikir jika kita terlibat secara terbuka sekarang, bukan tidak mungkin sekte sekte aliran hitam akan kembali menyerang kita dengan kekuatan penuh, dan jika itu terjadi aku tidak yakin kita akan bertahan, dengan kekuatan kita yang sekarang" ucao Haung Zi menatap tetua Zo dengan tajam


Semua orang nampak diam, mereka berpikir bahwa ucapan Huang Zi ada benar nya dengan kondisi sekarang mereka tidak akan mampu bertahan jika di serang oleh aliran hitam dengan kekuatan penuh


"Tetua Huang bagaimana caranya kami menutupi kabar kepergianmu dan beberapa tetua" ucap Patriak Li yang merasa omongan Huang Zi ada benar nya


"Patriak aku akan pergi tengah malam, aku ingin kalian bersikap seperti biasa dan aku minta beberapa murid kepercayaan para tetua untuk menjaga kediamanku, dan kediaman para tetua yang pergi ikut pergi denganku, jangan membiarkan seorang pun masuk ke kediaman kami selagi kami pergi" ucao Huang Zi


Patriak dan Para Tetua akhirnya menyetujui ide Huang Zi, karna menurut mereka itu adalah solusi terbaik yang dimiliki .


"Tetua Huang lalu kapan kau akan berangkat, dan berapa tetua yang akan kau bawa pergi keluar sekte" ucap Patriak Li


"Aku akan berangkat malam nanti, aku akan membawa 4 orang tetua untuk pergi keluar bersamaku"


"Lalu siapa saja para Tetua yang akan kau ajak pergi"


"Aku akan membawa tetua Ho, tetua Zo, tetua Ning, dan tetua Yui"


"Bagai mana apakah kalian bersedia mengikuti Tetua Huang pergi keluar sekte" ucap Patriak sambil menatap keempat tetua


"Kami bersedia Patriak" ucap keempat tetua dengan serempak


"Baiklah kalo begitu, aku harap kalian berhati hati di luar sana" ucap Patriak memandangi para tetua yang akan meninggalkan sekte


Setelah itu rapat pun selesai mereka pun kembali ke kediaman mereka masing masing


-----


Menjelang malam Huang Zi dan Yui pun sudah selesai dengan persiapan mereka

__ADS_1


"Sayang, apakah kau yakin akan ikut bersamaku" ucao Huang Zi yang merasa ragu membawa Yui


"Apakah kau meragukan kekutan ku" ucap Yui dengan mengerucutkan bibirnya


"Bukan begitu, aku hanya tidak ingin terjadi sesuatu padamu"


"Aku yakin, kamu takan membiarkan sesuatu terjadi padaku bukan" ucap Yui sambil menatap Huang Zi


Huang Zi hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal karana sipat keras kepala kekasih nya itu


Saat sedang mengobrol ketiga tetua pun datang ke kediaman Huang Zi


"Hua'er kami sudah siap untuk berangkat" ucap Tetua Zo


"Tetua Zo kita akan berangkat tepat tengah malam jadi kalian masuklah dulu"


Huang Zi pun membawa ketiga tetua ke ruang tengah untuk minum teh sebelum mereka berangkat


"Hua'er kemana tujuan kita setelah pergi dari sekte" ucap Tetua Zo memulai percakapan


"Tetua Zo aku pun belum tau kita akan pergi kemana, yang jelas kita akan pergi membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan"


"Tetua, kita akan bergerak secara diam diam, dengan begitu kita dapat dengan mudah membantu para sekte yang sedang butuh bantuan"


"Baiklah kami mengerti" ucap para tetu, mereka merasa bangga karna selain kuat Huang Zi pun memiliki sipat seorang pemimpin dan mereka yakin bahwa Huang Zi akan menjadi ketua sekte yang hebat di masa depan


Setelah menunggu mereka pun bergerak meninggalkan sekte tidak ada yang tau mereka keluar sekte karna mereka keluar secara diam diam


Mereka pergi keluar sekte memkai topeng, karna mereka tidak ingin ada yang mengetahui identitas mereka sebagai tetua sekte naga langit


Mereka pun terus berlalari hingga menjelang pagi mereka melihat sekelompok pendekar yang tengah beristirahat


"Tetua, apakah kalian melihat mereka" ucap Huang Zi


"Kami melihatnya Hua'er lalu apa yang akan kita lakukan" ucap Tetua Ho

__ADS_1


"Kita akan mencari tahu siapa mereka, jika mereka berasal dari aliran hitam kita bunuh saja mereka" ucap Huang Zi yang dianggukan oleh para tetua


Setelah itu mereka pun bergerak kearah para pendekar itu, para pendekar yang melihat 5 pendekar memakai topeng muncul di hadapan mereka, langsung mengambil sikap siaga


"Siapa kalian dan ada keperluan apa kalian kesini" ucap salah satu pendekar


Huang Zi bisa melihat dari 50 pendekar hanya ada 2 pendekar suci dan sisa nya pendekar raja sampai pendekar Kaisar


"Kenapa kalian diam saja, apa kalian tuli hah" ucap pendekar itu kesal karna pertanyaan nya di acuhkan


Huang Zi dan para tetua tidak mendengarkan omongan mereka, Huang Zi dan para tetua sedang fokus mencari tau dari mana mereka berasal


"Kalian tunggu apalagi serang mereka" ucap salah satu pendekar


Dengan sipat mereka yang arogan dapat di pastikan bahwa mereka bukan dari aliran putih


Huang Zi pun mengeluarkan pedang nya dia pun menyambut puluhan pendekar yang menyerang nya, para tetua pun tidak tinggal diam mereka pun ikut bertarung bersama Huang Zi


Banyak jeritan serta benturan pedang terdengar disekitar pertempuran, setiap tebasan Huang Zi dapat membunuh sekitar 2 orang


tidak butuh waktu lama mereka ber 5 pun bisa mengahabisi para pendekar itu dan hanya menyisakan 1 orang dengan luka cukup parah


Huang Zi pun menghampiri pendekar itu dengan tatapan tajam, melihat itu pendekar itu pun ingin sekali melarikan diri tapi dengan kondisi nya sekarang dia hanya bisa menelan ludah nya sendiri


"Sebenar nya siapa kalian, apakah kami pernah menyinggung kalian" ucap pendekar itu setelah menyadari kekuatan keempat pendekar topeng itu


Huang Zi pun menatap tajam kearah pendekar itu lalu di menghunuskan pedang nya tepat di leher nya


"Seharusnya aku yang bertanya, dari mana asal kalian kenapa kalian berada di hutan ini, jika kau memberikan jawaban yang memuaskan mungkin aku akan membiarkanmu tetap hidup" ucap Huang Zi karna dia merasa hutan itu belum terlalu jauh dari sekte nya


"Kami adalah anggota sekte macan kumbang, dan kami hendak pergi ke sekte teratai ungu" ucap pria itu dengan cepat setelah mendengar ucapan Huang Zi


Mendengar itu Tetua Ho pun langsung menghampiri pendekar itu


"Bukan kah sekte teratai ungu adalah sekte aliran putih kenapa kalian sekte aliran hitam ingin pergi kesana" ucap Tetua Ho

__ADS_1


Ketika ingin menjawab pendekar itu pun tewas setelah terkena sebuah tebasa, melihat itu Huang Zi dan Tetua Ho pun mundur


Dari kejauhan nampak 2 orang pendekar memakai baju hitam mantap tajam kearah Huang Zi dan para Tetua


__ADS_2