
Para pendekar itu lalu menatap sekelilingnya dan menemukan banyak pendekar yang tergeletak di tanah.
"Tetua Ma bagaimana ini" tanya salah seorang pendekar itu
"Aku juga tidak tau tetua Leng, yang jelas kita tida bisa mendekat kesana" ucap tetua Ma sambil menunjuk kearah Huang Zi
"Lebih baik kita periksa mereka, siapa tau diantara mereka ada yang bisa kita selamatkan" ucap Tetua Ma pada anggotanya
Mereka semua bergerak kearah para pendekar yang sedang terkapar di tanah, tapi belum sempat mereka mendekat sebuah petir hampir mengenai salah satu anggota mereka.
"Tetua Leng kita tida bisa mendekat kesana, jika kita paksakan aku takut kita akan bernasib sama seperti para pendekar itu" ucap salah satu pendekar sambil menunjuk kearah Yui dan para tetua yang sedang tidak sadarkan diri
-----------
Di alam bawah sadar, Huang Zi nampak sedang berlatih bersama Raijin dia begitu giat berlatih karna dia ingin secepatnya bisa mengendalikan kekuatan dari kitab dewa petir .
"Hua'er kita sudahi dulu latihan hari ini,, kita akan melanjutkan lagi besok" ucap Raijin dengan ramah
"Senior aku masih ingin berlatih, aku ingin cepat bisa menguasai semua jurus dari kitab dewa petir ini" ucap Huang Zi sambil memegang salah satu kitab dewa petir.
"Hua'er aku tau kau pasti cemas dengan keadaan teman teman mu tapi berlatih terburu buru tidak akan berdampak baik pada pelatihanmu" ucap Raijin sambil duduk di sebuah batu .
"Senior aku hanya ingin cepat cepat bisa menyembuhkan mereka, aku tidak ingin hal buruk terjadi pada mereka" ucap Huang Zi dengan wajah yang merasa bersalah.
"Sudahlah Hua'er kau masih punya banyak waktu untuk menyelamatkan mereka" ucap Raijin sambil berdiri dan menepuk pundak Huang Zi
Huang Zi akhirnya menuruti kata kata Raijin dan langsung pergi untuk beristitahat ,,,
Huang Zi setiap hari selalu memikirkan nasib teman teman nya terlebih lagi keadaan Yui, dia tidak bisa membayangkan jika sesuatu terjadi pada mereka.
__ADS_1
"Aku harus secepatnya menguasai semua jurus kitab dewa petir ini" ucap Huang Zi dengan penuh tekad
**
Tak terasa sudah 5 bulan Huang Zi berlatih di alam bawah sadarnya sendiri, sekarang dia sudah bisa menguasai 70 % kekuatan dari asli dari kitab dewa petir.
"Bagus Hua'er kamu sudah bisa menguasai 70% kekuatan dari kitab itu, aku yakin sebelum satu tahun kmu sudah bisa menguasai jurus dari kitab itu dengan sempurna" ucap Raijin setelah selesai latihan,
"Terimakasih senior ini semua berkat bantuan senior,, aku takan bisa mencapai titik sekarang ini,tanpa bantuan senior,, sekali lagi terimakasih" ucap Huang Zi sambil membungkuk..
Huang Zi sendiri sudah menganggap Raijin seperti gurunya sendiri. karna selama ini Raijin melatih dirinya dengan tekun dan baik tak jarang juga Raijin memberikan masukan di setiap gerakan yang di lakukan Huang Zi ..
"Hua'er ada yang ingin aku sampaikan kepadamu" ucap Raijin dengan wajah berubah serius
"Baiklah senior aku akan dengan senang hati mendengarkannya" ucap Huang Zi sambil menyarungkan pedang nya.
"Hua'er sebenarnya kitab itu hanya bisa di pelajari dan di sempurnakan oleh seorang dewa" ucap Raijin sambil menghela napas berat
"Tenanglah Hua'er kau masih bisa menguasai kitab itu dengan sempurna asalkan-" ucapan Raijin terpotok oleh Huang Zi yang begitu semangat
"Asalkan apa senior, aku pasti akan melakukan apapun asalkan aku bisa menguasai kitab itu dengan sempurna" ucap Huang Zi yang kembali bersemangat karna masih memiliki harapan untuk menyelamatkan teman teman nya.
Raijin hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum kearah Huang Zi "Hua'er kitab itu bisa kau sempurnakan asalkan kau sudah berada di tingkat pendekar dewa" ucapan Raijin membuat semangat Huang Zi menjadi pudar.
Huang Zi pun nampak terdiam dan berpikir, "Bagaimana mungkin aku bisa mencapai tingkat pendekar dewa dengan waktu yang begitu singkat" ucap Huang Zi dalam hati
Raijin yang melihat itu tersenyum kearah Huang Zi " Hua'er aku akan mengajarimu sesuatu, aku yakin setelah kau menguasai apa yang aku ajarkan tingkat pelatihan mu akan naik drastis" ucapan Raijin membuat Huang Zi menatapnya dengan mata membara
"Senior mohon bimbingannya,, aku akan melakukan apapun yang senior perintahkan" ucap Huang Zi dengan penuh tekad
__ADS_1
"Baiklah, kemarilah dan usahakan jangan menolak apapun yang masuk kedalam tubuhmu apa kau mengerti" ucap Raijin dengan sungguh sunguh, dan mendapat anggukan dari Huang Zi tanda bahwa dia setuju
"Tahanlah, ini mungkin akan terasa begitu sakit" ucap Raijin sambil mengarahkan tangan nya kepundak Huang Zi,,
"Anak ini rupanya dia sudah memiliki struktur tulang sejati pantas saja dia bisa menahan 70% kekuatan dari jurus kitab amarah dewa" ucap Raijin sambil menggelengkan kepalanya
Tiba tiba tubuh Huang Zi terasa remuk, tulang tulangnya patah saat tangan Raijin memegang pundak Huang Zi .
"Arrrrrrrgggggggggg" terikan Huang Zi terus menggema selama proses penempaan tulang berlangsung .
Selama 4 jam lama nya akhirnya Huang Zi bisa merasakan perbedaan dari tubuh nya setelah rasa sakit yang di terimanya berkurang perlahan lahan hingga Huang Zi tidak merasa sakit pada tubuh nya.
"Hua'er bagaimana, apa sekarang kau merasakan perbedaan di tubuhmu" ucap Raijin sambil menatap Huang Zi
"Senior aku merasa tubuhku lebih bertenaga dan lagi sekarang aku bisa merasakan tenaga dalam, di dalam tubuhku bertambah menjadi 3000 lingkaran" ucap Huang Zi sambil berdecak kagum akan perubahan tubuhnya.
Raijin yakin jika tubuh Huang Zi tidak akan mudah untuk di lukai oleh senjata apapun, apalagi dengan Kualitas tulang Huang Zi yang sudah memiliki tulang Kaisar, struktur tulang paling tinggi dari semua struktur tulang yang ada.
"Hua'er sekarang aku akan mengajarimu sesuatu yang bisa membantumu naik tingkatan ke tahap pendekar dewa, apa kau siap" ucap Raijun dengan tatapan serius
"Aku siap senior" ucap Huang Zi kembali memejamkan matanya
Setelah itu Raijin kembali menyentuh pundak Huang Zi dan mengalirkan sesuatu kedalam tubuh Huang Zi
"Hua'er serap dan simpanlah energi yang aku berikan padamu" ucap Raijin sambil menahan tangan nya
Huang Zi mencoba untuk memahami apa yang di ucapkan oleh Raijin dia merasakan ada sesuatu yang masuk kedalam tubuhnya dan itu terasa hangat
Huang Zi terus menyerap energi yang di berikan oleh Raijin dan menimpannya di Dantian miliknya dan itu membuat tubuh Huang Zi begitu ringan.
__ADS_1
Setelah hampir 3 jam akhirnya Huang Zi bisa menyerap semua energi yang di berikan padanya dengan baik dan menyimpannya