
Haung Zi langsung bergegas meninggalkan restoran setelah membayar semua kerugian yang dia perbuat ...
"Senior apakah lembah neraka letaknya jauh dari sini" ucap Huang Zi sambil terus berlari menyusuri hutan
"Pendekar muda kita membutuhkan setidanya 15 hari untuk sampai kesana" ucap salah anggota sekte tengkorak hitam yang di bawa Huang Zi
"Apa memang selama itu untuk sampai kesana" ucap Huang Zi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Pendekar muda anda tidak perlu memanggil kami senior karna ilmu kami tidak ada apa apa nya di banding denganmu"
"Senior walau ilmuku lebih tinggi dari kalian tapi tetap saja kalian lebih tua dari pada aku"
Mereka tidak meneruskan obrolan mereka karna dari kejauhan mereka melihat puluhan pendekar yang menghadang jalan mereka ...
"Pendekar muda apa yang harus kita lakukan" ucap salah satu pendekar itu sambil berkeringat dingin saat melihat puluhan pendekar menghadang mereka
"Siapa kalian kenapa kalian menghalangi jalan kami" ucap Huang Zi dengan tenang
"Sebelumnya kami minta maaf karna mengganggu perjalanan kalian, tapi kalo boleh tau kalian dari mana dan hendak pergi kemana" ucap salah satu pendekar berbadan kekar sambil memegang pedang nya
"Kami dari desa daun, dan kami hendak pergi ke lembah neraka" ucapan Huang Zi membuat sebagian pendekar memandangi mereka dengan tatapan membunuh
"Jadi kalian dari alirah hitam yah" ucap Pria itu sambil menatap tajam kearah mereka
"Tapak Emas pembasmi iblis" ucap pria itu sambil mengarahkan sebuah tapak berwarna emas kearah Huang Zi
Kedua pendekar anggota tengkorak hitam terduduk lemas karna mereka bisa merasakan bahwa tapak yang diarahkan pada mereka bukan lah tapak sembarangan...
"Tapak Dewa Petir" ucap Huang Zi sesaat sebelum tapak besar mengarah padanya
Duuuuuuuuuuuuaaar ...
Tapak mereka saling beradu membuat area sekitar tertutup debu ..
Pria berbadan kekar dan puluhan pendekar itu terlempar jauh sedang kan Huang Zi hanya termundur beberapa langkah
"Senior mari kita pergi dari sini" ucap Haung Zi sambil mengarik kedua pendekar itu menjauh dari sana
Setelah debu itu menghilang puluhan pendekar dibuat terkejut karna mereka sudah tidak melihat ketiga pendekar yang mereka curigai sebagai anggota aliram hitam itu...
__ADS_1
"Ah siaal kemana mereka pergi, sebenarnya siapa dia kenapa dia bisa mengeluarkan jurus tingkat dewa" ucap pendekar berbadan kekar itu sambil terlihat kesal
"Tetua Cie apa yang harus kita lakukan sekarang" ucap salah satu pendekar disana
"Kita beritahu masalah ini kepada Patriak, masalah ini bukan hal main main sekarang aliran hitam mempunyai pemuda yang kita tidak tau seberapa kuat dia"
****
"Pendekar muda terimakasih sudah mau menolong kami" ucap salah satu anggota sekte tangkorak hitam
"Sudahlah,, mereka juga menghalangi jalanku" ucap Huang Zi sambil terus berlari
Mereka terus berlari tanpa henti selama 7 hari dan mereka singgah di sebuah hutan yang begitu sepi ..
"Kita akan beristirahat disini, Senior tunggulah disini aku akan mencari ayam hutan untuk kita makan"
"Pendekar muda bolehkah kami ikut besamamu mencari ayah hutan"
"Hais kalian ini, yasudah kalian saja yang mencari ayam hutan biar aku tunggu disini"
Huang Zi duduk di sebuah batu sambil menatap kearah langit..
"Pendekar muda apa kau tidak takut jika kami melarikan diri" ucap salah satu pendekar itu sambil menatap Huang Zi
"Kenapa Aku harus takut. jika kalian melarikan diri, aku tinggal datang ke sekte kalian dan kalian pasti tau apa yang akan aku lakukan pada sekte kalian"ucap Huang Zi dengan santai
kedua pendekar itu saling pandang sambil menelan ludah mereka masing masimg...
"Kenapa kalian masih diam saja" ucap Huang Zi dengan tatapn dingin membuat kedua pendekar itu berkeringan dingin ..
"Pendekar sebenarnya kami tidak keberatan mencari ayam hutan, tapi hutan ini merupakan wilayah kekuasaan sekte naga langit, kami takut bertemu salah satu tetua dari sekte mereka" ucap salah satu pendekar itu sambil menahan rasa takut nya
Huang Zi yang mendengar nama sekte naga langit langsung menatap para pendekar itu dengan tatapan yang tidak terbaca..
"Kenapa aku bisa tidak tahu jika kita sudah berada di wilayah sekte naga langit" gumam Huang Zi sambil menatap kedepan
"Kalian tunggu saja disini biar aku yang pergi mencari ayam hutan, aku yakin kalian akan aman diam disini"
Tanpa mengunggu persetujuan mereka Huang Zi langsung melesat kedalam hutan ..
__ADS_1
Huang Zi terus berjalan dan dia melihat seseorang yang tidak asing baginya
"Yu'er kau semakin cantik saja" ucap Huang Zi sambil berdiri diatas pohon
Yui yang tidak sadae tengah diawasi masih terus berlatih ilmu pedang nya,,
"Suatu saat aku pasti akan kembali" ucap Huang Zi sambil tersenyum kearah Yui
"Siapa disana" ucap Yui sambil menoleh kearah atas dan menemukan seorang yang sedang memandangi nya
Huang Zi yang menyadari tatapan dari Yui segera berbalik dan bergegas pergi dari sana.
"Tunggu" ucap Yui sambil bergegas menyusul pendekar yang sedari tadi memperhatikan nya
Huang Zi dengan cepat berlari kearah anggota tengkorak hitam berada,,
"Senior kita harus cepat pergi dari sini" ucapan Huang Zi membuat 2 pendekar itu saling pandang sebelum mereka mengikuti langkah Huang Zi pergi dari sana ..
Setelah berlari cukup lama akhirnya 2 pendekar yang merasa penasaram itu bertanya pada Huang Zi "Pendekar muda sebenarnya ada apa" tanya salah satu pendekar itu
"Tidak ada apa apa,, aku hanya ingin cepat sampai saja di lembah neraka" ucap Huang Zi membuat kedua pendekar itu mengerutkan dahi mereka
"Pendekar kalo boleh tau ada urusan apa sebenarnya kau pergi ke lembah neraka" ucap salah satu pendekar itu
"Aku kesana ingin menyelamatkan Putri Kaisar yang di tahan di sekte iblis biru"
"Pe.....nn..dekar bagai mana kau tau Putri Kaisar di tawan di sekte iblis biru" ucap salah satu pendekar itu sambil terbata bata
"Tidak penting aku tau dari mana, dari reaksi yang kalian tunjukan seperti nya benar jika Putri Kaisar ada disana bukan"
"Benar pendekar Putri Kaisar memang ada disana, tapi untuk menyelamatkan Putri Kaisar itu tidaklah mudah, pasti banyak pendekar tingkat tinggi yang menjaga nya"
"Karna itu aku membawa kalian bersamaku" ucapan Huang Zi sambil tersenyum penuh arti kearah mereka
Para pendekar itu hanya saling pandang sambil menelan ludah mereka masing masing ..
Mereka yakin jika senyuman yang di perlihatkan Huang Zi bukan sesuatu yang baik bagi mereka
"Apa pendekar muda akan mengorbankan kami untuk menyelamatkan Putri Kaisar" ucap salah satu pendekar itu
__ADS_1