Legenda Petarung (2)

Legenda Petarung (2)
Chapter... 109 : Miskin


__ADS_3

Seluruh ruangan terdiam saat Zhou Fan menyebut harga sampai tiga puluh ribu. Angka sebesar itu memang tak jarang muncul dalam pelelangan, hanya saja yang ditawar adalah sebongkah kristal beast tingkat kesembilan. Bukankah berlebihan?!


Bagi orang lain mungkin berlebihan, namun bagi Zhou Fan sama sekali tak berarti. Selama ia bisa mendapatkan kristal beast itu, bahkan jika harus mengeluarkan seluruh kekayaannya yang mencapai lima puluh ribu pun ia rela.


Jika melepas kesempatan ini, tak tahu seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencari satu kristal beast tingkat kesembilan elemen es. Lebih mudah menghasilkan kekayaan dibandingkan dengan kristal beast tersebut.


Selama ada tenanan herbal ia mampu membuat pill tingkat tinggi, dengan itu mendapatkan kekayaan hanya dengan duduk pun sudah dapat dipastikan.


Kekayaan Zhou Fan sebenarnya lebih dari itu, lima puluh ribu hanya jumlah uang kertas. Jika menghitung kekayaan yang ada padanya, mungkin sebanding dengan ratusan ribu uang kertas.


"Tiga puluh satu ribu," Suara dari dalam bilik masih terdengar, membuat semua orang memandang dengan heran.


Apakah dua orang ini gila, mereka menawar kristal beast yang dihargai sepuluh ribu dengan harga tiga kali lipat. Memang tidak waras!


Zhou Fan tak tahu siapa yang berada di bilik tersebut, selembar tirai tipis itu hanya memperlihatkan bayangan sesosok yang duduk dengan membawa sebuah gelas di tangannya. Yang ia tahu bahwa sosok tersebut adalah seorang wanita, itu terdengar dari suara saat dia berbicara.


"Empat puluh ribu." Tawaran Zhou Fan tak main main, dia langsung menambah sembilan ribu dari harga sebelumnya.


Seluruh peserta tak ada yang dapat berkata, mereka hanya menyaksikan dengan pandangan mata terbuka.


"Empat puluh satu ribu,"


Mendengar tawaran masih saja dikeluarkan, Zhou Fan menggeram kesal. "Lima puluh ribu!"


Itu adalah jumlah yang seketika membuat orang tercengang, tapi Zhou Fan bahkan tak berniat untuk berhenti, sudah bersiap menambah harga lagi.


Namun ruang lelang hening, tak ada lagi yang menawar.


"Baiklah, karena tak ada yang menawar, maka kristal beast tingkat kesembilan elemen es ini menjadi milik tuan di kursi bagian kanan." Wanita muda yang selaku adalah pembawa acara mengesahkan Zhou Fan sebagai pemenang barang kedelapan.


Dok dok dok...


Mendengar ketukan palu membuat Zhou Fan tersenyum. "Ini adalah kristal kelima. Wei'er, aku akan menyelamatkanmu!" batinnya dengan tekad menbara, semangatnya bergejolak setelah mendapatkan kristal kelima.


Pandangan matanya tak sengaja kembali ke bilik wanita yang sengaja mempersulit nya. Tak tahu apa niat wanita itu sebenarnya, yang ia tak berharap wanita itu mencari masalah dengannya.


Bukan karena takut, tapi ia malas menanggapi masalah masalah seperti itu.


Lelang kembali berjalan, kini saatnya barang ke sembilan keluar. Namun Zhou Fan tidak terlalu berminat, juga tidak menyimak terlalu dalam. Ia berada di sana hanya sekedar menyaksikan.

__ADS_1


Namun sampai lelang berakhir Zhou Fan tak tertarik dengan barang kesembilan bahkan kesepuluh. Dua barang utama itu adalah sebuah senjata, walau itu adalah senjata rank mitick juga tidak akan berguna di tangannya.


Bertahap semua orang meninggalkan ruang lelang. Namun untuk beberapa orang yang telah mendapatkan barang lelang tidak langsung meninggalkan gedung dan menunggu di lobi depan.


Zhou Fan duduk di salah satu kursi bersama dengan Ciu San dan juga Zhi Long, sementara Zhou Jim masih tenang di dalam saku jubahnya.


Seorang pelayan wanita datang dengan membawa tiga kotak, Zhou Fan dapat melihat jika tiga kotak itu adalah barang miliknya.


"Tuan, ini adalah barang yang engkau menangkan. Seluruhnya ada lima puluh enam ribu tujuh ratus, tuan hanya perlu membayar lima puluh enam ribu lima ratus. Dua ratus merupakan potongan karena telah memenangkan tiga barang sekaligus."


Zhou Fan mengangguk, kemudian mengeluarkan sejumlah yang dikatakan.


Setelah itu pelayan pergi, sementara Zhou Fan menghitung sisa uang kertas yang dia punya. "Hanya tersisa dua ribu, mungkin cukup untuk beberapa waktu. Namun sangat tidak mengenakan berjalan tanpa membawa uang."


"Kalian beli bahan bahan ini, kemudian bawa ke ruanganku." Zhou Fan memberikan sisa dua ribu kepada Ciu San, dia berniat membuat pill dan menjualnya untuk mendapatkan uang.


Ciu San serta Zhi Long mengangguk kemudian pergi mencari toko yang menjual bahan-bahan yang dibutuhkan.


Sepergian Dua Kapak Kembar Zhou Fan berniat kembali, namun seorang wanita datang mencegah jalannya.


"Di sebelah terdapat toko yang menjual kristal beast."


Zhou Fan memandang wanita ini dari atas sampai ke bawah. Tidak salah lagi jika wanita ini adalah wanita yang sama saat di kedai malam kemarin--Heng Biyu.


"Kau sengaja?"


Mendaoati pertanyaan dari pria muda di hadapannya, Heng Biyu malah tersenyum. "Kau sangat tertarik dengan kristal beast, aku memiliki banyak koleksi. Bagaimana jika kau pergi denganku?"


Zhou Fan membalikkan badan, ia sama sekali tak tertarik dengan tawaran wanita ini.


"Aku memiliki satu kristal beast elemen es, tapi hanya tingkat kedelapan."


Langkah kaki Zhou Fan seketika tertahan.


"Dugaanku benar, yang kau cari adalah kristal beast elemen es." Heng Biyu tersenyum percaya diri.


Sementara Zhou Fan menyipitkan mata. Nampaknya ia telah salah menilai wanita ini, ternyata tidak sesuai dugaannya. Wanita ini lebih cerdas dari pada yang ia kira, bahkan dapat memancing jawaban dengan kata-katanya.


"Meski begitu apa hubungannya denganku?" ucap Zhou Fan yang sengaja memancing niat wanita ini sebenarnya.

__ADS_1


Zhou Fan sangat yakin Heng Biyu memiliki sebuah rencana terhadapnya, entah itu apa dia juga tidak mengetahuinya.


"Aku dapat memberikannya kepadamu, tapi ada syaratnya."


Kedua mata Zhou Fan sedikit berkedut, kemudian berkata. "Kenapa aku harus percaya kepadamu?"


"Karena aku memang memiliki kristal beast tingkat delapan elemen es."


Sejenak Zhou Fan berpikir, kemudian mengangguk. "Baiklah, apa syaratnya?"


"Menikahlah denganku, jadilah suamiku."


Ugh!


Zhou Fan tak bisa berkata, apakah tidak salah yang ia dengar?


Melihat wajah Heng Biyu, Zhou Fan menghela nafas. "Tidak, aku sudah memiliki istri."


"Kau bisa meninggalkannya," ucap Heng Biyu dengan enteng.


"Itu tidak mungkin!"


"Jika begitu kau tak akan mendapatkan kristal itu."


Zhou Fan menggelengkan kepala, kemudian menbalikkan tubuhnya. "Jika begitu tak ada yang perlu kita bicarakan."


"Tunggu! Apakah kau yakin?" tanya Heng Biyu yang meragukan keyakinan Zhou Fan.


"Aku sangat yakin," ucap Zhou Fan tanpa keraguan.


Tujuannya mendapatkan kristal besst adalah untuk menyembuhkan sang istri. Jika ia mau meninggalkan istrinya sudah sejak lama ia lakukan. Namun Zhou Fan tidak akan melakukannya, karena itu bukanlah sifatnya.


"Tunggu, kau tidak bisa pergi!" Heng Biyu berjalan dan menghalangi Zhou Fan.


"Aku tak memiliki banyak waktu untuk berurusan denganmu."


Heng Biyu bergeming di tempatnya, kemudian duduk memohon. "Baiklah, aku memohon kepadamu. Bantu aku."


Zhou Fan mundur satu langkah, "Apa yang kau lakukan?"

__ADS_1


"Bantu aku, aku memohon kepadamu." Heng Biyu mengatakan dengan wajahnya yang sedikit basah.


Zhou Fan semakin bingung, bukankah beberapa saat yang lalu wanita ini terlihat sangat kuat dan percaya diri, mengapa dalam sekejap sudah berubah menjadi lemah dan tidak berdaya?


__ADS_2