Legenda Petarung (2)

Legenda Petarung (2)
Chapter... 186 : Inilah Keajaiban!


__ADS_3

Zhou Fan memasuki gedung alkemis, melihat ada Huo Yu di sana.


"Junior, akhirnya kau datang." Huo Yu menyambut Zhou Fan begitu sopan, membuat beberapa orang di sekitar memandang dengan heran.


"Mereka adalah para alkemis yang berada dalam naungan gedung alkemis. Mereka merupakan alkemis hebat dari segala penjuru Kekaisaran Han."


Zhou Fan masih diam mendengar perkataan Huo Yu.


"Kalian semua, perkenalkan dia adalah Zhou Fan. Jangan memandang dari usia, dia adalah alkemis hebat. Bisa dikatakan terhebat. Jika kalian bertanya dari mana aku mendapatkan kemajuan, dialah orangnya. Itu semua karenanya."


Puluhan alkemis yang berkumpul memandang Zhou Fan begitu lekat, keraguan besar masih bersarang di kepala mereka.


Apakah mungkin seorang pria muda berusia dua puluhan tahun lebih hebat dari mereka, lebih hebat dari Huo Yu yang mendapat julukan alkemis terhebat, bagaimana mungkin!


Meski telah mendengar pernyataan Huo Yu, mereka tidak bisa percaya begitu saja.


"Ketua, aku rasa kau terlalu berlebihan. Meski merupakan alkemis, paling juga hanya alkemis bintang dua." Seorang pria paruh baya berkata dengan lantang.


Huo Yu mengepalkan tangan, ia telah menganggap Zhou Fan sebagai senior dalam dunia alkimia, tapi orang ini malah memandang rendah Zhou Fan. Bukankah ini sama saja dengan merendahkan kemampuannya?!


"Cing Xu, perhatikan ucapanmu. Atau aku sendiri yang memberimu pelajaran."


Mendapat peringatan dari Huo Yu, pria paruh baya itu seketika diam. Namun beberapa saat kemudian dia berkata, "Jika benar dia sangat hebat, aku tantang untuk bertanding membuat pill. Bagaimana?"


"Cing Xu! Jangan keterlaluan, jika kau ingin bertanding biar aku yang menghadapimu." Huo Yu sangat kesal, dia maju menerima tantangan Cing Xu.


Menurutnya sangat mudah bagi Zhou Fan mengalahkan Cing Xu, maka dari itu tak perlu untuk turun tangan, dia saja sudah cukup.


Namun Cing Xu menangkap dengan cara pandang yang berbeda, dia mengira Huo Yu sengaja melakukannya karena khawatir yang ia sebut alkemis hebat itu kalah dipermalukan.


"Ketua, kenapa kau begitu cemas? Jika memang dia adalah alkemis hebat, bahkan lebih hebat darimu, apa yang kau khawatirkan?" Cing Xu tersenyum samar, semakin yakin jika Zhou Fan hanyalah alkemis rendahan.

__ADS_1


Huo Yu merapatkan gigi, tak tahan dengan sikap alkemis yang berada dibawah naungannya. Akan tetapi saat ia ingin kembali berkata, Zhou Fan maju dan langsung mengeluarkan tungku awan hitam.


"Jangan banyak omong, keluarkan tungku milikmu dan kita bertanding." Semua alkemis terkejut melihat Zhou Fan menerima tantangan, mereka sempat berpikir jika Zhou Fan tidak berani. Tapi melihatnya mengeluarkan tungku, mungkin mereka salah menilai.


Cing Xu beberapa saat terdiam, kemudian mengekuarkan tungku yang berukuran lebih besar dari tungku awan hitam. Dari segi penampilan juga lebih mewah dengan aksen emas yang melingkari bibir tungku.


"Jenis pill, aku yang tentukan. Apakah kau keberatan?" Cing Xu melirik Zhou Fan, berpikir syaratnya akan ditolak.


Namun tak butuh lama bagi Zhou Fan menyetujuinya, "Baiklah, seperti yang kau katakan."


Cing Xu mengeluarkan sebuah gulungan, membuka di hadapan semua orang. "Ini adalah resep pill pembentuk tulang, pill tingkat sembilan. Penilaian dari kecepatan proses pembuatan pill, juga kualitas pill yang dihasilkan."


Huo Yu menggelengkan kepala dengan pasrah. Bahkan ia sendiri tidak akan bisa mengalahkan Zhou Fan, tapi Cing Xu yang baru saja mencapai alkemis bintang lima dengan lagaknya menantang membuat pill tingkat sembilan.


"Pelayan, ambilkan bahan bahan ini." Cing Xu berkata kepada seorang pelayan, menyuruhnya mengambil bahan dari gudang penyimpanan.


Pelayan langsung pergi, sementara Cing Xu bertolak pinggang mengekuarkan ekspresi percaya diri. "Kalian semua harus menjadi saksi pertandingan ini, saksi kemenanganku."


Pelayan yang mengambil bahan kembali sembari membawa dua cincin penyimpanan, menyerahkan masing-masing satu kepada Zhou Fan dan juga Cing Xu.


Cing Xu berjalan mendekati tungku naga, tungku kesayangannya. Kemudian mengeluarkan bahan-bahan untuk membuat pill pembentuk tulang tingkat sembilan.


Sementara Cing Xu mulai bersiap, Zhou Fan memandangi cincin pemberian pelayan. Hal ini membuat para alkemis lain mencibir. "Apa yang dia lakukan, apakah sudah menyerah sebelum bertanding?"


Setelah beberapa lama hanya menelisik bahan-bahan yang ada di dalam cincin penyimpanan, Zhou Fan berduri di dekat tungku awan hitam.


Pill pembetuk tulang?


"Hem... Biar aku tunjukkan apa itu keajaiban," ucap Zhou Fan lirih sambil mengeluarkan bahan. Tangan mulai menjentikkan api, mengatur suhu dengan kedua tangan.


Wosh...

__ADS_1


Api dalam tungku awan hitam meluap-luap, Zhou Fan memasukkan semua bahan langsung dalam satu gerakan. Mata belasan alkemis terbelalak tak percaya.


"Apa yang dia lakukan, apakah dia berniat meledakkan tungku?" Beberapa alkemis berseru serentak, tindakan Zhou Fan sangat berbanding terbalik dengan tata cara pembuatan pill pada umumnya.


Cing Xu tersenyum, "Ternyata hanya pemula yang tak tahu tingginya langit. Ku kira akan susah, ternyata mudah." Dengan percaya diri Cing Xu memasukkan bahan satu persatu, tak lagi khawatir dengan Zhou Fan karena berpikir telah gagal.


Mereka semua berpikir Zhou Fan akan gagal, tapi tidak dengan Huo Yu yang sepenuhnya percaya. Itu hanya pill tingkat sembilan, bahkan dia telah membuat pill tingkat jiwa.


Ketua gedung alkemis itu malah menantikan kejutan seperti apa yang akan Zhou Fan tunjukkan. Cara Zhou Fan mengolah sangat berbeda dari apa yang ia ketahui selama ini, mungkin ia dapat mengambil pelajaran berharga demi kemajuannya.


Beberapa waktu berlaku dan suasana ruang pembuatan pill gedung alkemis masih begitu ramai dan menegangkan. Bukan hanya para alkemis yang berkumpul, tapi juga penjaga bahkan oelayan ikut menyaksikan pertandingan antara Cing Xu dengan Zhou Fan.


Zhou Fan yang mengatur suhu api dalam tungku awan hitam tiba-tiba menyatukan tangan dan selesai. Melihat lawan telah selesai, Cing Xu dengan cepat mengakhiri proses pembuatan pillnya.


Bisa dikatakan keduanya selesai dalam waktu bersamaan, meski Zhou Fan memulai pembuatan pill lebih lambat dari Cing Xu yang mana itu setengah dari waktu keseluruhan.


Zhou Fan menjauh dari tungku, begitupun dengan Cing Xu. Mereka mempersilakan para alkemis memeriksa siapakah pemenang dalam pertandingan.


Mereka berkumpul di tungku milik Cing Xu, membuka dengan semangat. Tak ada yang tahu apakah terdapat pill di dalam tungku, tapi kemungkinan Cing Xu untuk gagal sangatlah kecil.


"Pill pembentuk tulang tingkat sembilan." Salah satu alkemis mengangkatnya tinggi-tinggi.


Cing Xu tersenyum percaya diri, ia sudah tahu akan berhasil dan sangat yakin akan mengalahkan Zhou Fan. Bagaimana mungkin ia kalah dari seorang penipu, pikirnya.


Belasan alkemis itu berjalan menuju tungku awan hitam, nampak ekspresi mereka ragu jika di dalam tungku terdapat pill pembentuk tulang tingkat sembilan.


Satu alkemis mengulurkan tangan, membuka tungku. Begitu terbuka aroma harum menyeruak dan menyebar ke seluruh ruangan.


Huo Yu terperangah, penjaga juga pelayan terbuai akan aroma harum yang menyebar. Tangan alkemis tua yang membuka tungku gemetar, melihat sebutir pill yang nampak bersinar. "I-ini ... !"


Cing Xu merasakan firasat buruk, langsung menyerobot dan memeriksa sendiri. Begitu matanya menangkap penampakan pill yang ada di dalam tungku, tubuhnya terjatuh.

__ADS_1


"Pill pembentuk tulang tingkat sepuluh! Bag-bagaimana mungkin!"


__ADS_2