Legenda Petarung (2)

Legenda Petarung (2)
Chapter... 51 : Hanya Kesepakatan


__ADS_3

"Tunggu, apa maksudmu? Aku sama sekali tidak mengerti." Lan Ning mengejar Zhou Fan, bahkan tidak lagi mempedulikan pria tua yang sudah melarikan diri.


Zhou Fan terus berjalan, tapi Lan Ning terus mengikutinya sambil berusaha bertanya.


Lama kelamaan Zhou Fan tak tahan, sambil menghela nafas panjang pemuda itu berhenti.


"Tunggu, aku sama sekali tidak merencanakan ini. Sungguh bukan aku yang melakukannya." Lan Ning menjelaskan dengan tergesa, seolah itu sangat penting baginya.


Zhou Fan bukan orang yang impulsif, dia berpikir sejenak, mengamati wanita di hadapannya. "Apa pengakuanku sangat penting bagimu?"


"Itu sangat penting."


Jawaban Lan Ning membuat kening Zhou Fan mengerut.


"Karena teknik formasi?" Zhou Fan bertanya dengan suara datar.


Lan Ning mengangguk, membuat Zhou Fan terdiam untuk sesaat. "Sebenarnya apa yang akan kau lakukan dengan teknik itu, aku sudah mengatakan kepadamu bahwa aku tidak akan mengajarkan teknik ini kepada sembarang orang."


"Ning'er?"


Seorang pria tua berjalan mendekat, jika ditelisik bentuk wajahnya sangat mirip dengan Lan Ning. Zhou Fan langsung tahu bahwa pria tua itu merupakan Kepala Suku Mantis, ayah Lan Ning.


"Apa kau sudah mendapatkan teknik itu, adikmu sudah tidak akan bertahan lebih lama lagi." Lan Feng-ayah Lan Ning menghela nafas berat, menyiratkan sebuah beban besar yang dia hadapi saat ini.


Lan Ning tidak menjawab, matanya melirik Zhou Fan sambil tersenyum kecut. "Aku harap aku dapat mendapatkannya, ayah. Namun meyakinkan orang itu tidaklah gampang, aku masih membutuhkan waktu."


Lan Feng sekali lagi menghela nafas, pria tua itu kemudian pergi dengan langkah kaki lemas.


"Apa yang terjadi terhadap adikmu?" Zhou Fan bertanya dengan kening mengerut.


Lan Ning menoleh, wajahnya yang terlihat anggun kini sedikit berair.


"Adikku, dia memiliki susunan tubuh yang langka. Meski tubuhnya terasa hangat, dia tidak bisa bertahan dalam cuaca panas. Jadi dia harus hidup dikelilingi kristal beast berelemen es ...."


"Tapi beberapa tahun ini keadaannya semakin memburuk, kristal beast berelemen es tidak lagi mampu untuk menopang hidupnya."

__ADS_1


"Karena itu kau ingin mempelajari formasi, membuat sebuah dunia es agar adikmu bisa bertahan?" ucap Zhou Fan menebak apa yang ada dalam pikiran Lan Ning, dan itu sangat tepat.


"Bisakah kau mengajariku, ayah berkata jika adikku bertahan akan menghadiahkan satu satunya kristal beast tingkat kedelapan berelemen es yang ada di ruang harta kami."


Mendengar perkataan Lan Ning, Zhou Fan langsung mendengus. Ternyata wanita ini telah menyiapkan semua ini, bahkan memberikan kristal beast yang sebelumnya memang dia inginkan.


"Kau tahu jika aku memang mencari kristal beast berelemen es tingkat kedelapan, aku akan mengajarimu." Zhou Fan mengeluarkan sebuah gulungan, dan memberikannya kepada Lan Ning.


"Itu adalah gulungan yang berisi pemahaman dasar teknik formasi, jika kau ingin dapat menguasai tekniknya, kau harus dengan sabar mempelajarinya." Zhou Fan kemudian meninggalkan Lan Ning yang mematung di tempatnya.


"Datanglah jika kau telah memahami seluruhnya." Zhou Fan berkata tanpa berbalik.


Lan Ning mengangguk dengan cepat. "Aku akan segera datang!" Dia yakin dapat memahami apa itu formasi.


***


"Haih... Wanita yang merepotkan." Zhou Fan mendudukkan tubuhnya di tempat tidur.


"Aku tak menyangka kau memiliki hubungan yang dekat dengan Nona Lan."


Zhou Fan merebahkan tubuhnya, melirik ke arah pintu dengan malas. "Hubungan apa, apa yang kau katakan?"


Zhou Fan memicingkan mata, menatap Shao Mingrui tajam. "Apa aku harus memanggilmu paman, nada bicaramu sudah seperti orang tua saja."


"Ngomong ngomong, keadaan Kekaisaran Shao sekarang sangat kacau, sangat tepat jika kita memanfaatkan untuk menarik beberapa kekuatan." Zhou Fan tiba tiba duduk, mengeluarkan wajah serius.


"Menarik kekuatan juga harus memiliki dasar, tanpa masa depan yang terang, mana mau mereka bergabung." Shao Mingrui menggelengkan kepala dengan pasrah.


"Kita sudah mendapatkan satu kekuatan. Bukankah begitu, Nona Lan?" Zhou Fan melirik ke luar jendela, bersamaan dengan itu Lan Ning muncul di sana.


"Bagaimana kau bisa tahu bahwa aku akan datang?" Lan Ning menatap Zhou Fan dengan tajam, terlihat wajahnya sangat serius.


"Sejak kau mulai membuka gulungan itu, kau akan langsung datang menemuiku." Zhou Fan mengangkat dua tangannya setara bahu.


Wajah Lan Ning seketika berubah kesal. "Kau pasti sengaja, memberikan aku gulungan palsu lainnya."

__ADS_1


"Heh... Itu asli, hanya saja kau membutuhkan petunjuk dariku." Zhou Fan menyentuh kening Lan Ning dengan telunjuknya, semburat sinar samar terpancar dan menghilang seolah itu masuk ke dalam kepala wanita tersebut.


"Apa yang kau lakukan kepadaku?" Lan Ning berucap dengan panik, dia meraba kening mengacak poni yang semula tertata rapi.


"Sekarang kau bacalah kembali jika tidak mengerti, maka kau harus mengkhawatirkan penglihatanmu." Mendengar perkataan Zhou Fan, Lan Ning langsung membuka gulungan dan mencoba membacanya.


"Ini -- " Lan Ning membuka mulutnya lebar lebar, bahkan mungkin burung pun bisa masuk ke dalamnya.


"Aku akan kembali ketika sudah memahami isi gulungan ini." Setelah berkata, wanita itu pergi meninggalkan ruangan Zhou Fan.


"Aku tidak percaya jika kau tidak ada hubungan dengan Nona Lan." Shao Mingrui mengeluarkan tatapan menyelidik.


Namun Zhou Fan menanggapi dengan acuh tak acuh. Baginya tidak penting pandangan Shao Mingrui terhadapnya dan juga Lan Ning, yang penting dia tidak memiliki hubungan apapun selain kesepakatan yang sudah dilakukan.


"Sekarang bagaimana, kita sudah memiliki dukungan Suku Mantis. Setidaknya tidak terlalu sulit untuk mengumpulkan beberapa keluarga atau klan kecil di sekitar kota Bei Xian." Zhou Fan berjalan ke meja di dekatnya, mengambil guci yang ada dan menuangkan arak ke dalam sebuah gelas.


"Sebenarnya, aku masih memiliki beberapa kekuatan. Di Kota Chen, Penatua Song telah mengumpulkan beberapa kelompok dan itu tidak lebih lemah dari pasukanku yang dulu."


Mendengar hal ini, Zhou Fan mengelus dagu sambil berpikir. "Jika begitu akan lebih gampang, sekarang mari kita menentukan target kita yang pertama."


Zhou Fan membuka sebuah gulungan, itu adalah peta Kekaisaran Shao yang dia dapatkan sebelum ini saat perjalanan kembali.


"Di sini, Kota Chen. Anggap saja sebagai titik awal perjalanan. Di sebelah kota Chen, Kota Guaye, itu adalah wilayah yang paling memungkinkan untuk mengumpulkan dukungan ...."


Shao Mingrui mangut mangut, dan hanya mendengar penjelasan Zhou Fan. Dia mencermati setiap perkataan yang keluar dari mulut Zhou Fan dan menyetujui semua usulnya.


Setelah beberapa jam membicarakan masalah rencana mengumpulkan pasukan, Zhou Fan mengusir Shao Mingrui keluar.


"Hei, kau tidak bisa mengusirku. Bagaimana kau bisa bersikap seperti itu kepada saudaramu." Shao Mingrui berkata sambil berusaha menahan kakinya.


Namun Zhou Fan tidak peduli, dia terus mendorong Shao Mingrui hingga keluar. "Kau akan mengganggu waktuku jika terus berada di sini."


Hem...


"Kau mencari alasan untuk bersiap menyambut Nona Lan di ruanganmu. Jangan kau pikir aku tidak tahu." Shao Mingrui mendengus dan pergi dengan wajah dibuat kesal.

__ADS_1


Zhou Fan menutup pintu tanpa menghiraukan ucapan Shao Mingrui, ketika dia memutar tubuhnya, seorang wanita telah berada di sana.


"Andai aku tidak mengenalmu sebelumnya, mungkin aku akan berpikir serupa dengan pangeran ketiga."


__ADS_2