
Setelah kepergian Ciu San dan juga Zhi Long, Zhou Fan telah selesai dengan pemulihan tubuhnya. Ia bangun dan berjalan keluar, tak lupa mengajak Zhou Jim yang masih berada di dalam.
Menunggu akan sangat membosankan, lebih baik turun dan mengisi perut hingga kenyang.
"Tuan, engkau sudah keluar?"
Zhou Fan yang baru saja turun disambut oleh pelayan wanita, pelayan yang sebelumnya menunjukkan ruangan kepadanya.
Heem...
Zhou Fan berjalan menuju meja kosong yang ada di dekatnya, "Berikan aku makanan terbaik yang disediakan penginapan ini dan jangan lupa araknya."
Pelayan mengangguk, kemudian pergi ke belakang menyiapkan pesanan. Tak lama dia kembali dengan sebuah sup ikan, nampak nikmat dari kejauhan.
"Tuan, ini adalah menu andalan kami. Engkau tak akan kecewa bila menyantapnya." Pelayan meletakkan makanan di atas meja, kemudian pamit pergi.
Zhou Fan menghentikannya, mengeluarkan beberapa uang sebagai tip untuk si pelayan. Menerima itu, pelayan wanita nampak senang, dia pergi dengan senyum di wajahnya.
"Ini untukku, kau daging saja." Tangan melambai mengeluarkan sebongkah daging, menempatkan di piring lalu memberikannya kepada Zhou Jim.
Waktu berlalu dan Ciu San datang melintasi pintu penginapan, di belakangnya terdapat Zhi Long yang kemudian berjalan ke arahnya.
"Tuan muda, kami telah mengumpulkan semua bahannya."
Zhou Fan menerima cincin penyimpanan yang diserahkan kepadanya, memeriksanya sekilas lalu mengangguk puas. "Kalian pesanlah, aku akan mulai meracik pill tingkat delapan."
Ciu San duduk di sana, tanpa sungkan langsung memesan. Zhi Long duduk dengan tenang, sementara Zhou Jim ikut bersama Zhou Fan kembali ke ruangan.
Sampainya di ruangan Zhou Fan menutup pintu agar tak ada yang mengganggu. Mulai mengeluarkan bahan dan tunggu awan hitam.
Satu-persatu bahan keluar dari cincin penyimpanan. Ketika setangkai bunga berwarna putih terpampang nyata dalam pandangannya, seketika mata terbuka. "I-ini ...."
"Krisan bulan!" Zhou Fan memungut bunga itu, mengamatinya lebih dalam.
__ADS_1
Tidak salah lagi, memang itu adalah bunga krisan bulan.
"Dengan ini setidaknya bukan masalah jika membuat pill kultivasi tingkat sembilan." Zhou Fan tak mengira dari sepuluh bunga krisan yang dibeli terdapat krisan bulan. Krisan biasa merupakan bahan dasar pembuatan pill kultivasi tingkat delapan, tapi krisan bulan merupakan bahan utama pembuatan pill kultivasi tingkat sembilan.
Perbedaan di antara jenis bunga krisan ini memang sangat mustahil diketahui jika tidak teliti. Bunga krisan biasa seluruh kelopak berwarna putih sementara krisan bulan ada warna kuning samar di kelopak yang baru mekar.
Zhou Fan mulai mengolah pill, memasukkan bahan setelah suhu api berada di tingkat yang sesuai. Tidak seperti mengolah pill tingkat jiwa, pill kultivasi tingkat sembilan sudah menjadi makanan ringan baginya.
Seluruh bahan telah masuk ke dalam tungku, beralih ke tahap kristalisasi untuk menciptakan pill yang padat sehingga khasiat lebih terserap.
Meski proses kristalisasi cukup menguras tenaga dalam, sama sekali bukan masalah bagi Zhou Fan. Dengan sempurna ia menyelesaikan pembuatan pill kultivasi tingkat sembilan.
...
"Kalian kultivasi saja, jangan keluar sebelum menghabiskan pill kultivasi itu." Zhou Fan memberikan masing-masing lima pill kultivasi tingkat sembilan kepada Dua Kapak Kembar.
Dua saudara itu pun langsung masuk ke dalam ruangan dan memulai kultivasi mereka. Zhou Fan tak menaruh harapan terlalu tinggi untuk mereka, jika bisa naik ke tingkat petarung suci merupakan suatu yang baik, tapi jika tidak juga tidak apa.
Hari berganti, ketika keluar ruangan melihat dua pintu ruangan di sebelahnya masih tertutup rapat. Dia pun tak mengganggu, berjalan keluar.
Zhou Fan keliling pasar, wilayah Kota Huang bagian Selatan. Zhou Jim duduk tenang di dalam saku jubah, tak mengeluarkan suara ataupun gerakan.
Beberapa waktu berkeliling, perhatian Zhou Fan tetalihkan dengan sebuah bangunan megah yang berdiri di pusat pasar. Nampak ramai penuh pengunjung.
"Gedung alkemis?" Zhou Fan melihat tulisan dengan ukuran yang cukup besar, siapapun yang melintas sangat buta jika tidak melihat tulisan berwarna emas tersebut.
"Tuan, gedung alkemis hari ini sedang tidak melayani pembuatan pill. Engkau bisa kembali setelah mendapatkan kabar gedung alkemis kembali dibuka." Penjaga ini cukup ramah, membuat Zhou Fan tak enak jika langsung menerobos.
"Jika gedung alkemis tutup, mengapa banyak sekali pengunjung yang datang?"
Mendengar pertanyaan Zhou Fan, penjaga pria menoleh ke belakang. "Ketua kami baru saja mendapatkan teknik alkimia yang katanya sangat luar biasa, semua orang menyaksikan pembuatan pill demi membuktikan apakah memang teknik itu sangat luar biasa."
Zhou Fan mengedutkan bibirnya, mengapa ia merasa tidak asing dengan kejadian ini.
__ADS_1
Hem...
"Tidak penting, lebih baik aku mencari informasi tentang keberadaan Klan Sian." Zhou Fan bergumam pelan, pergi meninggalkan keramaian dan menuju beberapa kedai di sekitar. Siapa tahu juga mendapatkan informasi tentang kristal beast elemen es.
Satu-persatu kedai Zhou Fan masuki, tapi tak ada informasi berarti yang dapat ia kumpulkan. Bahkan saat bertanya tentang Klan Sian, mereka nampak bingung dan tak tahu.
Sampi malam Zhou Fan berkeliling, kembali ke penginapan karena tak mendapatkan apapun.
Hari demi hari berlalu, suasana Kota Huang bagian selatan tak lagi tenang ketika gedung aliemis berhasil menciptakan pill tingkat sepuluh berkualitas tinggi, mempunyai kualitas dua kali lipat dari pill tingkat sepuluh kebanyakan.
Penduduk berbondong-bondong menuju ke gedung alkemis, berniat mendapatkan pill kultivasi tersebut. Tidak terbatas pada penduduk biasa, bahkan klan besar dan juga tokoh tokoh besar berdatangan. Tujuan mereka satu, mendapatkan pill tingkat sepuluh dari gedung alkemis.
Pill tingkat sepuluh biasa saja sudah merupakan komoditas langka yang sangat dicari keberadaannya. Sekarang malah muncul pill tingkat sepuluh dengan khasiat dua kali lipat, bagaimana mungkin mereka mau melewatkannya begitu saja.
"Tuan, pill tingkat sepuluh akan dilelang siang nanti. Jika kau berniat mendapatkannya, maka datanglah saat siang." Seorang pelayan wanita berkata kepada Zhou Fan.
Kening bertahap mengerut, tidak suka dengan pandangan pelayan wanita yang seolah merendahkannya. Dia datang karena kemunculan pill tingkat sepuluh dengan khasiat dua kali lipat, dia ingin mencari tahu siapa yang telah membuatnya.
"Tuan, sebaiknya engkau kembali. Datanglah nanti siang. Siapkan uang yang banyak, jika tidak engkau tak akan dapat bicara di atas panggung lelang."
Zhou Fan masih bergeming, bersamaan dengan itu seorang pria tua berjalan keluar. Begitu pelayan wanita melihatnya, ia dengan terburu-buru menyambutnya. "Ketua, engkau akhirnya datang."
Pria tua tidak menghiraukan, tatapan matanya fokus dengan seorang pria muda yang berada di depannya. "Saudara, kebetulan sekali kau datang berkunjung."
Zhou Fan menengadahkan kepala, memandang pria tua yang tak lain adalah Pak Tua Huo.
Pelayan wanita terkejut bukan kepalang, memandang dengan tidak percaya. "Ke-ketua, a-apakah engkau mengenalnya?"
Mata Huo Yu menyipit, dia seketika paham tentang apa yang terjadi. Dia beralih kepada Zhou Fan. "Saudara, mari kita masuk ke dalam."
Pelayan wanita semakin gemetar melihat sikap Huo Yu yang begitu sopan.
Huo Yu yang menunjukkan jalan untuk Zhou Fan berhenti tepat di samping pelayan wanita. "Kau dipecat! Jangan kembali lagi ke sini."
__ADS_1