
Cala sudah siap dengan penampilan yang sangat cantik dan kesan seksi tidak tertinggal dari dirinya. Tepat jam delapan malam Cala berjalan keluar kamarnya, untuk menghampiri Ardi yang sudah menjemputnya untuk pergi ke pesta pertunangan yang dikatakan Ardi.
" kamu mau kemana ?" tanya Devi pada Cala saat dia melangkah menuruni anak tangga
" mau pergi kepesta teman " jawab Cala
" ganti gaun mu, itu terlalu terbuka " perintah Devi
" gak ada waktu bunda " sahut Cala
" ganti atau kamu tidak pergi " ucap tegas Devi
" yang jemput Cala sudah datang, jangan tunggu Cala kalian bisa istirhat lebih dulu, Cala bisa pulang ke apartemen " ucap Cala sambil berjalan keluar rumah.
" CALA " teriak Devi namun tak dihiraukan
" kamu liat bagaimana kelakuan anak mu, yang sama persis seperti dirimu suka membangkang " ucap Devi pada Raka yang sejak tadi diam memperhatikan Devi dan Cala.
" iya dia memang anak ku " sahut Raka
" memalukan " ucap Devi lalu berjalan kekamarnya.
.
.
Ardi sangat sulit untuk memalingkan tatapan dari Cala yang terlihat sangat cantik dan menggoda, apalagi bagi pria dewasa seperti dirinya, sampai Cala berteriak tepat di telinganya menyadarkan Ardi agar lekas melajukan mobilnya.
" apa kau tidaj punya gaun lain yang tidak bolong di belakang dan menutup bahu hingga tulang selangka mu, dan ini kenapa belahan bawahnya sangat tinggi ?" tanya Ardi
" kenapa ?" tanya Cala
" ini terlalu seksi, aku tidak mau kerepotan menjaga mu di pesta nanti, karna sudah pasti akan banyak yang memperhatikan mu " jelas Ardi
__ADS_1
" kalau begitu jangan pergi ke pesta itu " sahut Cala
" baiklah -baiklah, kamu tanggung sendiri resikonya " ucap Ardi yang masih memperhatikan Cala dengan gaunnya.
apa anak kecil ini tidak mengerti aku menghawatirkanya, seharusnya dia sadar sedang pergi dengan seorang pria normal. gumam Ardi dalam hatinya.
empat puluh lima menit kemudian mereka sampai di acara pesta teman Ardi, mereka berdua turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam gedung dengan bergandengan dimana Cala melingkarkan tangannya pada lengan kekar Ardi.
" tunggu apa maksud mu Gio adalah teman mu om ?" tanya Cala
" iya " jawab Ardi
" jadi ini pesta pertunangan ya dengan wanita itu " gumam Cala
" ada apa ?" tanya Ardi
" tidak,ayo kita beri mereka ucapan selamat " ucap Cala
Cala dan Ardi berjalan menuju sepasang kekasih yang tengah tertawa dan sesekali berbicara dengan bahagia, sampai pada saat Cala sudah hampir dekat dengan pasangan kekasih itu para tamu mengalihkan pandangan mereka pada Cala dan Ardi.
" mereka berdua pasangan yang serasi "
" gadis itu justru menjadi pusat perhatian dalam acara pertunangan orang lain "
" pria dewasa dan gadis kecil, sangat cocok "
Cala tersenyum licik saat mendengar ucapan-ucapan para tamu yang terus memujinya sambil memperhatikan raut wajah Vina yang menjadi kesal karna beralihnya perhatian para tamu undangan dari dirinya, dan Cala lah yang menjadi pusat perhatian para tamu.
" hai bro, selamat ya semoga lekas ke tahap selanjutnya " ucap Ardi memberikan ucapan selamat pada Gio
" Vin selamat ya " ucap Ardi lagi
" Terimakasih lo udah mau datang, semoga lo cepet nyusul ya " jawab Gio
__ADS_1
" selamat Gio dan kak Vina untuk acara pertunangan kalian " ucap Cala dengan senyum khasnya.
" terimakasih " jawab singkat Gio dan Vina bersamaan.
saat Gio dan Ardi asik mengobrol Cala mendekati Vina yang hanya diam memperhatikan tunanganya, " hai kak, bagaimana apa kamu senang bisa bertunangan dengan Gio ?" tanya Cala
" tentu aku sangat bahagia, dan ini membuktikan jika kamu kalah " jawab Vina dengan senyum meledek puas
" apa kamu yakin ? aku rasa ini hanya sebentar saja, dan kau terlalu puas " ucap Cala
" kamu memang berbakat sebagai perusak Cala " ucap Vina
" terimakasih untuk pujian mu " jawab Cala dengan senyum
" ingat aku tidak akan kalah dari anak kecil seperti mu " ucap Vina penuh penekanan
" benarkah ? kita buktikan apakah kalian sampai pada pernikahan nantinya " ucap Cala sambil berjalan meninggalkan Vina yang menahan kesal pada dirinya.
Ardi menghampiri Cala yang sedang sibuk dengan hpnya, "ayo kita pulang " ajak Ardi
"pulang ?" tanya Cala
"iya, aku tidak meminta izin pada orang tua mu, jadi aku tidak mau membuat mereka kawatir dengan terlalu lama membawa anak gadisnya " jelas Ardi
Cala menghela napasnya kasar, dan menuruti keinginan Ardi namun sebelum itu Cala sudah mempersiapkan sesuatu hal yang pasti akan membuat Vina terkejut.
Bersambung..............
*****************
terimakasih buat teman-teman pembaca, dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like, coment dan vote ya 😘
jika berkenan klik bintang yang ada di depan dan berikan rate kalian untuk cerita ini, satu lagi hati kalian harus ❤ seperti ini ya agar selalu tau ketika cerita ini sudah di up.
__ADS_1
salam sayang dari aku untuk kalian 😘😘