
setiap perbuatan baik dan buruk akan mendapat balasan yang sesuai, seperti hal yang dialami Cala, meski terjadi tanpa sengaja, rasa pahit yang di terima Vina di bayar lunas dengan 10 tahun tanpa balasaran rasa cinta dari sang suami hingga dia pergi untuk selamanya barulah dia menerima peryatan cinta yang selalu di dambanya.
kini, Gio mendapatkan bayaran yang di terima nya atas segala kesalahan yang di lakukan terhadap istrinya, penyesalan selama sisa usia saja sepertinya tidak cukup, berusaha melindungi anak gadisnya agar tidak salah dalam melakukan suatu hal seperti gagal di lakukannya.
kurangnya kasih sayang membuat gadis cantik yang selalu ceria itu sebenarnya merasa kesepian, satu hal yang di rindukan dan diinginkan Nura yang tak bisa di milikinya, dan lagi sebuah perhatian seakan semakin berkurang untuknya ketika sang kakak mulai asik dengan dunianya, membagi kasih dengan gadis lain.
.
.
Mungkin keputusan menerima cinta dari seorang pria telah salah di lakukan Ahza, kini gadis itu memilih menghindari semuanya, katakan saja Ahza pengecut, hingga membuatnya memutuskan untuk pindah dari kota besar yang penuh dengan beragam hal yang dapat memanjakanya.
Kalimantan menjadi tempat tinggal Ahza sekarang, menempati rumah sang mami yang dulu dihuni bersama abang Faiz, Ahza juga memilih meneruskan kuliahnya di kalimantan di salah satu universitas yang cukup populer di kota Banjarmasin.
walau hanya sempat menjalani hubungan selama satu tahun, semua kenangan itu masih jelas tertata di ingatanya, Ahza tidak ingin semakin menjadi seorang pengecut dengan tidak bisa melupakan kisah cinta pertamanya yang menjadi masalalu, kembali pada tujuan awal, kuliah selesai, karir, dan sukses, dengan yakin Ahza menutup hatinya, untuk menyelesaikan cita-citanya.
.
.
__ADS_1
Lancar dan sukses di setiap bisnis yang di kerjakan tak membuat Izzan lancar dan sukses pada sebuah hubungan, di rasa sudah mampu memegang semuanya sekaligus ternyata tidak sama sekali, tumbuh menjadi dewasa tidak semenyenangkan yang di rancang oleh anak remaja, penuh dengan khayalan dan harapan, karena untuk mewujudkanya di butuhkan perjuangan besar.
kekecewaan yang di rasa Izzan mungkin saat ini masih begitu besar terbentuk di hati dan pikirannya, melampiaskan dengan hal-hal yang tidak berguna juga tidak membuatnya lupa.
.
.
"sayang mau makan siang bersama?" tanya Mona
"duduklah di tempat mu Mon, aku masih ada pekerjaan" jawab Izzan tanpa melihat ke arah kekasihnya.
"kau mau makan siang dimana?" tanya Izzan setelah melepaskan lembaran kertas di tangannya sambil menatap Mona
Mona tersenyum ketika Izzan memperhatikanya, "tidak perlu, kau lanjutkan saja pekerjaan mu yang jauh lebih penting, aku akan lebih terbiasa lagi sekarang" jawab Mona dengan seringai licik yang kemudian meninggalkan Izzan tanpa kata lagi.
Izzan menghela napasnya tanpa perduli, dan melanjutkan kembali pekerjaannya.
"ku harap kau baik-baik saja" gumam Izzan.
__ADS_1
………………............……………
hai..... Halo....
apa kabar kalian semua ?
aku kembali menyapa kalian semua 😊
maaf jika hampir sebulan aku tidak update di sini, karena ada kesibukan di dunia nyata yang tidak bisa di tinggalkan.
Terimakasih banyak untuk kalian semua para pembaca yang sudah mau mampir ke lapak ku, untuk membaca dan memberikan dukungan, aku membaca semua komentar dari kalian semua tapi sekali lagi maaf aku tidak bisa membalas secara langsung seperti biasanya, karena memang aku nyelip-nyelip buka aplikasi NT ini.
hari ini aku kembali hadir untuk melanjutkan dan menyelesaikan cerita ini agar tidak gantung, dan semoga kalian semua suka dengan apa yang aku tulis, terimakasih untuk saran dan kritik dari kalian.
aku hanya bisa bilang maaf dan Terimakasih karena aku tidak pandai berkata-kata.
...aku cuma mau bilang, kalo aku kangen sama kalian semua dan kau sayang kalian readers...
jangan lupa untuk terus mampir dan dengan rela hati memberikan dukungan ya, 😘 😘 😘
__ADS_1
semoga hari kalian semua menyenangkan dan selalu di limpahi kebahagian 🤗