
Gio membawa Cala ke cafe milik sahabatnya dan meminjam ruang pribadi temanya yang bernama Samuel, tanpa banyak bertanya Cala mengikuti Gio masuk kedalam ruangan itu.
" bagaimana kabar mu Cala ?" tanya Gio
" Hah... aku ... aku baik-baik saja " jawab Cala
" benarkah, tentunya hidupmu begitu damai " ujar Gio dengan seringai penuh
" sepertinya tidak ada yang perlu kita bicarakan, lebih baik saya permisi " ucap Cala dengan formal
" katakan alasan mu kepadaku untuk rencana pembatalan kerja sama ?" tanya Gio
" itu bisa di bicarakan saat jam kerja tuan " jawab Cala
" bagaimana jika aku membalik keadaan, dengan membuat perusahaan ayah mu bangkrut dalam satu malam ?" tanya Gio
" kau bisa melakukan apapun tuan " jawab Cala dengan ekspresi wajah datar
" baiklah, anggap saja ini sebagai permulaan untuk hutang mu nona Cala Fahad " ucap Gio tepat di hadapan wajah Cala yang hanya berjarak beberapa centi.
" lanjutkan dan aku tidak akan mudah untuk mengalah " jawab Cala
" bagus, karna aku tidak suka lawan yang lemah " sahut Gio
" permisi " pamit Cala meninggalkan Gio di ruang kerja milik temanya.
.
__ADS_1
.
" Sam, kau tahu F grup kan ?" tanya Gio pada temanya
" tentu perusahaan itu siapa yang tidak mengetahuinya " jawab Sammuel
" bagus, bantu aku mengerjai F grup dan esok pagi aku sudah mendapat hasil " ujar Gio
" ck' membalas dendam dengan cara seperti ini sudah terlalu biasa brother " ujar Sammuel
" lakukan saja, maka kau akan tahu kelanjutanya " jawab Gio
" lebih baik langsung kau nikahi saja Cala dan buat dia mengerti dengan keadaan mu" ujar Sammuel
" kau benar aku harus mengikatnya, agar balas dendam ku berjalan lancar, kau memang teman terbreng***, yang memberikan saran " jawab Gio yang di balas kekehan dari Sammuel
" tidak akan pernah lagi ada selain Vina " jawab Gio
" baiklah lebih baik kita ke club untuk menjernihkan pikiran " ajak Sammuel yang lekas di setujui oleh Gio
.
.
Cala yang sudah berada di dalam sebuah taksi menuju apartemenya, merasa sangat frustasi, kenapa harus secepat ini bertemu dengan Gio? dirinya belum siap bahkan sama sekali tak memiliki kesiapan apapun, takut tentu sangat menakutkan jika teringat tragedi tiga tahun lalu?! sekarang apa yang harus dia lakukan, ? hatinya bahkan masih bergetar saat bertatapan dengan Gio, rasa cinta itu masih ada dan masih sama, namun semuanya harus berubah.
menjadi seorang yang memiliki sikap angkuh dan dingin dengan wajah datar tanpa senyum, juga sombong bukanlah seorang Cala yang sebenarnya, dia merindukan dirinya yang dulu, ceria dan mudah tersenyum bersama anak-anak panti yang sering di kunjunginya, keadaanlah yang memaksa dirinya berubah seratus delapan puluh derajat dari sifatnya.
__ADS_1
apalagi di tambah dengan kedua orang tuanya yang akhirnya memilih berpisah, semakin membuat Cala merasa seorang diri di dunia ini, maka dia harus bisa menjaga dirinya sendiri.
" apa yang harus kulakukan sekarang ?" gumam Cala
" bagaimana jika dia datang dengan sengaja ? kenapa aku bisa tidak tau jika dia yang menjadi rekan bisnis kali ini ? " Cala masih terus bergumam.
sesampainya diaprtemen Cala membersihkan diri dan mengganti pakaian dengan gaun berwarna merah tanpa lengan pas badan hingga memperlihatkan dengan jelas lekuk tubuhnya dan hanya menutupi setengah pahanya di tambah dengan sepatu hak tingginya yang semakin menunjang penampilan walau hanya dengan make up tipis.
Cala melajukan mobilnya menuju club yang sangat pupuler di negara tempatnya tinggal saat ini, dengan santai Cala memasuki ruangan yang sudah di penuhi banyak manusia, dengan suara musik yang menyumbat telinga.
" hai nona manis, ada apa dengan wajah mu ?" tanya Seorang bartender yang saat ini memperhatikan wajah Cala dengan satu tangan yang menyanggah wajahnya saat Cala sudah duduk di hadapanya.
" tidak ada aku hanya merindukan mu Jo " jawab Cala acuh
" hah, kau merindukanku tetapi wajah mu menyeramkan " sahut Jojo dengan gaya kemayunya
" berikan minuman ku " ujar Cala
" tidak ada alkohol untuk mu, kau minum soda saja, aku tidak mau di repotkan oleh mu lagi " ucap Jojo
" kau semakin lama seperti ibu ku, terserah kau saja " ucap Cala sinis
" kau tunggu disini aku akan mengantar minuman ini dulu dan menemanimu " ucap Jojo yang di acuhkan Cala
sedangkan tak jauh dari tempat Cala sepasang mata sejak tadi sibuk memperhatikannya dengan seringai penuh, " tunggu aku, dan nikmatilah sisa waktu mu " gumamnya
****
__ADS_1
Terimakasih sudah Mampir, bantu like, komen dan vote ya ❤❤❤