Lembaran Cerita Cinta

Lembaran Cerita Cinta
Bab 19


__ADS_3

Gio bergegas mengendong Cala menuju mobil dan menyuruh Dika dengan cepat membawa mereka kerumah sakit.


" kau tidak boleh mati, penderitaan mu baru akan di mulai " ucap Gio pada Cala yang masih memejamkan matanya


sesampainya di rumah sakit Cala langsung mendapat penanganan dari dokter, dan beberapa saat kemudian dokter keluar dan meminta Gio menyelesaikan segala prosedur untuk melakukan oprasi pada Cala.


Gio mendudukan dirinya pada kursi tunggu yang ada di depan ruang oprasi, " tuan apa anda tidak akan mengganti pakaian ?" tanya Dika


Gio memperhatikan dirinya sendiri melihat bercak-bercak darah pada pakaianya dan kedua tanganya, membuatnya membawa ingatanya pada kejadian masa lalu.


**Flashback


3 tahun yang lalu**


" Gio kamu dimana ?" tanya Vina melalui panggilan telfon


" aku dirumah, kenapa ?" tanya Gio


" aku kerumah kamu sekarang " ujar Vina dan mengakhiri panggilan telfonya.


sesampainya Vina di rumah Gio, mereka berada di dalam kamar Gio dengan Vina yang terus tersenyum sampai membuat Gio merasa heran, " kamu kenapa ?" tanya Gio

__ADS_1


" nih " ucap Vina sambil memberikan alat tes kehamilan pada Gio " aku hamil " imbuhnya masih dengan senyum yang mengembang


" kamu serius ?" tanya Gio dan Vina mengaggukan kepalanya


" kalo gitu pernikahan kita percepat saja " ujar Gio yang langsung di setujui oleh Vina


" sekarang temani aku untuk cek kandungan " ajak Vina


" ayo " jawab Gio semangat


setelah mereka selesai melakukan konsultasi tentang kehamilan Vina, mereka berdua memutuskan untuk makan siang bersama di salah satu cafe favorit mereka.


seminggu berlalu kabar kehamilan Vina sampai pada Cala, tentu saja hal itu membuat Cala semakin merasa jika kesempatan mendekati Gio menipis, tidak mungkinkan Cala memisahkan seorang anak dari orang tuanya? karna Cala sangat tau bagaimana rasanya tak mendapat kasih sayang dari orang tua, atau Cala harus menunggu sampai anaknya lahir dan kembali mendekati Gio ?


BBRRRUUUKKK / Aaaaaaaaaaakkkkhhhhhh


suara tabrakan yang menyebabkan tubuh seseorang terpental beberapa meter dari mobil yang dikemudikan Cala, banyak orang yang mengerumini mobil dan seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan, hingga suara teriak sedikit menyadarkan Cala.


" Viinaaaa, Vin " Teriak Gio berusaha menyadarkan kekasihnya.


suara ketukan pada kaca mobil membuyarkan usaha Cala yang ingin memperjelas penglihatanya pada orang yang tergeletak dan seorang pria yang berusaha menolong korban, sesaat kemudian pandangan Cala menjadi semakin buram dan berputar lalu menjadi gelap dan Cala kehilangan kesadaran.

__ADS_1


dirumah sakit Cala sudah di temani oleh bundanya Devi, sedang Gio masih berharap cemas di depan ruang oprasi, setelah lama menunggu dokter keluar dan mengatakan jika janin dalam kandungan Vina tak bisa di selamatkan sedang Vina masih dalam keadaan kritis.


dua minggu setelah tragedi kecelakaan, Vina kembali sadar dan mengalami depresi karna kehilangan anaknya dan berakhir dengan kabar jika dia tak dapat memiliki kesempatan untuk hamil lagi setelah oprasi itu, sampai akhirnya dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.


Gio yang merasa kehilangan dan terpukul menuntut keadilan untuk Vina, sedang keluarga Vina sendiri sudah pasrah, menganggap kecelakaan itu sebuah musibah dan bunuh dirinya Vina karna dia depresi, mempermasalahkanyapun takakan mengembalikan keadaan seperti semula, namun berbeda dengan Gio yang terus berusaha menuntut keadilan, tetapi malang Raka dan Devi sama-sama menggunakan kekuasaan mereka untuk menutup kasus kecelakaan yang berhubungan dengan Cala, walau kejadian itu tidak terjadi secara sengaja tetap saja semuanya membuat Gio membenci Cala dan memutuskan untuk membalas dendam.


setelah kasus selesai dan di tutup, Cala di kirim ayah dan bundaya ke Jerman untuk melanjutkan pendidikannya dan mengelola perusahaan ayahnya yang berada di Jerman, walau sejak kejadian itu Cala semakin merasa buruk akan hidupnya, dihantui rasa bersalah dan ketakutan membuatnya sering mengkonsumsi obat penenang, dan untuk menutupi kerapuhanya Cala merubah dirinya menjadi seorang yang dingin, angkuh, dan sombong.


flashback off


Dika kembali bertanya pada Gio yang tak juga menjawab pertanyaannya " tuan " panggil Dika


" kau pasti lelah pulanglah, jika aku memerlukan bantuan mu aku akan menghubungi mu " jawab Gio


" baik tuan, saya permisi " ucap Dika


" kau harus baik-baik saja Cala, kau harus bertahan " gumam Gio


apa yang baru saja ku katakan, tidak mungkin aku menghawatirkanya, dendam ku baru mulai akan terbayar. gumam Gio dihatinya.


setelah cukup lama menunggu, akhirnya dokter keluar dan mengatakan jika pendarahan terjadi akibat robekan di daerah genital, dan trauma fisik yang membuat tubuhnya melemah, pendarahan bisa saja terjadi akibat terlalu kasarnya saat berhubungan badan, dan bersyukur ini tidak terlalu parah, dan Cala sudah melewati masa kritisnya hanya menunggu Cala sadarkan diri.

__ADS_1


setelah menjelaskan pada Gio dokter berpamitan untuk kembali kepekerjaanya, tidak berani banyak bertanya tentang apa yang terjadi sebenarnya karna sang dokter cukup mengenal bagaimana sifat si pemilik rumah sakit tempat dia bekerja, yang tak lain adalah Gio sendiri.


__ADS_2