Lembaran Cerita Cinta

Lembaran Cerita Cinta
LCCS2 Bab 4


__ADS_3

Ahza sangat sulit memejamkan matanya, mengingat besok dirinya dan teman-teman sekelasnya akan menghadapi ujian akhir sekolah, walau sudah belajar bersama saudara kembarnya Faid, tetap saja Ahza merasa khawatir jika tidak dapat menjawab dengan benar soal-soal ujian, berbeda sekali dengan Faid yang santai setiap kali akan mengahadapi ujian.


di ruang kamar lain Nura justru sudah tertidur dengan nyenyak nya, gadis satu itu sama sekali tak ambil pusing perihal ujian, karena tanpa belajar pun dirinya yakin mampu menjawab semua soal, mungkin tingkat percaya diri Nura sudah melebihi batas karena menurutnya dirinya sudah pintar seperti papa dan mama nya.


Izzan, masih di sibukkan dengan pekerjaan kantor dia masih duduk dengan memangku laptop, hingga jam menunjuk angka 12 malam masih belum membuat Izzan beralih dari pekerjaan.


.


.


"Halo Ahza" sapa Nura ketika panggilan telfonan sudah terhubung


"iya Nura" jawab Ahza


"kita main yu ke mall?" ajak Nura


"males, aku lagi nyaman guling-guling di atas kasur" jawab Ahza


"ck' kamu ya mau jadi ratu rebahan apa? udah setengah jam lagi aku jemput jangan lupa ajak Faid ya, kembaran kamu" ucap Nura, tanpa menunggu jawaban dari Ahza sudah memutis panggilan telfon nya.

__ADS_1


Nura segera berjalan setengah berlari keluar kamarnya, menuju kamar sebelah milik kakak nya, tanpa mengetuk pintu Nura langsung masuk begitu saja kedalam kamar sang kakak.


"kakak, Nura pinjam mobil ya?" tanyanya pada Izzan yang sibuk dengan ponselnya


"kemana ?" tanya Izzan


"mall sama Ahza" jawab Nura


"kakak yang antar" ujar Izzan


"jangan, Nura mau berdua aja sama Ahza" sahut Nura, bisa gagal rencana pendekatan dengan kembaran Ahza, kalo sampai kakaknya ikut yang sudah pasti tidak akan membiarkan dia begitu saja.


"terserah" sahut Nura berjalan keluar kamar kakaknya sambil menghentakkan kaki kesal, benar-benar batal sudah niatnya untuk pendekatan.


satu jam berlalu Nura dan Izzan sudah sampai di rumah keluarga Mahesa, Nura dan Izzan di sambut hangat oleh Mita, sambil menunggu Ahza selesai bersiap-siap.


dengan malas Ahza turun dari kamarnya menuju ruang tamu, menatap kesal pada temanya yang tersenyum lebar, karena berhasil memaksanya untuk beranjak dari kasur kesayangan nya.


"abang Faid nanti ketemu di mall" ucap Ahza yang diangguki oleh Nura dengan semangat.

__ADS_1


"mami" keluh Ahza dengan manja, berharap sang mami tak memberikan izin padanya untuk pergi keluar rumah, sedang Mita hanya menggeleng kepalanya, heran dengan anak gadisnya yang satu ini, biasanya di usia remaja seperti anaknya akan sangat senang jika bisa bebas bermain bersama teman-temanya, tetapi sepertinya tidak berlaku untuk gadis kecilnya.


"jangan malam-malam pulang nya, Izzan tolong jagain adik-adik kamu dengan baik ya" pesan Mita.


Ahza yang mendengar pesan maminya hanya mencebik kesal, mereka bertiga hanya akan pergi ke mall, bukan pergi jauh seperti merantau, sedang Nura justru sangat senang mendengar pesan yang di berikan mami dari temanya, terasa seperti mama nya sendiri.


"baiklah tante" jawab Izzan


di dalam mobil menuju mall, Ahza memilih diam memperhatikan setiap jalan yang di lewatinya dari jendela mobil, benar-benar tak sesuai keinginan nya, di hari libur yang sangat di tunggu untuk bermalas-malasan malah menjadi jalan-jalan tanpa manfaat pikirnya.


Nura dan Izzan yang sesekali berbicara dan tak terhindar dari perdebatan itu, mengajak Ahza berbaur untuk berbicara namun di acuhkan oleh gadis cantik itu, Izzan sesekali melirik ke arah belakang melalui kaca, guna melihat gadis cantik yang hanya diam, masih terlihat kesal.


wajah cantik itu terlihat menggemaskan dan lucu saat sedang kesal, tanpa sadar Izzan menarik ujung bibir nya dan terbentuk senyum tipis, Izzan dengan segera menepis pikirannya, karena hati nya yang tiba-tiba berdetag cepat.


"cantik, tapi anak kecil" gumam Izzan


"apa kak?" tanya Nura yang tak terlalu jelas mendengar ucapan sang kakak, namun tak di jawab oleh Izzan yang merasa malu ketahuan adiknya bergumam.


Ahza menatap para readers yang membaca cerita ini, dan berkata jangan lupa untuk like, komen, rate dan vote, Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2