
Halo, apa kalian merindukan ku ? setelah aku istirhat lebih dari 1 tahun hampir 3 tahun lebih tepatnya 😂
Aku merindukan kalian semua 😀 aku rindu membaca komentar kalian, menunggu angka like bertambah, dan menunggu bintang berkelip 😂
Aku harap kalian semua sehat selalu dan di limpahi kebahagian 😘
aku datang kembali karena rindu ingin menyapa kalian semua, melalui karya baru ku yang berjudul UNTUK GEYA
akan aku beri sedikit iklan,
Suasana malam hari di korea terasa begitu senyap bagi Geya.....
Aku akan terus kembali ke sini......
ya Tuhan kenapa kau hadirkan dia sebagai adik ku ....
Nah ... sekian iklan dari Rins ya 😂
Semoga kalian semua masih ada yang mengingat ku, masih ada yang mau bersama ku, dan menerima karya ku, kali ini aku harap kalian menyukai hasil dari ulasan hati, perasaan dan perdebatan otak batin ku dalam menulis karya ini 😂 Rins lebay ya 😂 😂
__ADS_1
tapi semua memang benar karena aku merindukan kalian, ayooo kembali saling mendukung readers, aku akan menunggu kalian semua di cerita UNTUK GEYA
Semangat untuk ku dan semangat untuk kalian semua 😘
.
.
.
" JIHAN TIDAK AKAN SEPERTI INI JIKA BUKAN KARENA PAPI, JIHAN BENCI PAPI, JIHAN BENCIIIIII " teriak Jihan pada Bimo
" PAPI PERGI, JIHAN GAK MAU MELIHAT PAPI, PER---gi"
"Ma--- ma mi " lirih Jihan dengan air mata yang terus menetes di pipinya
" Biar mami yang berbicara dengan papi Bimo, Jihan gak boleh teriak-teriak ke orang tua nak" ucap lembut Mita sambil mengusap air mata di wajah anak nya
" tapi, mam " jawab Jihan terhenti saat menatap mata Mita yang juga menatap nya seakan memberikan keyakinan, jika semua nya akan baik-baik saja, Jihan kemudian mengangkat kepala menurut apa yang di katakan oleh Mita
__ADS_1
" Kamu istirhat dulu ya sayang, mami temani kamu tidur ya" ajak Mita
Jihan hanya menurut, mengikuti Mita yang menuntunnya berbaring ke ranjang, menyelimuti dirinya dan menemaninya, hingga tertidur lelah karena menangis.
.
.
" Mam ? " tanya Ahza dengan nada suara yang di pelankan
" Kakak, sedang istirhat, jangan ribut ya, sayang" ucap Mita yang di angguki Ahza
Mita berjalan keruanga keluarga rumahnya, disana sudah ada, Bimo, Wahyu, dan Faid menunggu nya.
sebelum nya Mita sudah berpesan kepada Ahza agar kembali kekamarnya dengan sesekali melihat keadaan kakaknya.
kalian Tahu jika Jihan memang bukan anak kandungnya, Jihan anak dari mantan suami Mita, Bimo dan Via adalah orang tua kandung Jihan, namun sejak kecil Jihan sudah di tinggalkan Via begitu saja, yang sampai sekarang entah bagaimana kabar Via, namun Mita dan Wahyu tak pernah mempermasalahkan status anak itu, mereka merawat dan menyayangi Jihan seperti anak mereka sendiri, sama seperti ke tiga anak Mita dan Wahyu. Bahkan Jihan lebih nyaman bersama Mita sejak kecil karena itulah dia bisa memiliki tempatnya sendiri di rumah Mita dan Wahyu.
Mita termenung, mengingat nasip nya dulu, cita-cita nya hampir tak tercapai, semua harapan tiba-tiba terhenti secara paksa, semua rencana berubah begitu saja tanpa kabar, dirinya harus menghadapi kenyataan, dirinya harus terus bertahan, semua tidak dapat di negosiasi, air mata menjadi temannya setiap hari, wajah cerianya mampu menutup semua dukanya di hadapan semua orang.
__ADS_1
Mita bergidik ngeriii, saat hatinya terasa nyeri begitu saja, helaan nafas menjadi pelepas keluh nya, Mita kemudian melanjutkan langkahnya menuju ruang keluarga nya.
bagaimana ? apakah dilanjutkan ? aku menunggu keputusan kalian 😀