Lembaran Cerita Cinta

Lembaran Cerita Cinta
lCCS2 Bab 9


__ADS_3

hari ini merupakan minggu ketiga Ahza menepati janjinya pada Izzan untuk menemaninya makan siang dan malam, minggu pertama dan kedua yang telah mereka lalui hanya benar-benar makan bersama setelah selesai mereka pulang.


berbeda dengan minggu ketiga ini Ahza mulai jenuh, dan bingung mencari alasan untuk pergi keluar rumah, selain malas karena akan menyita waktunya untuk bermalas-malasan di atas kasur.


"sebulan ada 4 minggu, di kali 2 jadi 8, berati 24 kali bertemu di kali 2, totalnya 48 kali makan bareng, dan baru selesai 8 kali, dan itu artinya masih 40 kali lagi, ya Tuhan kenapa lama sekali" gerutu Ahza di atas kasur nya.


jam sudah menunjuk angka sebelas, itu artinya Ahza harus segera bersiap-siap untuk pergi makan siang bersama Izzan, bahkan Izzan sudah mengirim lokasi resto tempat mereka makan siang bersama.


.


.


"mi, Ahza pergi dulu ya?" pamitnya


"bentar lagi waktunya makan siang sayang, gimana kalo setelah makan siang aja perginya?" jawab Mita


"Ahza sudah ada janji sama temen mi, karena dia tidak ingin makan sendirian" jawab Ahza


"ya sudah, hati-hati, jangan kesorean pulang nya" ujar Mita


"emm.... abang sama adek Danish, kemana mi?" tanya Ahza


"mereka lagi pergi ke minimarket depan, kenpa ?" jawab Mita dengan menyelipkan pertanyaan.

__ADS_1


"ngak apapa mi, ya udah Ahza pergi dulu" pamit Ahza tak lupa satu ciuman di tinggalkan pada pipi maminya.


.


.


"lekas selesaikan makan malam mu dan kau pulang" ucap Izzan


kesal, setiap kali kata yang keluar dari mulut pria menyebalkan di hadapanya ini selalu saja pedas, dan sepertinya saat pembagian kata-kata manis pria ini tidak hadir, ooh Tuhan Ahza ingin sekali menyuapi sambal yang di hidangkan pelayan tadi pada Izzan yang terus menatap nya.


"aku selesai, dan terimakasih" ucap Ahza yang siap untuk pergi dari resto tempat mereka makan.


"jam 7 malam kau sudah harus tampil rapi" ujar Izzan


.


"mami, makan malam nanti Ahza boleh pergi keluar ya?" tanyanya


"kamu kenapa akhir-akhir ini suka makan di luar sayang?" tanya Mita kerena setaunya anak gadisnya ini paling malas untuk bepergian.


"karena Ahza memiliki janji dengan teman Ahza" jawab nya


"kamu keluar sama siapa Za?" tanya Faid yang baru datang bergabung dengan mereka berdua.

__ADS_1


"sama temen Ahza bang" jawab Ahza yang justru merasa gugup saat di tanyai kakaknya


"cewek apa cowok?" tanya Faid lagi, membuat Mita tersenyum melihat dan mendengar perhatian yang di berikan sang kakak untuk si adik, membuat nya rindu dengan abang Alif.


"abang kenapa sih kepo kaya papa?!" sahut Ahza


"abang cuma gak mau kamu kenapa-kenapa, kalo sama cowok abang ikut biar bisa jagain kamu" jawab Faid


"iiisshh, Ahza mau pergi sama Nura, abang yakin mau ikut?" tanya Ahza dan gelengan kepala cepat yang di berikan Faid sebagai jawaban, bukan makan enak malah kesal mendarah daging, jika harus makan bersama gadis centil itu, pikir Faid.


"boleh ya mi?" tanya Ahza lagi


"boleh, tapi pulang nya jangan malam-malam selesai makan langsung pulang ya" pesan Mita


"terimakasih mami, love you" ucap Ahza


ketika mereka bertiga asik berbincang, suara bel rumah terdengar pertanda ada tamu yang datang, dengan segera Mita beranjak dari duduk nya untuk membukakan pintu sang tamu.


"mi, biar Ahza aja yang buka pintu" ujar Ahza mendahului langkah mami nya.


"sebentar" sahut Ahza dari dalam rumah dan lebih bergegas lagi membuka pintu.


"KAMU"

__ADS_1


Jangan lupa sebelum atau sesudah membaca untuk memberi like dan komen, terimakasih banyak


__ADS_2