
Gio menatap sekeliling kamar Cala, banyak terdapat foto-foto istrinya, dirinya, dan Izzan juga foto Cala saat tengah mengandung anak kedua mereka, di setiap foto Cala dia selalu menampilkan senyum yang sangat manis dan cantik.
Gio teringat dengan kotak yang di berikan oleh mertuanya tadi, yang di taruhnya di atas kasur, dia kemudian duduk di pinggiran ranjang sambil membuka kotak berwarna coklat,di dalam kotak itu terdapat beberapa surat yang di tulis oleh Cala untuknya, juga ada flashdisk berwarna merah dengan hiasan lonceng, Gio mengambil surat yang bertuliskan untuk dirinya.
UNTUK SUAMI KU TERCINTA
Hai Gio.....
apa kabar mu hari ini ?
apa kau masih mengingat ku ?
apa kau merindukan ku ?
Gio, maafkan aku menyita waktu mu untuk membaca tulisan ku ini, tetapi semua yang aku tulis ini adalah yanga da di hati ku 😘
Gio pertama kali aku melihat mu di kantor ayah aku sangat terpesona oleh mu, aku jatuh cinta pada pandangan pertama, lucu bukan ? 😄, tetapi itulah kenyataanya dan aku mencari segala informasi tentang dirimu, aku sedikit kecewa karena kau memiliki kekasih dan lagi sangat kau cintai hingga sekarang, tapi aku sudah bertekad akan mengejar mu.
Gio maafkan aku karena menjadi penyebab duka antara dirimu dan kak Vina, biar aku jelaskan disini, hari itu aku baru saja mendengar kabar jika kau akan menikah dengan kak Vina, aku merasa frustasi karena semua usahaku mendekati mu gagal, sepanjang aku mengemudikan mobil aku tak benar-benar berkonsentrasi dan membuatku melamun tanpa aku ketahui aku menabrak seseorang dan berujung menjadi permasalahan di antara kita, aku mohon maafkan aku Gio, agar aku dapat pergi dengan tenang.
Gio, 3 tahun aku menghindari mu tetapi akhirnya Tuhan kembali mempertemukan kita, dengan singkat kita menikah, walau dasar utama pernikahan kita karena dendam, tetapi semua perasaan yang aku berikan untuk mu tulus, kau tau Gio walau merasa takut tetapi tidak kupungkiri jika aku bahagia menikah dengan mu, pria yang sejak lama aku cintai, bagaimanapun perlakuan mu padaku, selalu ku lupakan mengingat kesalahanku padamu juga besar, Gio sekarang waktu nya aku bertemu dengan kak Vina, doa kan aku agar kak Vina tak menghukum ku dan mau memaafkan aku.
Gio saat anak pertama kita lahir, aku memberikan dia nama tanpa bertanya pada mu, sekarang untuk anak kedua kita mau kah kau yang memberikannya nama ? aku harap anak perempuanku sangat cantik dan imut agar tak membuat papa nya kecewa, Gio aku tidak lagi bersama mereka, bantu aku menyayangi dan mencintai mereka, tegur mereka dengan memberikan pengertian, jangan memarahi mereka apalagi di hadapan orang lain, tolong katakan pada mereka jika aku sangat mencintai mereka dan selalu melihat apa saja yang mereka lakukan, aku mohon jadilah yang terbaik untuk mereka, maaf jika aku terlalu cerewet, semua karena aku menghawatirkan anak-anak ku, jaga mereka dengan nyawamu Gio terutama anak gadis mu nanti, jangan sampai dia berprilaku seperti mama nya yang sangat mengecewakan ini.
__ADS_1
Gio maafkan aku yang mengikat mu dengan rasa cinta ku, sehingga membuatmu harus terjebak selama sepuluh tahun bersama ku, aku sangat bersyukur dengan hadiah Tuhan sebelum aku pergi, Terimakasih Gio ❤
Gio berbahagialah, temukan seorang wanita yang bisa kau cintai dan mencintai mu, dan jika bisa juga mencintai anak-anak, kau sekarang harusnya merasa lega karena tak ada lagi aku yang menjadi permasalahan di hidup mu, kau bebas Gio, kau bisa melakukan apapun yang kau mau, maaf aku mencintai mu Gio, maafkan tentang perasaan yang tak bisa ku hapus ini, aku hanya mengikuti keinginan hati ku dan melupakan akal ku untuk mu Gio.
sekali lagi aku ucapkan berbahagialah, Aku Mencintai Mu Gio
Gio menangis membaca surat singkat yang di tulis istrinya, masih ada beberapa lembar kertas yang sudah memiliki coretan di belakang surat yang di bacanya, tetapi Gio tak sanggup lagi untuk meneruskan membaca surat itu.
" aku sudah menemukan wanita yang aku cintai Cala itu adalah dirimu " ucap Gio
" tidak ada yang lain lagi, aku hanya ingin kau yang menemani ku Cala " sambil mengusap foto Cala yang tersenyum.
" aku akan menyimpan semua ini " ujarnya sambil merapikan kembali kertas surat dan flashdisk yang tadi di lihatnya dari dalan kotak lalu menyimpanya di dalam laci lemari.
Gio membersihkan dirinya di kamar mandi istrinya, kesedihan terus melanda hatinya, tak ada kesempatan walau hanya sedikit, yang bisa di lakukan Gio hanya menepati janjinya pada mendiang istrinya, Gio membaringkan tubuhnya di atas kasur dan memeluk erat foto yang sejak tadi di pegangnya.
.
.
selama tiga bulan ini Gio setiap hari nya selalu datang kemakam Cala untuk melihat rumah terakhir istrinya.
__ADS_1
" sayang, aku merindukan mu " ucap Gio
" apa kau tidak penasaran dengan nama anak perempuan kita, aku bahkan dengan sengaja merahasiakanya dari mu agar kau bertanya padaku, tapi kau sangat kejam tak juga datang pada ku untuk bertanya" ucap Gio dengan kesal tak perduli tatapan geli dari Dika yang kebetulan hari ini ikut dengan nya mengunjungi makam adiknya.
" suami mu sangat menjijikan " ujar Dika dengan tampang datarnya sedang Gio langsung menatapnya tajam
" berhenti mengatai ku, kau kakak ipar yang tidak laku" cibir Gio
" kau adik ipar tak tau malu" sahut Dika yang akhirnya mereka saling pandang dan kemudian tertawa hingga meneteskan air mata.
" kita berdua sama-sama bodoh, nikmatilah penyesalan seumur hidup mu kakak ipar " ucap Gio sambil mengusap air matanya
" kau yang paling bersalah, dan penyesalan mu tak akan cukup menghapus kesalahan mu" jawab Dika
begitulah mereka berdua jika sedang bersama tak pernah bisa akur, saling menyalahkan dan saling mendukung, saling menyayangi dan berjuang bersama menepati janji mereka pada Cala untuk menjaga Izzan Fahad dan Nura Cala Melviano, anak kesayangan Gio Ervin Melviano dan Cala Fahad.
TAMAT
Sampai pada akhir cerita LCC, aku mengucapkan banyak terimakasih untuk kalian semua, terutama untuk semua teman-teman yang selalu memberi dukungan pada cerita yang aku tulis ini.
semoga ada hal bermanfaat yang dapat kita ambil makna atau pelajaran dari cerita ini, maaf jika cerita tak semenarik harapan kalian semua, dengan akhir sad ending di cerita ini.
dan jika kalian berkenan untuk membaca cerita ku yang lain, kalian bisa lihat di profil ku.
__ADS_1
Terimakasih Love U ❤