Lembaran Cerita Cinta

Lembaran Cerita Cinta
LCCS2Bab 14


__ADS_3

Semangat dan kesibukan kuliah di semester pertama benar-benar mengalihkan perhatian Ahza pada hal lain, dan mampu membantunya melupakan pertengkaran yang sempat terjadi dengan Izzan


seperti malam ini setelah selesai makan malam bersama dengan keluarganya, Ahza memutuskan untuk kembali belajar, untuk mempersiapkan ujian pertamanya di semester awal perkuliahanya.


.


.


Nura gadis yang berparas cantik dan sangat mirip dengan ibunya itu, tertidur lelap setelah lelah bertengkar dengan ayah nya, untuk pertama kalinya gadis itu tertidur dalam tangis, rasa sesal, kecewa dan marah menjadi satu benar-benar membuatnya lelah.


di sudut ruangan lain, Gio ayah dari Nura menatap sendu pada bingkai foto wanita yang di cintainya.


"kau terlalu keras pada nya Gio"


"jangan membuat putri ku menangis, ingatlah kau sudah berjanji pada ku"


" jangan membuatnya memilih jalan yang salah"


"berikan dia kasih sayang dan perhatian mu Gio, aku yakin putri kita akan menurut pada mu"


sentuhan lembut pada lengan Gio, menyadarkanya dari lamunan


"apa itu kau Cala ?" tanya Gio yang merasa kebingungan


"Cala, apa kau benar datang?" tanya nya lagi


"Cala maafkan aku" lirih Gio

__ADS_1


"Cala" eluh Gio semakin lirih dan mengusap bulir air mata yang menetes


"maaf"


"aku ingin yang terbaik untuk putri kita Cala, aku tidak ingin dia salah dengan obsesinya, aku takut apa yang terjadi pada kita menjadi karma untuk Nura" ucap Gio sambil mengusap lembut pada foto Cala, kemudian memeluknya sambil memjamkan matanya.


.


.


suasana pagi di meja makan menjadi sunyi tidak seperti biasanya, Cala yang hanya memilih meminum segelas susu kemudian pergi tanpa berpamitan pada ayah nya, Izzan yang sudah pergi sejak pagi-pagi sekali, hanya tertinggal Gio dengan sarapanya seorang diri.


Berbeda sekali dengan keributan yang terjadi di keluarga Mahesa, semua orang ingin di layani oleh mami nya,


"kalian sudah besar, ambil sendiri makanan kalian" perintah Wahyu


"No" sahut Ahza, Jihan dan Danish bersamaan


"yes Mami" sahut ke tiga anaknya


" Mami hari ini Jihan pulang kerumah papi ya, Jihan mau dinner sama papi"


"oke" jawab Mita


"mami hari ini Ahza ujian, jangan lupa doakan Ahza" ucap Ahza


"kamu gak minta doa papa?" sahut Wahyu

__ADS_1


"ya doa papa juga" jawab Ahza lalu kembali melanjutkan sarapannya


"ceehh, anak ini" kesal Wahyu


melihat Wahyu yang kesal membuat ide Jahil di kepala Jihan menyala "mami mau ikut dinner sama papi gak ?" ajak Jihan


"haah?" reaksi yang di berikan Mita


"gak, gak boleh, mami kamu itu Istri papa, enak aja nawarin dinner sama pria lain" sahut Wahyu dengan tatapan tajam nya pada Jihan


"pa kita hanya makan malam" jawab Jihan


"papa bisa mengajak mami untuk dinner, kau pergi saja dengan papi mu" sahut Wahyu


"Mi ayo ikut" celetuk Danish yang sejak tadi diam


"Woyy, kamu itu anak aku, belain papa nya dong, malah belain om nya gimana sih?" kesal Wahyu


" Bhahaaaahhhaaahaaaa" suara tawa itu pecah dari Mita, Jihan, Ahza dan Danish


"sudah-sudah, berhenti mengganggu papa kalian, selesaikan sarapan dan berangkat ke tujuan kalian masing-masing" ucap Mita


sedang Wahyu yang merasa kesal hanya diam dan menghabiskan makanannya.


setelah semua anak-anak pergi, tinggallah Wahyu dan Mita


"aku berangkat kerja ya" pamit Wahyu yang di angguki Mita

__ADS_1


"ingat jangan macem-macem, mau apa-apa hubungi aku, jangan orang lain" ucap Wahyu


" iya, udah sana pergi, nanti kamu telat, hati-hati ya" jawab Mita


__ADS_2