Lightning Dragon Knight

Lightning Dragon Knight
Chapter 34 : Sejarah Perjanjian Iblis Klan Kiyomizu


__ADS_3

Sekitar seribu tahun yang lalu,


Berita tentang gugurnya Five Strongest Dragons dan Master Siegfried serta tersegelnya Lucifer, telah tersebar luas.


Dalang dari tersebar luasnya berita ini adalah enam iblis dari Seven Deadly Sins yang tersisa. Mereka tidak terima akan tersegelnya raja sekaligus pemimpin para ras iblis oleh bangsa naga.


Enam iblis dari Seven Deadly Sins berencana untuk balas dendam terhadap ras naga. Mereka mengajak para ras lainnya yang mendukung gagasan ras iblis untuk menyerang ras naga dan sekutunya.


Ras yang tergabung didalam aliansi ras iblis adalah ras vampire, beberapa ahli dari ras manusia dan tentunya ras iblis sendiri. Aliansi yang dibentuk oleh ras iblis ini di pimpin oleh Asmodeus, Leviathan, Belphegor, Beelzebub, Mammon dan Satan.


Sementara itu, aliansi yang dibentuk oleh ras naga, beranggotakan orang-orang dari ras elf, ras dwarf, ras manusia dan ras naga sendiri. Aliansi ini dipimpin oleh Jinlong sang naga emas, Heilong sang naga hitam, Honglong sang naga merah, Violet sang ratu ras elf dan Shuilong sang naga air.


Perang akhirnya pecah. Semua berperang dengan gagah berani. Teknik demi teknik dan jurus demi jurus sudah di perlihatkan oleh kedua belah pihak. Namun, tidak ada yang mau menyerah. Korban-korban berjatuhan. Seribu... Dua ribu... Tiga ribu... Korban terus bertambah. Entah itu dari kubu aliansi naga atau aliansi iblis.


Perang itu berlangsung selama berbulan-bulan dan menyebabkan korban lebih dari sepuluh ribu pendekar. Hingga akhirnya, pasukan aliansi naga berhasil memukul mundur pasukan aliansi iblis.


Seluruh pasukan aliansi iblis dibabat habis oleh pasukan aliansi naga. Sedangkan, enam pemimpin pasukan aliansi iblis, mengalami luka parah yang membuat kultivasi mereka turun beberapa tingkat.


Hal ini menyebabkan kerugian besar pada ras iblis dan ras vampire hingga membuat mereka mengasingkan diri dari seluruh dunia.


Sementara itu, aliansi naga juga mendapatkan kerugian besar akibat perang balas dendam gagal ini. Ras dwarf hilang dari peredaran setelah seluruh rasnya dibantai oleh pasukan ras iblis yang diam-diam menyelinap ke daerah kekuasaan ras dwarf dan membantai mereka semua dalam satu malam.


Tidak hanya itu, ras elf juga hampir menghilang dari peredaran setelah seluruh pemimpinnya gugur dimedan perang.


***


"Kenapa tidak boleh? Kita masih harus membalaskan dendam raja! Ras naga harus bertanggung jawab atas tersegelnya raja kita!" ucap seorang pria berkulit merah dengan dua tanduk kembar yang membengkok kebelakang.


"Tutup mulutmu, Satan!" balas pria lainnya yang memiliki kulit berwarna hitam dengan dua tanduk kecil yang menonjol ke depan sembari menampar pipi dari orang bernama Satan.


Plak...


"Apa kau tidak lihat seberapa besar kerugian yang kita dapat akibat perang balas dendam gagal yang kau usulkan dulu!" lanjut pria itu.


"Aku tahu, Leviathan! Tapi, apa kau tidak iri melihat mereka semua semakin kuat, sedangkan kita seperti sampah masyarakat yang telah terbuang!" teriak Satan.

__ADS_1


"Aku memang iri! Tapi, aku masih punya otak! Tidak sepertimu!" balas Leviathan dengan nada yang keras.


"Sudahlah, Leviathan! Lebih baik kita melihat keadaan Belphegor, Mammon dan Beelzebub sekarang! Setelah itu kita bisa bermain!" ajak seorang wanita berkulit merah, mata berwarna merah, rambut berwarna hitam, serta dada yang besar.


"Tunggu sebentar, Asmodeus! Aku masih harus memberi pelajaran pada iblis tak tahu diri ini!" ucap Leviathan lalu memukul Satan dengan keras hingga membuat Satan terlempar jauh keluar ruangan. Pukulan itu juga menimbulkan suara ledakan yang menarik perhatian sebagian ras iblis.


"Pergi kau dari sini jika masih tetap ingin membalaskan dendam raja!"


Brak...


Itulah ucapan terakhir Leviathan sebelum membanting pintu menggunakan kakinya.


"Lihat saja! Kalian pasti akan menyesal begitu rencana balas dendamku ini berhasil! Lihat saja!" teriak Satan lalu pergi dari tempat itu.


Berbulan-bulan telah berlalu dan lima anggota yang tersisa dari Seven Deadly Sins belum mendengar kabar tentang keberadaan Satan.


Mereka bahkan sempat mengira kalau Satan telah mati. Tapi, anggapan itu segera mereka tepis, karena mereka ingat kalau Seven Deadly Sins telah di anugerahi dengan keabadian selama masih ada energi alam disekitar mereka.


"Leviathan, apakah menurutmu Satan masih hidup?" tanya seorang pria dengan kulit biru dan rambut pirang.


"Tentu aku ingat! Tapi, apa kau tidak khawatir dengannya?" tanya Belphegor lagi.


"Hah... Aku juga khawatir dengannya, Belphegor! Semoga saja dia tidak berbuat onar dengan mode rage-nya itu!" ucap Leviathan lirih.


***


Sementara itu di dunia manusia,


DUUAARRRRR...


Klang... Klang...


Swosh...


Sebuah ledakan terdengar keras diikuti oleh sebuah suara mekanisme aneh. Kemudian, muncullah sesosok iblis dengan kulit berwarna hitam, dua tanduk besar melengkung ke belakang, rambut serta janggut berwarna putih dan hanya mengenakan sebuah celana kulit tanpa baju atasan.

__ADS_1


"Hahaha... Akhirnya aku bisa terbebas kembali!" ucap iblis itu senang.


"Selamat atas kebebasannya, Rajaku Lucifer!" ucap Satan yang ternyata berhasil membebaskan Lucifer dari segel yang membelenggunya.


"Terima kasih, Satan! Jika bukan karena kau, mungkin aku akan terkurung disana dalam waktu yang sangat lama!" balas Lucifer berterima kasih.


"Hamba tidak akan bisa melakukan ini jika bukan karena Yukio, Tuan!" ucap Satan sembari menunjuk seorang pria yang berdiri di belakangnya.


"Namanya Yukio Kiyomizu! Dialah orang yang membantu hamba untuk membebaskan anda, Tuan!" lanjut Satan memperkenalkan Yukio.


"Oh, jadi kau yang membantu Satan untuk membebaskanku?" tanya Lucifer yang dibalas anggukan oleh Yukio, "Begitu! Baiklah, terimalah ini! Anggap saja sebagai ucapan terima kasih dariku!"


Lucifer melempar sesuatu berbentuk hati kearah Yukio. Dengan cepat Yukio menangkapnya menggunakan kedua tangannya. Dia kemudian melihat benda berbentuk hati itu.


Alangkah terkejutnya ia ketika mendapati energi iblis yang sangat besar didalam artefak batu onyx berbentuk hati itu.


"Ya-Yang Mulia Lucifer, apa yang anda berikan kepada hamba?" tanya Yukio terbata-bata.


"Itu adalah Hati Iblis! Salah satu artefak yang kubuat sebelum terkurung disini!" jawab Lucifer.


Bruk...


"Hamba, Yukio Kiyomizu beserta keturunan hamba! Bersumpah akan terus setia kepada Tuan Satan dan Tuan Lucifer! Sampai akhir dunia ini!" ucap Yukio lantang sembari berlutut.


***


"...Begitulah sejarahnya!" ucap Yuki.


"Hoam... Seperti pelajaran sejarah di akademiku dulu! Sangat panjang dan lebar! Aku bahkan hampir tertidur tadi!" ujar Rai pelan seraya menggosok matanya menggunakan jari telunjuk.


"Hihihi... Kau duluan yang minta!" ucap Miyuki.


"Bibi, apa tidak ada artefak lain di kediaman ini selain Hati Iblis itu?" tanya Rai setelah selesai menggosok matanya.


"Tidak! Masih ada beberapa artefak lainnya! Aku juga punya sesuatu untuk roh kecilmu itu!" jawab Yuki yang membuat alis Rai berkedut.

__ADS_1


__ADS_2