
Lima Tahun kemudian
"Mas, apa kamu sudah siap? Anak-anak sudah menunggu kita di bawah..." jerit Ellen sambil merias wajahnya.
Bugh...
Leo yang memakai lipstik sangat terkejut karena tiba-tiba suaminya memeluknya dari belakang. Leo menyandarkan dagunya di pundak Ellen.
"Setelah kita mengajak anak-anak liburan, bagaimana kalau kita liburan berdua?" tanya Leo sambil menatap wajah istrinya dari kaca.
"Yang, jaga anak-anak kalau kita liburan mas?"
"Untuk sementara kita akan titip sama Rezza dan Desi, sayang...."
"Baiklah, aku akan bicara dulu sama Desi..." wajah Leo langsung tersenyum saat Ellen setuju untuk liburan berdua saja.
Ellen dan Leo kini sudah memiliki anak sepasang, putri mereka lahir tiga tahun yang lalu saat usia putra mereka dua tahun. Ellen tidak menyangka saat putranya masih berumur satu tahun, dia sudah berisi lagi. Awalnya dia ragu, dia takut putranya akan kurang kasih sayang darinya. Tapi karena Leo meyakinkan bahwa mereka tidak akan mengurangi kasih sayang dan perhatian mereka pada putra mereka, akhirnya Ellen mempertahankan kehamilannya. Ellen melahirkan seorang putri yang cantik dan diberikan nama Syakira Azahra Rejaksa.
Ellen dan Leo yang baru saja turun kebawah melihat putra duduk di sofa sambil membaca bukunya sedangkan putrinya sedang sibuk bermain dengan putri dari Desi dan Rezza.
Desi dan Rezza dianugerahi seorang putri yang cantik dan sangat mirip dengan Desi. Usianya sama dengan Syakira Putrinya Leo dan Ellen. Saat Ellen dinyatakan positif hamil anak kedua, begitu juga dengan Desi. Mereka juga melahirkan di hari yang sama dan di rumah sakit yang sama.
"Dad, kenapa lama sekali? Aku sudah bosan menunggu" ucap Prima putra Leo dan Ellen tanpa mengalihkan pandangannya dari bukunya.
Prima memiliki sifat yang sangat mirip dengan Leo, sangat dingin tapi sangat hangat hanya pada keluarganya saja.
"Sorry boy..." Leo meminta maaf pada putranya sambil tersenyum.
"Chel, apa kak Rio belum datang juga?" tanya Ellen karena tidak melihat keberadaan Rio.
"Katanya mereka lagi di jalan kak..." ucap Chelsea yang baru saja selesai menghubungi Rio.
"Kalau begitu kita masuk mobil saja dulu, kalau mereka sudah sampai kita bisa langsung berangkat" ucap Leo.
"Daddy gendong..." Leo melihat ke bawah dimana Putri kecilnya sudah merengek minta di gendong.
"Uh... Princess Daddy..." Leo langsung menggendong putrinya dengan tersenyum.
__ADS_1
"Dad, apa bisa aku satu mobil dengan kak Aldiano?" tanya Prima yang kini sudah bangkit berdiri.
Aldiano adalah putra Desi dan Rezza, anak Desi dari mantan suaminya Dito. Prima dan Aldiano sangat dekat mereka seperti saudara kandung.
"Boleh, boy..." ucap Leo.
"Daddy kalau begitu Syakira satu mobil dengan Nesya ya..." rengek Syakira yang berada di gendongan Leo. Nesya yang dimaksud Syakira adalah putri dari Desi dan Rezza.
"Kalau princess nya Daddy bersama Nesya, siapa dong kawannya Daddy di mobil?" tanya Leo sambil menampilkan wajah cemberutnya.
"Kan, ada mommy..." ucap Syakira sambil menatap Ellen dengan tersenyum.
"Tapi kan Daddy mau princess nya Daddy menemani Daddy juga..." Mendengar ucapan Leo, Syakira langsung merenggut.
Melihat putrinya yang cemberut, Leo langsung menghela nafasnya. Leo tidak bisa langsung menyetujui permintaan putrinya begitu saja, dia harus bertanya dulu pada Desi dan Rezza. Dia tidak ingin membuat Rezza dan Desi repot apalagi putranya juga ikut meminta bersama putra Rezza dan Desi.
"Tidak apa-apa, mas. Kalau ada Syakira, Nesya jadi ada temannya di mobil" ucap Desi yang mengerti tatapan Leo padanya dan suaminya.
"Baiklah, princess Daddy bisa ikut dengan Nesya. Tapi jangan membuat Tante Desi dan om Rezza repot" wajah Syakira yang tadinya cemberut langsung tersenyum karena mendengar ucapan Leo.
"Maaf ya Des, mas Rezza..." Ucap Ellen yang merasa bersalah karena putra dan putrinya yang membuat repot Desi dan Rezza.
Setelah itu mereka menuju ke mobil mereka masing-masing. Saat mereka masuk kedalam mobil, Rio datang. Chelsea pun langsung berlari dan masuk kedalam mobil.
Mereka secara bersamaan menuju rumah mama Nia lebih dulu untuk menjemput mama Nia, Kartika dan kedua orangtuanya Desi yang sudah menunggu mereka.
"Ma, kak Ellen dan yang lainnya sudah datang..." teriak Kartika dari depan pintu rumahnya.
Mama Nia dan kedua orangtuanya Desi pun langsung keluar dari dalam rumah dan melihat cucu-cucu mereka keluar dari dalam mobil dan berlari untuk memeluk mereka.
Setelah mereka melepaskan kangen dengan cucu mereka, mereka pun langsung masuk kedalam mobil. Kedua orangtuanya Desi dan mama Nia naik mobil Leo.
"Kar, kamu mau ngapain?" tanya Ellen saat melihat adiknya ingin naik ke mobilnya.
"Tentu saja naik mobil kakak" ucap Kartika.
"Kamu satu mobil saja dengan Chelsea, dia di mobil kak Rio..." ucap Ellen.
__ADS_1
Kartika pun langsung cemberut sambil berjalan mendekati mobil Rio. Saat dia ingin membuka pintu belakang, Kartika tidak bisa membukanya. Chelsea yang duduk di belakang bersama Rio membuka jendela mobil.
"Duduk di depan ya.." ucap Chelsea dengan tersenyum.
Dengan terpaksa Kartika duduk di depan, samping Dion.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat dalam perjalanan menuju villa di mana Kakek Bryan tinggal, Kartika tampak serius dengan hp nya. Sesekali Kartika senyum sendiri setelah mendapat pesan.
"Kar, apa kabar pacar mu itu?" tanya Chelsea sambil melirik Dion yang dari tadi fokus ke depan.
"Baik, kak..."
"Apa dia masih di luar negeri?"
"Masih kak, Minggu depan rencananya Faisal pulang ke Indonesia" ucap Kartika dengan bahagia karena pacarnya akan pulang ke Indonesia.
"Baguslah.... Apa kamu sudah bertemu dengan keluarganya?" Kartika langsung menoleh kebelakang dan menatap Chelsea dengan sendu.
"Belum kak, katanya setelah dia pulang nanti dia akan cerita pada keluarganya tentang hubungan kami"
"Jadi, keluarganya belum ada yang tahu kalau dia sudah punya pacar?" Kartika menggeleng kepalanya.
"Lucu sekali, padahal kalian sudah tiga tahun lebih pacaran." ucap Chelsea dengan kesal. Kartika memaksakan dirinya tersenyum.
"Sayang..." Rio menyenggol lengan Chelsea supaya Chelsea menghentikan obrolannya.
"Sudahlah, yang penting dia akan mau bicara dengan keluarganya setelah dia pulang." Kartika mengangguk kepalanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah beberapa jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di villa milik keluarga Rejaksa. Kakek Bryan yang dari tadi menunggu kedatangan cucunya langsung bangkit berdiri dan memeluk cucu-cucunya.
"Opa..." teriak Syakira sambil berlari memeluk kakek Bryan.
"Uh... Cucu opa yang cantik..." Kakek Bryan tampak sangat bahagia.
__ADS_1
"Opa..." sapa Prima dengan tersenyum pada Kakek Bryan. Kakek Bryan pun langsung memeluk erat cucu laki-lakinya.
...****************...