
"Iya ini pakaian milik Daddy, biasa kalau Daddy sebelum tidur selalu menggunakan celana boxernya," jawab Mommy Monika.
"Tumben Daddy tidur siang?" tanya Edward dengan wajah terkejut.
William sebelum dan sesudah bercerai dengan istrinya, William jarang tidur siang karena selalu sibuk dengan pekerjaan hal itu dilakukan untuk melupakan segala rasa kesal dan rasa kecewa yang teramat sangat pada Valen.
"Daddy sangat lelah makanya tidur siang," jawab Mommy Monika berbohong.
"Aku ingin menemui Daddy," ucap Edward.
"Daddy baru saja tidur, nanti saja," ucap Daddy Gerald yang sejak tadi diam sambil menarik tangan Edward.
"Benar yang dikatakan Opa, lebih baik biarkan Daddy mu istirahat,'' sambung Mommy Monika.
"Baik Oma, Opa," jawab Edward patuh tanpa curiga sedikitpun.
"Oh ya Edward, Oma dengar kamu membutuhkan seorang sekretaris?" tanya Mommy Monika sambil menuruni anak tangga satu demi satu begitu pula dengan Daddy Gerald dan Edward.
"Benar Oma, tapi susah mencari seorang sekretaris yang tidak centil," jawab Edward.
"Jadi sudah hampir seminggu kamu belum mendapatkannya?" tanya Daddy Gerald.
"Belum Opa, mereka tahu kalau Edward di tinggal istri selama bertahun-tahun karena itulah mereka berusaha menggoda Edward dan tanpa menunggu untuk di tes, Edward langsung menolaknya," jawab Edward menjelaskan.
"Dari mana mereka tahu?" tanya Mommy Monika sambil duduk di sofa ruang tamu.
"Paling dari salah satu karyawan Edward," jawab Daddy Gerald sambil duduk di sofa samping istrinya.
"Tepat sekali yang dikatakan Opa," jawab Edward yang juga ikut duduk di sofa saling berhadapan yang hanya saja dibatasi oleh meja.
"Oh ya, kapan Kamu memperkenalkan istri mu ke perusahaan?" Tanya Mommy Monika.
"Besok lusa Oma, agar mereka tidak lagi centil dan mengganggu Edward." Ucap Edward.
__ADS_1
"Bagus dengan begitu mereka tahu kalau istrimu sudah kembali dan tidak akan mengusik hidupmu lagi." Ucap Daddy Gerald sambil menatap cucunya yang semakin bertambah dewasa.
"Apa yang dikatakan Opa benar adanya." Ucap Edward yang sudah lelah di kejar oleh para gadis dan para wanita khususnya para karyawatinya.
Hening
Hening
"Oh ya Edward, Oma dan Opa punya anak angkat namanya Angelica jadi Oma berencana agar Angelica berkerja sebagai sekretaris pribadimu," ucap Mommy Monika setelah beberapa saat mereka terdiam.
"Sejak kapan Opa dan Oma punya anak angkat?" tanya Edward penasaran.
"Sejak hari ini karena itulah Oma ingin agar Angelica bisa berkerja mulai besok pagi," ucap Mommy Monika.
"Tumben Oma dan Opa mempunyai anak angkat?" tanya Edward yang masih penasaran.
"Sebenarnya Opa dan Oma bertemu seorang gadis di rumah sakit di mana ke dua orang tuanya tidak menyayangi nya. Ke dua orang tuanya memfitnah Angelica dengan menuduhnya berselingkuh dengan Pamannya tapi sebenarnya Pamanlah yang sering berselingkuh di depan istrinya dan diketahui oleh Angelica," jawab Mommy Monika menjelaskan secara singkat.
"Terus Oma?" tanya Edward penasaran dan entah kenapa Edward menahan amarahnya terhadap Pamannya Angelica.
"Apakah Oma dan Opa ada bukti kalau Angelica tidak bersalah?" tanya Edward penasaran.
"Opa meretas cctv mansion mereka dan juga meretas cctv rumah sakit, untuk mengetahui siapa yang bersalah dan siapa yang tidak bersalah." Jawab Daddy Gerald yang menjawab pertanyaan Edward.
"Akhirnya ketahuan kalau Pamannya yang bersalah dan ke dua orang tua Angelica meminta maaf tapi Angelica yang sudah terlanjur kecewa ingin menenangkan diri." Sambung Mommy Monika.
"Terus Oma dan Opa membawa ke mansion bersama Daddy?" tanya Edward yang bisa menebak apa yang terjadi selanjutnya.
"Betul sekali, Oma sengaja membawanya ke sini karena Oma sangat kesal dengan Ibunya Angelica meminta dua kartu, uang, perhiasan yang dikenakannya dan segala fasilitas yang diberikan Angelica." jawab Mommy Monika sambil menggenggam erat ke dua tangannya.
"Jika Angelica kembali maka kartu, uang, perhiasan dan segala fasilitas yang diberikan akan dikembalikan," sambung Mommy Monika.
"Apa? Jadi Angelica di bawa ke sini tidak membawa apa-apa? Jika Oma dan Opa tidak bertemu bisa jadi Angelica tinggal di kolong jembatan," ucap Edward dengan wajah terkejut.
__ADS_1
"Bukan itu saja, Angelica hanya memakai pakaian yang dikenakannya. Tas dan dompet diberikan ke Ibunya Angelica bahkan lebih parahnya sepatu yang dikenakannya juga di minta sedangkan Ibunya Angelica tidak memperdulikan ketika Angelica bertelanjang kaki," ucap Mommy Monika.
"Apa? Jahat banget mereka Oma," ucap Edward sambil menahan amarahnya.
"Betul sekali karena itulah Oma dan Opa membawa Angelica ke sini," ucap Mommy Monika menjelaskan.
"Pakaian milik Julia ada di sini dan ada yang masih baru bisa di pakai sama Angelica," ucap Edward yang tidak tega dengan Angelica.
"Iya, tadi Oma sudah meletakkan pakaian milik Julia di sofa kamarnya," ucap Mommy Monika.
"Sekarang Angelica kemana Oma?" tanya Edward penasaran.
"Ada di kamarnya lagi tidur, dari tadi Angelica menangis karena sikap orang tuanya yang tidak menyayangi Angelica," Jawab Mommy Monika.
Mommy Monika dan Daddy Gerald saat ini belum menceritakan kalau Angelica dan William tidur bersama, tapi yang pasti Mommy Monika dan Daddy Gerald akan mengatakannya.
"Oh ya, Angelica belum ada pengalaman kerja jadi Opa minta kamu mau mengajarkan Angelica," pinta Daddy Gerald yang sejak tadi terdiam.
"Baik Opa, kalau begitu mulai besok Angelica datang ke perusahaan Edward nanti biar Edward akan mengajarkan Angelica," ucap Edward.
"Oh ya satu lagi, karena Angelica menjadi putri angkat kami maka kamu jangan memanggil langsung namanya tapi panggil dengan sebutan Tante," ucap Daddy Gerald.
'Setelah itu berganti sebutannya menjadi Mommy,' sambung Daddy Gerald dan Mommy Monika dalam hati.
"Baik Opa," jawab Edward singkat tanpa curiga sedikitpun.
Merekapun mulai bercakap-cakap mengenai seputar pekerjaan Edward. Sedang di tempat yang berbeda seorang pria yang tidak lain adalah orang tua Angelica mengusir adik iparnya ketika mengetahui kalau adik iparnya sering selingkuh dan ringan tangan terhadap istrinya.
"Kak, aku sangat menyesal tolong maafkan aku," mohon adik iparnya.
"Tidak akan, kesalahanmu sudah sangat besar karena gara-gara ulah dirimu putriku pergi dari rumah,'' ucap Ibunya Angelica sambil menatap tajam ke arah adik iparnya.
"Kakak ipar, aku tahu aku salah tapi aku berjanji untuk memperbaiki semuanya," ucap adik iparnya.
__ADS_1
"Dengan apa kamu akan memperbaikinya?" tanya Ayahnya Angelica.
"Aku akan merubah diriku menjadi suami yang baik dan memohon pada Angelica untuk kembali ke sini," jawab adik iparnya.