Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Minta Maaf


__ADS_3

"Angelica, kamu lihat sendirikan." Ucap Daddy Gerald mengadu ke Angelica sambil tersenyum miring.


"Kak William." Panggil Angelica.


"Ada apa Sayang?" Tanya William.


"Minta maaf sama Daddy." Ucap Angelica.


"Tapi ..." Ucapan William terputus ketika Angelica mendekatkan wajahnya ke telinga William.


'Aku sudah lapar banget jadi minta maaf sekarang atau nanti habis makan kita tidur di kamar masing-masing.' Ancam Angelica dengan suara berbisik agar tidak terdengar oleh mereka.


Selesai mengatakan hal itu, Angelica menarik wajahnya sedangkan William menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Daddy yang sangat tampan maafkan William ya." Ucap William sambil tersenyum namun terlihat wajahnya yang sangat kesal.


"Angelica, kamu lihat wajah William sepertinya tidak ikhlas mengatakan itu." Adu Daddy Gerald sambil menahan tawa begitu pula dengan istrinya dan cucunya yang bernama Edward.


Entah kenapa Daddy Gerald hari ini sangat suka menggoda William mungkin selama ini William selalu bersikap dingin dan jarang berbicara namun semenjak kenal dengan Angelica sikapnya mulai berubah.


"Kak William." Panggil Angelica dengan suara pelan.


"Minta maaf sama Daddy." Ucap Angelica.


"Tapi ..." Ucapan William terputus ketika Angelica mendekatkan wajahnya ke telinga William.

__ADS_1


'Aku sudah lapar banget jadi minta maaf sekarang atau nanti habis makan kita tidur di kamar masing-masing.' ucap Angelica dengan suara berbisik agar tidak terdengar oleh mereka dengan nada mengancam.


Selesai mengatakan hal itu, Angelica menarik wajahnya sedangkan William menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Daddy yang sangat tampan maafkan William ya." Ucap William sambil tersenyum namun terlihat jelas wajahnya yang sangat kesal.


"Angelica, kamu lihat wajah William sepertinya tidak ikhlas mengatakan maaf sama Daddy." Adu Daddy Gerald sambil masih tersenyum miring.


Entah kenapa Daddy Gerald hari ini sangat suka menggoda William mungkin selama ini William selalu bersikap dingin dan jarang berbicara namun semenjak kenal dengan Angelica sikapnya mulai berubah.


"Kak William." Panggil Angelica dengan suara pelan.


"Daddy, maafkan William ya." Ucap William sambil tersenyum manis.


"Sekarang kita makan karena Mommy sudah lapar." Ucap Mommy Monika mengalihkan pembicaraan.


"Sama Mom." Jawab mereka bersamaan.


Mommy Monika seperti biasa mengambil makanan untuk suaminya setelah itu untuk dirinya. Setelah selesai gantian Angelica mengambil makanan untuk William dan berlanjut ke Edward setelah itu baru dirinya.


Mereka makan dalam diam tanpa ada yang bicara hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


Kini mereka berada di ruang keluarga untuk mengobrol sambil menunggu makanan mereka turun ke perut.


"William." Panggil Momny Monika dengan wajah serius.

__ADS_1


"Iya Mom." Jawab William.


'Kenapa mendadak perasaanku tidak enak ya?' Tanya William dalam hati."Minggu depan kalian akan menikah jadi mulai sekarang dan seterusnya kamu tinggal sama Edward sampai kalian menikah barulah kalian boleh tinggal bersama." Ucap Mommy Monika dengan nada tegas.


Duar


Duar


Bagai petir di siang hari itu yang dirasakan oleh William. Kesedihan William jelas terlihat sekali di wajahnya karena sesungguhnya William tidak bisa jauh dari Angelica.


"Tapi Mom .." Ucapan William terpotong oleh Mommy Monika.


"Tidak ada penolakan." Ucap Mommy Monika dengan nada tegas.


Tanpa sepengetahuan William kalau Mommy Monika memberikan kode ke arah Angelica untuk diam dan tidak bicara sedangkan Angelica yang mengerti kode Mommy Monika hanya menganggukkan kepalanya sekali.


"Mommy." Panggil William.


Mommy Monika menghembuskan nafasnya dengan perlahan sambil memejamkan matanya untuk mengatur kekesalannya terhadap putra sulungnya.


Mommy Monika memang awalnya menyuruh William untuk melakukan hubungan suami istri dengan Angelica karena saat itu nyawa Angelica hampir melayang akibat pengaruh obat perang sang tapi kini sudah tidak lagi.


Mommy Monika ingin putra sulungnya bisa menahan ha x sratnya sampai mereka menikah dan setelah menikah barulah mereka bisa melakukan hubungan suami istri.


"Kamu sungguh tidak ingin tinggal sementara dengan Edward?" Tanya Mommy Monika dengan wajah serius.

__ADS_1


__ADS_2