Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Berjodoh


__ADS_3

"Siapa bilang kalau Mommy yang memasak? Hari ini Angelica yang memasak sedangkan Mommy yang membantu supaya cepat selesai." jawab Mommy Monika sambil duduk di kursi samping suaminya.


"Angelica kamu bisa masak?" tanya William dengan wajah terkejut karena dulunya Valen tidak pernah memasak selama mereka menikah sambil duduk di sebrang orang tuanya yang dihalangi oleh meja makan.


"Bisa dong, semoga saja suka dengan masakan pertama Angelica." ucap Angelica sambil tersenyum.


"Pasti suka, setiap hari masakin buat Kakak ya?" pinta William.


"Iya Kak." jawab Angelica sambil tersenyum bahagia.


"Kok belum duduk, duduk di sebelah Kakak." ucap William yang melihat Angelica masih berdiri.


"Baik Kak," jawab Angelica patuh.


Angelica duduk di kursi makan sebelah William kemudian Mommy Monika mengambil makanan untuk suaminya barulah untuk dirinya. Ketika Mommy Monika sudah selesai mengambil makanan tiba-tiba William dan Angelica sama-sama memegang centong nasi.


"Angelica ambilkan makanan untuk Kak William, bolehkah?" tanya Angelica dengan nada pelan.

__ADS_1


"Tentu saja boleh." jawab William sambil tersenyum dan melepaskan tangannya yang memegang centong nasi.


'Selama aku menikah dengan Valen, aku tidak pernah diperlakukan seperti ini. Terkadang aku sangat iri ketika melihat Daddy, adik kembar ku Willy dan adik iparku Aberto setiap makan selalu diambilkan oleh masing-masing istrinya.' ucap William dalam hati sambil tersenyum bahagia.


Perhatian Angelica mengambilkan makanan untuk William membuat William sangat bahagia karena baru kali ini dirinya diperhatikan.


'Mommy tahu kenapa kamu tersenyum? Karena selama ini kamu ingin mempunyai istri yang mengambilkan makanan untuk suaminya sedangkan Valen hanya memikirkan perutnya sendiri tanpa mempedulikan suaminya.' Ucap Mommy Monika dalam hati.


'Semoga saja Angelica adalah jodohnya William karena sejak kehadiran Angelica putra sulung ku selalu tersenyum dan semoga saja ke dua anak kembarnya menyetujui jika William menikah lagi dengan Angelica.' Ucap Daddy Gerald dalam hati.


"Nambah lagi Kak?" tanya Angelica.


"Ok, mau makan yang mana Kak?" Tanya Angelica.


"Semuanya tapi ambilnya sedikit nanti Kak William gendut." Jawab William.


"Kak William masih kurus jadi makan yang banyak." ucap Angelica sambil mengambil lauk dan diletakkan ke dalam piring William.

__ADS_1


"Angelica kebanyakan nanti tidak habis." ucap William ketika Angelica meletakan piring di depannya.


"Jangan takut Kak, jika tidak habis nanti Angelica yang akan habiskan." Jawab Angelica dengan nada santai.


"Berarti kamu tidak makan nunggu makanan Kakak sisa?" tanya William dengan wajah terkejut.


"Kakak tidak mau, kamu makan yang baru." sambung William.


"Aku memang makan yang baru Kak." Jawab Angelica sambil makanan untuk dirinya.


"Lalu kok kamu makan punya makanan sisa Kakak? Memang perutmu masih muat? Apakah kamu tidak jijik makanan bekas Kakak?" Tanya William beruntun dengan wajah masih terkejut.


"Tenang saja daya tampung perutku masih muat banyak Kak. Kenapa harus jijik? Kak William sangat baik padaku jadi aku tidak pernah merasa jijik sama sekali apalagi aku memang tidak suka makanan di buang." Jawab Angelica sambil tersenyum.


"Ehem .... Kita berdoa dulu setelah itu kita baru makan bersama." ucap Mommy Monika yang melihat William ingin mengeluarkan suaranya.


'Angelica kamu memang gadis yang berbeda dan Mommy harap kamulah jodoh putraku William.' Sambung Mommy Monika dalam hati.

__ADS_1


'Daddy harap kalian secepatnya berjodoh dan tidak ada halangan.' ucap Daddy Gerald dalam hati.


"Baik Mom." jawab mereka bersamaan.


__ADS_2