Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Apapun Yang Terjadi


__ADS_3

"Apapun yang terjadi Angelica tidak akan kembali ke rumah itu." Jawab Angelica.


"Bagus, lebih baik kamu lupakan lah mereka karena mereka sekumpulan keluarga yang tidak bermoral." Ucap Mommy Monika.


"Maksud Mommy?" Tanya Angelica dengan wajah bingung.


Mommy Monika menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menceritakan tentang keluarganya Angelica sedangkan Angelica yang mendengarkan cerita Mommy Monika tiba-tiba menutup mulutnya dengan ke dua tangannya.


Hal itu dikarenakan cerita tentang keluarganya membuat perasaan Angelica menjadi sangat malu yang teramat sangat karena mempunyai ibu kandung yang tidak pantas dijadikan contoh.


"Itulah yang terjadi sebenarnya." Ucap Mommy Monika mengakhiri ceritanya.


"Mommy, jika seandainya Kak William dan keluarga tidak menerima Angelica menjadi bagian dari keluarga maka Angelica bersedia pergi menjauh dari keluarga ini. Kebahagiaan Angelica adalah melihat kak William dan keluarga besar Kak William bahagia walau Angelica terluka tapi tidak apa-apa." Ucap Angelica dengan mata berkaca-kaca.


Tes


Tes


Angelica yang tidak bisa mengatasi kesedihan sekaligus malu yang teramat sangat secara bersamaan membuat Angelica merasa rendah diri dan tidak pantas berdampingan dengan William membuat Angelica kembali mengeluarkan air matanya.


Grep

__ADS_1


"Kami sebagai orang tua William lebih menyetujui kamu menikah dengan William karena kamu wanita yang tepat untuk putraku." Ucap Mommy Monika sambil memeluk tubuh Angelica sambil membelai lembut punggung Angelica.


"Kamu tahu Angelica, sejak William bertemu denganmu William banyak mengalami perubahan. Lebih banyak tersenyum, lebih jahil dan tertawa dengan lepas karena itulah kami sebagai orang tua sangat setuju jika kamu menikah dengan putra kami." Ucap Mommy Monika.


"Sekarang kamu mandi dan kita makan siang bersama." Ucap Mommy Monika sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan Angelica.


"Tapi Angelica sangat malu Mom." Ucap Angelica.


"Malu kenapa? Masalah hubungan suami istri? Kan bukan salah mu tapi salah mereka berdua karena itulah William melakukannya agar nyawa kamu selamat." Ucap Mommy Monika.


"Bukan itu saja Mom tapi masalah keluargaku yang membuatku tidak ada lagi muka di depan keluarga besar Kak William." Ucap Angelica.


"Angelica sayang, ini bukan salah mu jadi jangan pernah merasa bersalah atau merasa tidak ada muka di depan keluarga William." Ucap Mommy Monika yang berusaha agar Angelica tidak terpuruk dengan kesedihan.


"Sudah jangan dipikirkan, sekarang ayo sekarang mandi biar badanmu menjadi segar." Ucap Momny Monika.


Angelica menganggukkan kepalanya kemudian Angelica berusaha untuk bangun dari ranjang dengan di bantu Mommy Monika.


"Sstttttt... Sakit banget Mom." Ucap Angelica sambil turun dari ranjang.


"Mommy tahu setelah hampir seminggu rasa sakitnya hilang kok." Ucap Mommy Monika.

__ADS_1


"Kok lama ya Mom?" Tanya Angelica sambil berjalan ke arah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


"Memang seperti itu." Jawab Mommy Monika.


"Kalau begitu lain kali tidak akan melakukannya karena sakit sekali." Ucap Angelica.


"Di awal memang sakit tapi lama - lama enak banget." Ucap Mommy Monika.


"Masa sih Mom?" Tanya Angelica penasaran.


"Iya benar, pada saatnya nanti kamu akan mengalaminya." Ucap Momny Monika.


Angelica hanya menganggukkan kepalanya kemudian Angelica masuk ke kamar mandi.


"Mau Mommy bantu melepaskan pakaian?" Tanya Mommy Monika.


"Mau Mom." Jawab Angelica yang merasakan tubuh bagian privasinya sangat perih ketika ke dua paha nya saling bergesekkan.


"Baiklah Mommy akan memandikanmu." ucap Mommy Monika.


Angelica hanya menganggukkan kepalanya kemudian Angelica dengan perlahan melepaskan pakaiannya satu demi satu dengan di bantu oleh Mommy Monika.

__ADS_1


"Mommy." Panggil Angelica dengan wajah memerah.


__ADS_2