Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Kandang Macan


__ADS_3

Siapa lagi kalau bukan Pamannya Angelica yang berjalan ke arah kamar tamu yang berada di sebelah kamar Angelica dengan tubuh polos tanpa sehelai benangpun.


"Kakak sangat pintar selain memberikan dupa perang sang, Kakak juga memberikan wanita itu obat perang sang dan aku sangat puas dengan hasilnya." Ucap Pamannya Angelica.


"Kakak ipar aku sudah melakukan hubungan suami istri dan sekarang gantian aku yang ingin merasakan tubuh Angelica. Pasti obat dan dupa nya masih berkerja jadi aku tidak sabar ingin melihat tubuh polos Angelica dan merasakan bagaimana liarnya Angelica di ranjang." Sambung Pamannya Angelica.


Ceklek


"Kenapa Kakak dan Angelica tidak ada? Apa mereka bermain di kamar Angelica?" Tanya Pamannya Angelica.


Kamar Angelica berada di tengah - tengah kamar tamu di mana kamar tamu sebelah kanan ada seorang wanita panggilan dimana Pamannya sudah selesai melakukan hubungan suami istri. Sedangkan di sebelah kiri kamar tamu tempat di mana Ayah angkatnya Angelica ingin menjebak Angelica dengan cara memasang dupa perang x sang.


Pamannya Angelica berjalan ke arah kamar tengah di mana kamar itu merupakan kamar Angelica. Tanpa sepengetahuan Paman Angelica kalau di dalam kamar tersebut ada Angelica, Mommy Monika dan William.


Ceklek


"Kakak sudah selesai melakukan hubungan suami is..." Ucapan Pamannya Angelica langsung berhenti.


Ketika Pamannya membuka pintu kamar Angelica sambil bicara sendiri tiba-tiba menghentikan ucapannya karena di depannya William dan Mommy Monika menatap dirinya dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Kalian kenapa ada di si ..." Ucapan Paman Angelica terpotong oleh Ucapan William bersamaan mendapatkan bogeman mentah dari William.


Bugh


"Dasar pria gi*a!" teriak William sambil meninju wajah Paman Angelica.


bruk


Karena tidak ada persiapan ketika wajahnya di tinju membuat Pamannya Angelica langsung terjatuh ke lantai dan hidungnya mengeluarkan darah segar.


William yang mendengar jelas ucapan Paman Angelica kalau Angelica diberikan obat perang sang dan juga dupa terlebih ketika melihat Angelica diperlakukan oleh Ayah angkatnya Angelica membuat William tidak bisa menahan amarahnya.


"Akhhhhhhh !" Teriak Pamannya Angelica yang merasakan sakit yang teramat sangat.


Mommy Monika memalingkan wajahnya ke arah samping dan membiarkan apa yang dilakukan oleh William karena pria itu pantas mendapatkannya.


"William, bawa pria breng**k itu keluar!" Perintah Mommy Monika yang mengingat ada Angelica.


Walau Angelica tidak sadarkan diri, Mommy Monika tidak ingin Angelica tiba-tiba sadar dan melihat sisi lain William di mana Mommy Monika tahu akan sifat ke dua anak kembarnya yang menghukum orang tanpa ampun.

__ADS_1


Ke dua putranya yang bernama William dan Willy sifatnya hampir sama seperti suaminya menghukum orang tanpa ampun jika melakukan kesalahan berat sedangkan Putri bungsunya yang bernama Gesha mirip dirinya tidak tega mendengar orang kesakitan.


"Baik Mom." Jawab William.


William menarik paksa Pamannya Angelica yang tidak sadarkan diri sedangkan Mommy Monika yang mencoba membuat Angelica sadar ternyata belum juga berhasil membuat Mommy Monika menghubungi dokter pribadinya yang bernama dokter Kasandra. Sambungan pertama langsung di angkat oleh dokter Kasandra.


("Hallo Nyonya." Panggil dokter Kasandra).


("Kasandra, jika seorang gadis terkena dupa perang x sang dan obat perang x sang tiba-tiba tidak sadarkan diri. Apakah adakah yang lain selain melakukan hubungan suami istri?" Tanya Mommy Monika tanpa basa basi).


("Tidak ada cara lain Nyonya, gadis itu terpaksa melakukan hubungan suami istri kalau tidak nyawanya akan melayang." Jawab dokter Kasandra).


("Baik, terima kasih." Jawab Mommy Monika).


("Sama-sama Nyonya." Jawab dokter Kasandra).


Tut tut tut


Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian Mommy Monika keluar dari kamar Angelica untuk mencari William hingga Mommy Monika melihat dari lantai atas di mana Daddy Gerald, Edward dan William memberikan pelajaran ke dua pria tersebut yang sudah babak belur.

__ADS_1


"Berhenti, kasih ke dua pria itu ke kandang macan dan kamu William naik ke atas!" Perintah Mommy Monika.


__ADS_2