
"Sebelum Mommy bertanya, Mommy ingin cerita sedikit tentang ke tiga anak Mommy," ucap Mommy Monika sambil menatap ke arah Angelica.
Mommy Monika tahu kalau Angelica sangat gugup dan takut jika dirinya diusir karena itulah Mommy Monika bicara dengan santai dan Angelica bisa mengenal ke tiga anak kembarnya.
Hal itu dilakukan agar Angelica tahu sedikit tentang keluarganya dan juga keluarga besarnya. Selain itu dirinya ingin tahu perasaan Angelica terhadap William karena Mommy Monika tidak ingin putranya terluka untuk ke dua kalinya.
"Mommy dan Daddy mempunyai tiga anak kembar yang bernama William, Willy dan Gesha." Ucap Mommy Monika.
"Ke tiga anak kembar kami semuanya sudah menikah dan masing-masing sudah mempunyai anak kembar." sambung Mommy Monika.
Entah kenapa ketika mendengar kalau William sudah menikah membuat dada Angelica terasa sesak dan sulit bernafas membuat Angelica menundukkan kepalanya.
"Maafkan Angelica Mom," ucap Angelica merasa bersalah.
"Maaf kenapa?" tanya Mommy Monika dengan wajah bingung.
"Karena Angelica tidak tahu kalau Kak William sudah menikah, seharusnya tadi Angelica tidak meminta Kak William untuk tidur bersama." Jawab Angelica yang merasa dirinya sangat bersalah karena menyukai pria beristri.
"Kenapa Angelica meminta putraku tidur bersama?" tanya Mommy Monika penasaran tanpa menjawab ucapan Angelica yang lainnya.
Di mana Mommy Monika belum mengatakan kalau William sudah bercerai sebelum mengenal Angelica.
"Saat itu, Angelica sangat sedih kalau ke dua orang tua Angelica tidak mempercayai Angelica bahkan ketika Angelica ingin pergi untuk menenangkan diri Mommy meminta dua kartu kredit dan semua perhiasan yang aku pakai." Jawab Angelica dengan mata berkaca-kaca.
"Angelica yang sangat kecewa melepaskan sepatu, tas dan Angelica hanya memegang kartu identitas sedangkan ke dua orang tua Angelica tidak memperdulikannya. Jika tidak ada Mommy, Daddy dan Kak William mungkin Angelica tinggal di kolong jembatan." sambung Angelica.
Tes
__ADS_1
Tes
Tes
Grep
Angelica yang tidak bisa menahan rasa sakit hatinya membuat air mata yang sejak tadi di tahan akhirnya keluar juga membuat Mommy Monika memeluk Angelica.
"Hiks ... Hiks ... Hiks..." isak Angelica sambil membalas pelukan Mommy Monika.
"Jadi karena itu kamu meminta William untuk menemani dirimu tidur?" tanya Mommy Monika sambil mengusap punggung Angelica.
"Iya Mom, entah kenapa Angelica merasa nyaman, merasa terlindungi dan merasa di sayang jika dekat dengan Kak William." Jawab Angelica dengan jujur.
"Mommy, Angelica tidak ingin merusak hubungan Kak William dengan istri Kak William karena itu lebih baik Angelica pergi dari mansion," ucap Angelica.
"Memang kamu mau pergi kemana?" tanya Mommy Monika sambil mendorong perlahan tubuh Angelica.
"Angelica tidak tahu mau pergi ke mana tapi yang pasti saat ini Angelica tidak ingin pulang ke mansion orang tuaku karena Angelica masih sangat kecewa dengan ke dua orang tua Angelica." Jawab Angelica sambil melepaskan pelukannya.
"Kamu tidak usah pergi, tetaplah tinggal di sini." Ucap Mommy Monika.
"Tapi Mom, Angelica tidak mau merusak rumah tangga orang lain terlebih rumah tangga Kak William." Jawab Angelica.
"Siapa yang merusak rumah tangga orang lain?" tanya Mommy Monika sambil tersenyum.
"Jika aku dekat dengan Kak William pasti Istrinya Kak William cemburu belum lagi anak kembarnya." Jawab Angelica jujur.
__ADS_1
"William sudah berpisah dengan istrinya belum ada seminggu. Jadi bagaimana bisa kamu merusak rumah tangga putraku?" tanya Mommy Monika.
"Maksud Mommy, Kak William duda?" tanya Angelica tidak percaya dengan apa yang barusan didengarnya.
"Betul sekali, istrinya sangat jahat dan tidak menghormati Mommy, Daddy dan suaminya yaitu William. Selain itu istrinya William mengajari putra sulungnya untuk menyiksa istrinya hingga istrinya pergi dari mansion dengan membawa ke tiga anak kembar nya yang berada didalam kandungannya. Karena itulah William menceraikan istrinya karena sudah tidak tahan akan kejahatannya." Jawab Mommy Monika menjelaskan.
"Siapa tahu Istrinya Kak William sifatnya berubah Mom? Jika dinasehati terus menerus." ucap Angelica.
"Wanita itu sering di nasehati baik Mommy, Daddy, William bahkan sahabatnya yang menjadi adik iparnya tapi percuma saja." Jawab Mommy Monika.
"Sama ke dua adik iparnya saja selalu bermusuhan." sambung Mommy Monika.
"Susah juga ya Mom, terus kenapa istrinya Kak William membenci menantunya? Maaf Angelica mengatakan ini karena dari cerita Mommy kalau Istrinya Kak William mengajari putra sulungnya untuk menyiksa istrinya hingga istrinya pergi dari mansion dengan membawa ke tiga anak kembar nya yang berada didalam kandungannya. Apakah menantunya melakukan kesalahan besar?" tanya Angelica penasaran.
"Tidak pernah melakukan kesalahan sedikitpun. Istrinya William sangat membenci menantunya karena keluarga dari istri menantunya pernah menolak dirinya untuk dijadikan menantunya." Jawab Mommy Monika.
"Ternyata kami sekeluarga baru menyadari kalau istrinya William menikah dengan William sebagai pelarian dan yang membuat kami sebagai orang tuanya sangat marah sekaligus kecewa ketika mengetahui kalau menantu kami sengaja menjebak putra kami dengan menggunakan obat perang sang agar dinikahi," sambung Mommy Monika.
Angelica yang mendengar hal itu sangat terkejut hingga mulutnya di tutup dengan menggunakan ke dua tangannya.
"Wanita itu sangat jahat sekali, Mom" ucap Angelica.
"Ya benar karena itulah ketika William ingin menceraikan istrinya kami tidak melarangnya malah mendukungnya," jawab Mommy Monika.
Angelica hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa dilakukan oleh William dan kedua orang tua William.
"Oh ya Angelica, apakah kamu ada perasaan suka dengan William?" tanya Mommy Monika penasaran.
__ADS_1