Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Pindah


__ADS_3

"Kamar kita kan ada di lantai bawah tapi kenapa Daddy naik tangga?" tanya Mommy Monika.


"Sengaja, siapa tahu putra kita naik ke lantai dua? Jadi mulai sekarang kita pindah ke lantai dua dan mulai besok Angelica kita suruh pindah ke kamar tamu." Ucap Daddy Gerald sambil masih menaiki anak tangga.


"Betul juga kata Daddy, lebih baik sekarang saja suruh Angelica pindah di kamar paling ujung." Ucap Mommy Monika yang tidak ingin berlama-lama.


"Betul kata Mommy tapi masalahnya Daddy ingin main sekarang." Ucap Daddy Gerald yang ingin merasakan tubuh istrinya.


"Lebih cepat lebih baik Dad." Jawab Mommy Monika.


"Kalau Angelica pindah terus pakaian Angelica?" Tanya Daddy Gerald sambil menghentikan langkahnya tepat di depan pintu.


"Mommy akan bantu memindahkan sebagian pakaian dan barang milik Angelica yang besok digunakan." Jawab Mommy Monika sambil membuka pintu kamar tamu.


Daddy Gerald hanya menganggukkan kepalanya kemudian masuk ke dalam kamar dan berjalan ke arah ranjang untuk membaringkan tubuh istrinya.


krek


"Aduh." Ucap Daddy Gerald ketika merasa punggungnya mengeluarkan bunyi seperti orang keseleo.


Daddy Gerald langsung duduk di sisi ranjang sambil menggerakkan perlahan tangannya.

__ADS_1


"Seperti bunyi tulang." Ucap Mommy Monika sambil bangun dan duduk di samping suaminya.


Mommy Monika memijat perlahan punggung suaminya membuat Daddy Gerald menikmati pijatan lembut istrinya.


"Perasaan dulu menggendong Mommy kuat tapi kenapa punggung Daddy jadi sakit ya?" Tanya Daddy Gerald dengan wajah bingung.


"Dulu kan Daddy masih muda dan kuat jadi tulang Daddy masih kuat menggendong Mommy. Sekarang kan kita sudah tua dan anak-anak kita sudah menikah bahkan kita sudah mempunyai banyak cucu dan tentu saja tulang kita tidak sekuat dulu." Jawab Mommy Monika menjelaskan.


"Betul kata Mommy, usia kita semakin bertambah tua dan tentu saja tulang kita tidak sekuat dulu. Mungkin Daddy merasa kita masih muda jadi ketika menggendong Mommy tulang Daddy jadi sakit." Ucap Daddy Gerald.


"Karena itulah kamar kita pindah ke lantai satu karena lutut Mommy sakit kalau menaiki anak tangga. Walau ada lift tapi Mommy lebih suka pindah ke lantai satu karena kamar kita dekat dengan taman belakang." Ucap Mommy Monika menjelaskan kenapa dirinya minta pindah ke lantai satu.


Grep


Mommy Monika membalas senyuman suaminya kemudian Mommy Monika turun dari ranjang membuat Daddy Gerald menahan tangan Mommy Monika.


"Mau kemana?" Tanya Daddy Gerald.


"Menyuruh Angelica pindah kamar sekalian membantu memindahkan barang-barangnya.'' Jawab Mommy Monika.


"Jangan lama-lama Mom." Pinta Daddy Gerald sambil melepaskan tangannya.

__ADS_1


"Ok." Jawab Mommy Monika singkat.


Mommy Monika berjalan ke arah pintu kamar kemudian membukanya. Mommy Monika berjalan ke arah kamar Angelica yang kebetulan berada di sebelahnya.


Tok


Tok


Tok


Ceklek


Angelica membuka pintu kamarnya kemudian membuka pintu kamarnya dengan lebar.


"Ada apa Mom?" Tanya Angelica dengan wajah bingung karena Mommy Monika mengetuk pintu malam - malam.


"Tidak ada apa-apa hanya Mommy minta agar kamu pindah ke kamar paling ujung." Ucap Mommy Monika.


"Memangnya kenapa Mom?" Tanya Angelica dengan wajah masih bingung.


"Mommy dan Daddy merasa kalau William akan datang ke kamarmu karena itu kami meminta agar kamu pindah ke kamar sebelah." Jawab Mommy Monika menjelaskan.

__ADS_1


__ADS_2