Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Aku Ikut Ya Kak?


__ADS_3

"Apakah itu Kak William?" Tanya Maria istrinya Willy adik kembarnya William sambil menatap kepergian Kakak iparnya berlari secepat kilat.


"Siapa lagi." Jawab Daddy Gerald.


"Kakak kalian mengalami puber jadi harap dimaklumi." sambung Mommy Monika.


Maria dan Gesha hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti bersamaan kedatangan pasangan Mereka masing-masing. Mereka kembali melanjutkan mengobrol nya sambil menunggu William.


Ceklek


Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan di mana William membuka kamar Angelica dengan Jantung berdebar-debar seperti remaja jatuh cinta.


William masuk ke dalam kamar dan tidak melihat Angelica hingga dirinya mendengar suara gemericik air dari kamar mandi membuat William tersenyum menyeringai.


William melepaskan satu persatu pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian membuka pintu kamar mandi dengan perlahan dan melihat Angelica membelakangi dirinya di mana Angelica sedang mandi dengan menggunakan shower.


Grep


William berjalan perlahan ke arah Angelica hingga tepat di belakang Angelica. William memeluk tubuh polos Angelica dengan menggunakan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya mematikan kran shower.


Angelica sangat terkejut kemudian mendongakan kepalanya ke atas untuk melihat siapa yang memeluk tubuhnya terlebih kulit mereka langsung bersentuhan.

__ADS_1


"Kak William, kapan sampai?" Tanya Angelica sambil menyandarkan tubuhnya ke dada bidang William.


"Baru saja, Kakak kangen banget sama kamu." Ucap William sambil memainkan dua gunung kembar milik Angelica.


"Aku juga kangen sama Kak William." Ucap Angelica sambil memejamkan ke dua matanya menikmati sentuhan William.


"Kita lakukan seperti kemarin ya." Pinta William dengan suara mulai berat.


Angelica hanya menganggukkan kepalanya membuat William tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.


"Kita main di sini saja." Ucap William sambil mendorong perlahan tubuh Angelica agar membungkuk dan meletakkan ke dua tangan milik Angelica ke tembok.


"Di kamar mandi?" Tanya Angelica sambil meletakkan ke dua tangannya ke tembok.


"Sayang Ahhhhhhh..." ucap Angelica mengeluarkan suara merdunya ketika William memainkan salah satu gunung kembarnya.


Jleb


"Ahhhhhhh..."


William yang mendengar suara merdu milik Angelica membuat William tidak sabar menyatukan tubuhnya bersamaan Angelica mengeluarkan suara merdunya di tambah waktunya yang hanya sedikit yaitu lima belas menit.

__ADS_1


Hingga lima belas menit kemudian keluarlah lahar dari tombak sakti milik William dan sengaja dimasukkan ke dalam rahim Angelica agar Angelica segera hamil.


William menyalakan kran shower dan mereka mandi bersama tanpa melepaskan tombak saktinya membuat bagian privasi milik Angelica terasa ada yang mengganjal.


"Kenapa tidak dilepas?" Tanya Angelica ketika William sudah mematikan kran shower 🚿 .


"Masih kangen sama sarangnya." Jawab William sambil menyabuni tubuh polos Angelica.


"Kak William, kenapa jadi mesum?" Tanya Angelica.


"Mesum sama kamu doang." Jawab William sambil menyalakan kran shower 🚿 bersamaan William memeluk tubuh Angelica sambil menggerakkan pinggulnya secara berulang.


Angelica yang mendapatkan perlakuan seperti itu membuat Angelica memejamkan matanya menikmati apa yang dilakukan oleh William hingga lima belas menit kemudian William kembali mengeluarkan laharnya.


Hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai mandi dan memakai jubah handuk. William menggendong tubuh Angelica yang sudah lemas gara-gara ulah dirinya untuk keluar dari kamar mandi menuju ke arah ranjang.


William meletakkan perlahan tubuh Angelica ke ranjang kemudian menyelimutinya lalu membalikkan tubuhnya dan berjalan ke arah lemari.


"Mau kemana Kak?" Tanya Angelica yang tidak ingin berpisah dengan William.


"Mau pakai baju karena hari ini kami sekeluarga mau pergi ke luar negri nengok menantuku." Jawab William sambil membuka pintu lemari dan mengambil satu steel pakaian.

__ADS_1


"Aku ikut ya Kak." Pinta Angelica sambil bangun dari ranjang.


__ADS_2