
"Maksud Daddy?" Tanya William dengan wajah bingung.
"Tapi kenapa sama Angelica kamu main nyosor saja?" tanya Daddy Gerald dengan wajah kesal.
"Malah tidur bersama lagi." sambung Daddy Gerald.
"Kalau masalah tidur bersama itu karena Angelica yang meminta dan William tidak tega untuk menolaknya." jawab William jujur.
"Kalau nyosor?" tanya Daddy Gerald sambil menaikkan salah satu alis matanya.
"William kan juga pria normal Dad, melihat yang bening jadi William begitu." jawab William tidak mau disalahkan.
"Setahu Daddy, Willy kalau suka sama seseorang maka seperti yang Kamu lakukan termasuk Daddy. Karena Willy tidak suka mempermainkan perasaan wanita, apa kamu bukan anak Daddy?" tanya Daddy Gerald sambil tersenyum menyeringai.
"Ya anak Daddy lah, kan apa yang William lakukan sama seperti yang dilakukan oleh Daddy dan adik kembarku Willy." Jawab William dengan nada kesal.
"Tapi kan Daddy dan Willy hanya satu gadis sedangkan Kamu dua orang gadis. Jadi Kamu bukan anak Daddy dan Mommy." Ucap Daddy Gerald yang sangat suka menggoda ke tiga anak kembar nya.
"Mungkin saja Dad." jawab William asal dengan wajah kesal.
"Nanti coba tanya Mommy, kamu anak Daddy apa bukan." ucap Daddy Gerald usil.
__ADS_1
"Sudah ah Dad, William mau pergi." ucap William sambil membalikan badannya.
"Aish ... anak Daddy yang sangat tampan ngambek." goda Daddy Gerald.
"Biarin." jawab William dengan nada kesal.
"Sudahlah William, Daddy hanya bercanda." ucap Daddy Gerald.
"Aku tahu Dad." ucap William sambil membalikkan badannya agar menatap Daddy Gerald.
"Kirain ngambek, Lalu kamu mau kemana?" tanya Daddy Gerald penasaran.
"Memangnya William anak kecil pakai acara ngambek, William mau ke kamar Angelica." jawab William.
"Apa sih Dad." ucap William dengan wajah memerah.
"William, Mommy dan Daddy tahu kamu itu sebenarnya sudah mulai ada perasaan suka sama Angelica. Jujur ketika melihatmu kembali tersenyum dan tertawa lepas waktu bersama dengan Angelica membuat Mommy dan Daddy sangat senang melihatmu." ucap Daddy Gerald sambil tersenyum bahagia.
"Sudah lama kami tidak melihat senyum dan tawa lepas mu sejak kamu menikah dengan Valen. Daddy dan Mommy akan mendukung jika kamu menyukai Angelica hingga kalian menikah tapi ingat jaga kehormatan Angelica sebelum kalian menikah." Sambung Daddy Gerald dengan wajah serius.
"William akan selalu ingat pesan Daddy dan terima kasih karena Mommy dan Daddy mendukung William dan selalu ada untuk William di saat William mengalami masalah dengan Valen." ucap William dengan tulus.
__ADS_1
"Sekarang kita membersihkan tubuh kita yang lengket setelah itu kita ke ruang keluarga saja sambil menunggu mereka." ucap Daddy Gerald.
"Baik Dad." jawab William patuh.
William berjalan ke arah kamar mandi sedangkan Daddy Gerald berjalan keluar dari kamar William.
Skip
Kini William sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai begitu pula dengan Daddy Gerald. Kini mereka berdua berada di ruang keluarga sambil membicarakan tentang bisnis hingga tercium aroma harum masakan dari arah dapur.
"William jadi lapar Dad," ucap William.
"Daddy juga." jawab Daddy Gerald sambil turun dari sofa begitu pula dengan William.
Daddy Gerald dan William berjalan menuju ke ruang meja makan karena aroma masakan membuat ke dua pria tampan tersebut menjadi lapar.
Ketika mereka sudah sampai di meja makan Daddy Gerald dan William melihat Mommy Monika dan Angelica sedang meletakkan berbagai jenis masakan di atas meja.
"Padahal sebentar lagi mau memanggil Daddy dan William tapi ternyata kalian sudah datang lebih dulu." ucap Mommy Monika.
"Masakan nya sangat harum Mom dan bikin kami lapar makanya kami datang," jawab Daddy Gerald sambil duduk di kursi makan.
__ADS_1
"Masakan Mommy pasti enak." sambung William yang juga duduk di kursi makan.