Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Familiar


__ADS_3

"Daddy, hiks... hiks.. hiks.. aku ini putrimu, aku mohon jangan lakukan itu." Mohon Angelica sambil terisak ketika Ayah angkatnya masih menciumi lehernya dengan mata terpejam karena sangat membenci Ayah angkatnya.


"Tenang sayang, setelah ini Daddy akan membawamu ke puncak kenikmatan." Ucap Ayah angkatnya sambil memberikan tanda kepemilikan.


"Tidak!... Ahhhhhhh... Kak William tolong!" Teriak Angelica sambil mengeluarkan suara merdunya dan juga berusaha menahan ha x sratnya.


Bugh


"Akhhhhhhh!" Teriak Ayah angkatnya Angelica ketika ada seseorang yang memukul punggungnya.


Di saat krisis seseorang memukul punggung Ayah angkatnya Angelica membuat pria tersebut berteriak kesakitan. Tangan kanan Ayah angkatnya Angelica langsung di tarik dari tubuh Angelica.


xxxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Ketika William memanjat pohon dan masuk ke dalam balkon bersamaan William mendengar suara teriakan Angelica memanggil namanya membuat William bergegas masuk ke dalam kamar Angelica.


Mata William membulat sempurna melihat tubuh Angelica dan Ayah angkatnya Angelica sama-sama polos tanpa sehelai benangpun. Posisi Angelica berada di bawah sedangkan Ayah angkatnya berada di atas membuat darah William mendidih.


William memukul Ayah angkatnya Angelica hingga Ayah angkatnya Angelica berteriak kesakitan karena mendapatkan serangan mendadak. Setelah di pukul William menarik tangan pria tersebut agar tidak berada di atas tubuh Angelica sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh polos Angelica.


Setelah tubuh polosnya tertutup William kembali memukul Ayah angkatnya Angelica bersamaan kedatangan Daddy Gerald, Mommy Monika dan di susul Edward.

__ADS_1


Mereka bertiga sangat terkejut melihat William memukul Ayah angkatnya Angelica terlebih melihat tubuh polos Ayah angkatnya membuat Mommy Monika memalingkan wajahnya ke arah samping.


Daddy Gerald, Mommy Monika dan Edward kemudian menatap ke arah Angelica yang tubuhnya menggigil dari balik selimut sambil masih memejamkan matanya dan terus memanggil nama William.


Mereka bertiga langsung mengerti membuat Mommy Monika memeluk tubuh Angelica yang gemetaran sedangkan Daddy Gerald dan Edward berjalan ke arah Ayah angkatnya Angelica yang menjadi bulan-bulanan William.


xxxxxxxx Flash Back Off xxxxxxxx


"William, kamu urus Angelica biar Daddy dan Edward yang mengurus pria breng**ek ini." Ucap Daddy Gerald dengan tatapan membunuh.


"Baik Dad." Jawab William.


William berjalan ke arah ranjang dan duduk di samping ranjang di mana Mommy Monika sedang memeluk tubuh Angelica yang masih menggigil.


"Mom, biarkan William yang memeluk Angelica." Pinta William dengan mata berkaca-kaca.


Entah kenapa hatinya sangat sakit melihat gadis yang dicintainya, memanggil nama dirinya dengan tubuh gemetar. Mommy Monika tanpa menjawab melepaskan pelukannya membuat Angelica langsung memeluk dirinya sendiri dengan tubuh gemetar.


Grep


"Kak William, tolong aku!" teriak Angelica yang masih setia memejamkan matanya ketika tubuhnya yang masih menggunakan selimut ditarik dan dipeluk oleh seseorang.

__ADS_1


"Sstttttt... ini Kak William, kamu aman sekarang." Ucap William sambil mengusap punggung Angelica agar tenang.


"Kak William, hiks ... hiks ... hiks..." Ucap Angelica sambil terisak tanpa membuka matanya karena takut hanya ilusi.


"Sstttttt, sudah jangan menangis." Ucap William.


"Kak William ada di sini?" Tanya Angelica.


"Iya Kakak ada di sini sama Mommy." Jawab William.


Angelica perlahan membuka matanya dan mendongakan kepalanya untuk melihat William kemudian berlanjut melihat Mommy Monika sedang menatapnya dengan tatapan kuatir.


"Apakah ada yang terluka?" Tanya Mommy Monika dengan nada lembut.


"Mommy, hiks ... hiks...hiks.. Angelica..." ucapan Angelica terputus bersamaan dirinya tidak sadarkan diri.


"Angelica, kamu kenapa?" tanya Mommy Monika dengan wajah terkejut.


"Angelica, sadarlah." Ucap William sambil menepuk pipi Angelica dengan perlahan.


"Angelica pingsan, biar Mommy yang mengurusnya dan kamu bantu Daddy dan Edward memberikan hukuman untuk pria yang tidak punya moral." Ucap Mommy Monika sambil menahan amarahnya.

__ADS_1


"Baik Mom." Jawab William sambil meletakkan perlahan tubuh Angelica ke ranjang.


Setelah Angelica diletakkan di ranjang barulah William turun dari ranjang kemudian berjalan ke arah pintu kamar Angelica bersamaan terdengar suara yang sangat familiar di telinga William dan Mommy Monika dari arah luar pintu.


__ADS_2