Mafia Hot Duda

Mafia Hot Duda
Aneh Kenapa Mom?


__ADS_3

"Maksud Mommy?" Tanya William dengan wajah terkejut.


"Kalian akan bertemu setelah kalian sudah resmi menikah." Jawab Mommy Monika.


"Tapi Mom ..." Ucapan William terpotong oleh Mommy Monika.


"Tidak ada tapi-tapian, kalau kamu menolaknya maka pernikahan kalian akan mundur bulan depan." Ucap Mommy Monika dengan nada tegas.


"Daddy." Panggil William meminta bantuan.


"Turuti apa kata Mommy mu dan jangan suka membantah." Ucap Daddy Gerald.


William hanya bisa mendengus kesal kemudian menatap ke arah Angelica.


"Selama kira tidak bertemu, kamu jangan cari cowok lain karena Kakak akan terluka dan sakit hati jika kamu selingkuh." Ucap William lebay.


"Tenang saja Kak, Angelica akan setia sama Kakak." Ucap Angelica.


Grep


"Jaga dirimu baik-baik dan rindukan Kakak." Ucap William sambil memeluk tubuh Angelica.


"Itu sudah pasti Kak, Kakak juga jaga diri baik-baik dan juga rindukan Angelica." Ucap Angelica.


Hening


Hening


William dan Angelica saling terdiam sambil menikmati pelukan yang akan selalu dirindukan karena selama seminggu mereka tidak bisa bertemu.

__ADS_1


"Auch Mommy ... Daddy ... Sakit ..." teriak William ketika ke dua telinganya di jewer oleh ke dua orang tuanya membuat William melepaskan pelukannya.


"Biarin ..." Jawab ke dua orang tuanya dengan serempak sambil melepaskan tangannya yang menjewer telinga William.


"Mommy dan Daddy tega banget." gerutu William.


"Biarin ..." Jawab ke dua orang tuanya dengan serempak lagi.


"Sudah malam, pulang sana!" usir Daddy Gerald.


"Iya-Iya ... Sama anak kandung tega banget." Gerutu William lagi sambil menarik tangan Edward dan berjalan ke arah pintu utama.


"Tega kenapa Dad?" tanya Edward yang sejak tadi diam memperhatikan William dengan ke dua orang tua William seperti anak kecil padahal William sudah pernah menikah dan mempunyai anak kembar.


"Tega karena anak kandung kok di usir." Jawab William sambil berjalan.


Edward hanya terdiam hingga mereka masuk ke dalam mobil sedangkan Angelica berpamitan karena dirinya ingin istirahat.


"Tentu saja." Jawab Daddy Gerald.


"Oh iya Dad / Mom .." ucap mereka bersamaan membuat mereka menghentikan ucapannya.


"Daddy / Mommy duluan." Ucap Daddy Gerald dan Mommy Monika bersamaan.


Daddy Gerald dan Mommy Monika terdiam sambil menghembuskan nafasnya secara bersamaan, hingga mereka ingin mengeluarkan suara bersamaan namun tiba-tiba Mommy Monika menatap tajam ke arah suaminya membuat Daddy Gerald langsung terdiam.


"Apa maksud Daddy mencari yang segar - segar?" Tanya Mommy Monika sambil matanya menatap tajam ke arah suaminya dengan nada cemburu.


"Maksudnya Daddy ingin minum yang segar - segar seperti es campur, es buah dan yang berhubungan dengan dunia minuman dingin yang bikin tenggorokan terasa segar." Jawab Daddy Gerald menjelaskan.

__ADS_1


"Oh, berarti Mommy salah tangkap." Jawab Mommy Monika sambil berjalan ke arah tangga.


Grep


"Tunggu." Ucap Daddy Gerald sambil menahan tangan istrinya.


"Ada apa Dad?" Tanya Mommy Monika sambil menghentikan langkahnya.


"Apa maksud Mommy dengan mencari brondong?" tanya Daddy Gerald sambil menatap tajam ke arah istrinya dengan nada cemburu.


"Mommy pura-pura mengancam William agar William mau tinggal bersama Edward. Daddy tahu sendiri tadi William ingin tinggal di sini dan Mommy bisa pastikan kalau William akan meminta Angelica untuk melakukan hubungan suami istri." Jawab Mommy Monika menjelaskan sambil membalikkan badannya untuk menatap wajah tampan suaminya.


Whushh


"Apa yang Daddy lakukan?" Tanya Mommy Monika ketika Daddy Gerald menggendong dirinya membuat Mommy Monika mengalungkan ke dua tangannya ke leher suaminya.


"Mommy harus di hukum karena telah membuat Daddy salah paham dan bikin Daddy cemburu kalau Mommy mau cari brondong." Jawab Daddy Gerald sambil menaiki anak tangga satu demi satu.


"Pasti hukuman nya di ranjang dan melakukan yang enak-enak." Ucap Mommy Monika sambil tersenyum.


"Kenapa Mommy jadi ikutan mesum?" Tanya Daddy Gerald dengan wajah terkejut.


"Hehehehe..." Tawa Mommy Monika.


"Dad." Panggil Mommy Monika tiba-tiba merasa aneh.


"Ya." Jawab Daddy Gerald yang masih menaiki anak tangga.


"Apakah Daddy tidak merasa aneh?" Tanya Mommy Monika.

__ADS_1


"Aneh kenapa Mom?" Tanya Daddy Gerald.


__ADS_2